Prabowo: Kalau Kampanye Menteri Harus Izin Presiden
Selasa, 07 Juni 2022 - 20:23 WIB
loading...
A
A
A
Mantan Danjen Kopassus ini menegaskan jangan pernah berpikir kalau akan gagal atau mungkin kalah. Kalaupun kalah, anggap saja kemenangan yang tertunda karena kalau jatuh itu hal yang biasa, bahkan petarung pun sering jatuh bahkan KO.
“Jangan berpikir bahwa kau akan gagal, bahwa kau mungkin kalah, kalau kau kalah jangan mengakui kau kalah anggap saja kemenangan yang tertunda, kalau kau jatuh itu biasa, petarung kadang-kadang jatuh, kadang-kadang KO,” ungkap Prabowo.
Prabowo menegaskan yang terpenting itu bukan masalah jatuhnya tapi bagaimana agar saat jatuh bisa kembali berdiri. Kalaupun tidak lulus ujian, jangan menangis, tapi belajar sampai lulus.
“Yang penting bukan jatuhnya yang penting bagaimana kau berdiri kembali. Kalau ujian kamu sekali tidak lulus jangan nangis, kalau kau nangis enggak ada yang suka sama kamu, belajar lagi supaya kau lulus, jangan cari bocoran soal,” imbuhnya.
Yang terakhir, Prabowo mengingatkan tentang sifat-sifat menuju keberhasilan, salah satunya yakni jangan berhenti membaca, buku yang tebal jangan hanya dipajang. Dan asah kecerdasan karena kecerdasan itu bukan bawaan sejak lahir.
“Jangan berpikir bahwa kau akan gagal, bahwa kau mungkin kalah, kalau kau kalah jangan mengakui kau kalah anggap saja kemenangan yang tertunda, kalau kau jatuh itu biasa, petarung kadang-kadang jatuh, kadang-kadang KO,” ungkap Prabowo.
Prabowo menegaskan yang terpenting itu bukan masalah jatuhnya tapi bagaimana agar saat jatuh bisa kembali berdiri. Kalaupun tidak lulus ujian, jangan menangis, tapi belajar sampai lulus.
“Yang penting bukan jatuhnya yang penting bagaimana kau berdiri kembali. Kalau ujian kamu sekali tidak lulus jangan nangis, kalau kau nangis enggak ada yang suka sama kamu, belajar lagi supaya kau lulus, jangan cari bocoran soal,” imbuhnya.
Yang terakhir, Prabowo mengingatkan tentang sifat-sifat menuju keberhasilan, salah satunya yakni jangan berhenti membaca, buku yang tebal jangan hanya dipajang. Dan asah kecerdasan karena kecerdasan itu bukan bawaan sejak lahir.
Lihat Juga :