Ternyata Begini Pola Penyebaran Virus Corona pada Manusia
Sabtu, 25 April 2020 - 20:08 WIB
loading...
A
A
A
"Virus di saluran pernafasan dari orang sakit tersebar ke luar saat bicara, batuk, dan bersin. Bersamaan dengan itu keluar percikan air dari hidung dan mulut yang ukurannya sangat kecil. Itu yang disebut droplet. Ini terhirup dan mencemari benda-benda di sekitarnya," terangnya di Graha Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), Sabtu (25/04/2020).
Saat droplet itu ada benda-benda itu kadang tersentuh oleh orang lain dan tidak cuci tangan . Inilah penularan virus Sars Cov-II dimulai. Pemerintah bekerja keras memutus rantai penyebaran dengan melakukan pelacakan dan menemukan sumber penularan.
"Yang sakit akan diisolasi dan obati. Barang tentu kita melindungi yang sehat agar tidak tertular. Juga yang rentan untuk tetap di rumah agar terhindar dari penularan," tuturnya.
Isolasi dilakukan di rumah sakit atau di rumah secara mandiri dengan pemantauan tenaga medis setempat. Pemerintah berusaha meningkatkan tes PCR untuk yang terduga dan kontak langsung dengan pasien positif Covid-19.
Yuri meminta, agar masyarakat tetap di rumah dan tidak bepergian. "Kita harus memastikan tidak tertular atau menularkan. Setiap perjalanan tidak ada jaminan aman. Mungkin bertemu dan kontak dengan orang tanpa gejala di dalam kendaraan umum," pungkasnya.
Saat droplet itu ada benda-benda itu kadang tersentuh oleh orang lain dan tidak cuci tangan . Inilah penularan virus Sars Cov-II dimulai. Pemerintah bekerja keras memutus rantai penyebaran dengan melakukan pelacakan dan menemukan sumber penularan.
"Yang sakit akan diisolasi dan obati. Barang tentu kita melindungi yang sehat agar tidak tertular. Juga yang rentan untuk tetap di rumah agar terhindar dari penularan," tuturnya.
Isolasi dilakukan di rumah sakit atau di rumah secara mandiri dengan pemantauan tenaga medis setempat. Pemerintah berusaha meningkatkan tes PCR untuk yang terduga dan kontak langsung dengan pasien positif Covid-19.
Yuri meminta, agar masyarakat tetap di rumah dan tidak bepergian. "Kita harus memastikan tidak tertular atau menularkan. Setiap perjalanan tidak ada jaminan aman. Mungkin bertemu dan kontak dengan orang tanpa gejala di dalam kendaraan umum," pungkasnya.
(maf)
Lihat Juga :