Hadiri IsBD di Mesir, Waketum MUI Paparkan Solusi Pengentasan Kemiskinan
Kamis, 02 Juni 2022 - 20:08 WIB
loading...
Wakil Ketua Umum Majelis Ulama Indonesia (MUI) KH Marsudi Syuhud menghadiri dialog yang digelar Islamic Development Bank (IsDB) di Mesir. Foto/istimewa
A
A
A
JAKARTA - Islamic Development Bank (IsDB) menggelar dialog internasional yang membahas upaya pengentasan kemiskinan di negara-negara yang tergabung dalam OIC atau Organisasi Kerja Sama Islam (OKI).
Acara yang mengangkat Tema “16th Global Forum on Islamic Finance Reducing Poverty Through Social Innovation and Social Intrepreneurship” ini diselenggarakan di Sharm Syech, Mesir, Kamis (2/6/2022).
Wakil Ketua Umum (Waketum) Majelis Ulama Indonesia (MUI) KH Marsudi Syuhud yang menghadiri acara tersebut mengatakan pengentasan kemiskinan tidak bisa hanya dilakukan oleh pemerintah. Namun juga harus bersama dengan masyarakat dengan organisasi-organisasi sosial kemasyarakatan.
Baca juga: RI Terima Dana Pandemi Virus Corona dari Islamic Development Bank
"Di Indonesia ada banyak organisasi sosial kemasyarakatan dan keagamaan yang concern terhadap isu ini, NU, Muhammadiyah, MUI, serta pondok-pondok pesantren yang berjumlah 26.000 lebih yang juga bergabung dalam Induk Koperasi Pesantren (Inkopontren) terus mendorong untuk menambah dan mengembangkan jumlah entrepreneur dan pengusaha di Indonesia," kata Marsudi Suhud yang dikenal sebagai Kiai Ekonomi Pembina Inkopintren.
Acara yang mengangkat Tema “16th Global Forum on Islamic Finance Reducing Poverty Through Social Innovation and Social Intrepreneurship” ini diselenggarakan di Sharm Syech, Mesir, Kamis (2/6/2022).
Wakil Ketua Umum (Waketum) Majelis Ulama Indonesia (MUI) KH Marsudi Syuhud yang menghadiri acara tersebut mengatakan pengentasan kemiskinan tidak bisa hanya dilakukan oleh pemerintah. Namun juga harus bersama dengan masyarakat dengan organisasi-organisasi sosial kemasyarakatan.
Baca juga: RI Terima Dana Pandemi Virus Corona dari Islamic Development Bank
"Di Indonesia ada banyak organisasi sosial kemasyarakatan dan keagamaan yang concern terhadap isu ini, NU, Muhammadiyah, MUI, serta pondok-pondok pesantren yang berjumlah 26.000 lebih yang juga bergabung dalam Induk Koperasi Pesantren (Inkopontren) terus mendorong untuk menambah dan mengembangkan jumlah entrepreneur dan pengusaha di Indonesia," kata Marsudi Suhud yang dikenal sebagai Kiai Ekonomi Pembina Inkopintren.
Lihat Juga :