Mahfud MD Ingatkan Pentingnya Moderasi Beragama
Rabu, 01 Juni 2022 - 04:28 WIB
loading...
A
A
A
"Semuanya harus melaksanakan ajaran agamanya dengan baik, artinya meyakini bahwa agamanya masing-masing adalah agama yang paling benar dan agar tidak timbul konflik, bisa hidup dalam satu bangsa dan negara, maka harus memahami cara hidup moderasi beragama," kata Mahfud.
Pada kesempatan yang sama, mantan Rektor UIN Syarif Hidayatullah Jakarta sekaligus promotor Azyumardi Azra menilai pemberian gelar Doktor Honoris Causa pada Lukman Hakim Saifuddin merupakan langkah strategis untuk menegaskan kembali sikap dan keberpihakan civitas akademika.
Sementara itu, Lukman Hakim Saifuddin mengatakan, Indonesia adalah negara dengan tingkat keberagaman yang tinggi. Menurutnya, keberagaman selain menjadi ciri keindonesiaan, keberagaman religiositas juga menjadi faktor sangat penting sebagai penanda kekhasan Indonesia.
"Relasi agama dan negara juga bersifat checks and balances, saling mengimbangi dan saling mengontrol. Sehingga jangan sampai terjadi praktik-praktik mayoritarianism, dimana yang merasa mayoritas dari sisi pemeluk agama, lalu bersikap atau berperilaku semena-mena dan sewenang-wenang, sehingga merugikan kelompok minoritas," kata Lukman di hadapan sejumlah tokoh dan civitas akademika UIN Jakarta.
Pada kesempatan yang sama, mantan Rektor UIN Syarif Hidayatullah Jakarta sekaligus promotor Azyumardi Azra menilai pemberian gelar Doktor Honoris Causa pada Lukman Hakim Saifuddin merupakan langkah strategis untuk menegaskan kembali sikap dan keberpihakan civitas akademika.
Sementara itu, Lukman Hakim Saifuddin mengatakan, Indonesia adalah negara dengan tingkat keberagaman yang tinggi. Menurutnya, keberagaman selain menjadi ciri keindonesiaan, keberagaman religiositas juga menjadi faktor sangat penting sebagai penanda kekhasan Indonesia.
"Relasi agama dan negara juga bersifat checks and balances, saling mengimbangi dan saling mengontrol. Sehingga jangan sampai terjadi praktik-praktik mayoritarianism, dimana yang merasa mayoritas dari sisi pemeluk agama, lalu bersikap atau berperilaku semena-mena dan sewenang-wenang, sehingga merugikan kelompok minoritas," kata Lukman di hadapan sejumlah tokoh dan civitas akademika UIN Jakarta.
(rca)
Lihat Juga :