Tingkatkan Kesejahteraan Masyarakat, BNPP Dorong Wilayah Perbatasan Jadi Pusat Ekonomi
Sabtu, 28 Mei 2022 - 00:50 WIB
loading...
A
A
A
Sedangkan dalam aspek kesejahteraan atau prosperity, sambung Restu, melalui pemerataan pembangunan di seluruh wilayah Nusantara. Restu mengakui, dalam melakukan upaya pembangunan di wilayah perbatasan ada dua masalah besar yang selalu dihadapi yakni, keterisolasian dan ketertinggalan.
Baca juga: Mendagri: Pembangunan Perbatasan Bisa Memperkokoh Pertahanan Indonesia
"Ini yang kita temui di wilayah perbatasan seluruh Indonesia.Terkait keterisolasian ini banyak daerah di kawasan perbatasan merupakan daerah terpencil. Nah yang kita lakukan adalah membangun infrastruktur konektivitas baik transportasi, termasuk di dalamnya jaringan komunikasi telepon, internet. Puji syukur Kabupaten Talaud termasuk Pulau Miangas sudah tersedia tinggal meningkatkan sarana prasaran menjadi memadai," ucapnya.
Sementara untuk mengejar ketertinggalan, tambah Restu, yang dilakukan pemerintah saat ini adalah pemenuhan layanan dasar pendidikan, kesehatan. "Kalau kami lihat untuk Kabupaten Talaud dan Pulau Miangas sudah tersedia. Pendidikan misalnya, di Pulau Miangas mulai dari PAUD sampai SMK/SMA itu sudah tersedia. Nanti kita terus dorong agar lebih memadai. Begitu juga layanan kesehatan sudah ada," katanya.
Pemerintah juga mengimbau penggunaan produk lokal atau dalam negeri sebesar 40% dalam belanja pemerintah baik APBN maupun APBD. Untuk itu, pemerintah juga mendorong bagaimana produk lokal ini bisa masuk ke dalam market place atau toko daring yang sudah dibuka pemerintah. "Kami mendorong dinas UMKM setempat atau koperasi yang membawahi UMKM untuk mendaftarkan sebanyak mungkin produk-produk lokal di dalam toko daring, sehingga nanti memudahkan customer atau pembeli untuk menjangkaunya. Ini tantangan kita," katanya.
Baca juga: Mendagri: Pembangunan Perbatasan Bisa Memperkokoh Pertahanan Indonesia
"Ini yang kita temui di wilayah perbatasan seluruh Indonesia.Terkait keterisolasian ini banyak daerah di kawasan perbatasan merupakan daerah terpencil. Nah yang kita lakukan adalah membangun infrastruktur konektivitas baik transportasi, termasuk di dalamnya jaringan komunikasi telepon, internet. Puji syukur Kabupaten Talaud termasuk Pulau Miangas sudah tersedia tinggal meningkatkan sarana prasaran menjadi memadai," ucapnya.
Sementara untuk mengejar ketertinggalan, tambah Restu, yang dilakukan pemerintah saat ini adalah pemenuhan layanan dasar pendidikan, kesehatan. "Kalau kami lihat untuk Kabupaten Talaud dan Pulau Miangas sudah tersedia. Pendidikan misalnya, di Pulau Miangas mulai dari PAUD sampai SMK/SMA itu sudah tersedia. Nanti kita terus dorong agar lebih memadai. Begitu juga layanan kesehatan sudah ada," katanya.
Pemerintah juga mengimbau penggunaan produk lokal atau dalam negeri sebesar 40% dalam belanja pemerintah baik APBN maupun APBD. Untuk itu, pemerintah juga mendorong bagaimana produk lokal ini bisa masuk ke dalam market place atau toko daring yang sudah dibuka pemerintah. "Kami mendorong dinas UMKM setempat atau koperasi yang membawahi UMKM untuk mendaftarkan sebanyak mungkin produk-produk lokal di dalam toko daring, sehingga nanti memudahkan customer atau pembeli untuk menjangkaunya. Ini tantangan kita," katanya.
(cip)
Lihat Juga :