Mau Jadi Caleg tapi Duit Pas-pasan? Nih Tipsnya Dulang Banyak Suara

Jum'at, 27 Mei 2022 - 18:02 WIB
loading...
A A A
Untuk menekan biaya melakukan kampanye di wilayah yang luas, setiap caleg di dapil tersebut bekerja sama dan membagi zona. "Intinya bagaimana membagi zona, caleg yang enggak punya dana yang melimpah tentu harus berbagi zona atau bergabung dengan caleg lain, satu dapil bisa dikeroyok 8 orang itu agar bisa lebih mudah," jelasnya.

Artinya, seluruh caleg tersebut harus bekerja sama dengan segala kemampuan, kelebihan, kekurangan dalam pertempuran yang telah dipetakan. "Karena dalam pencalegan itu, ingat!Kita juga bekerja sendirian bukan seperti Pilkada. Ada 8 caleg, maka 8 caleg itu harus bekerja bersama-sama, sehingga apa? Bisa lebih ringan. Berat sama dipikul, ringan sama dijinjing," jelasnya.

Dia kembali menekankan bagi caleg yang minim dana juga harus berusaha mengelola pengeluaran sumber dana dan sumber daya sedemikian rupa, sehingga bisa memaksimalkan perolehan suara. Selain itu, sang caleg harus memiliki gagasan yang dapat mempengaruhi konstituen dan memanfaatkan jaringannya untuk dapat mendulang suara.

"Bagaimana caranya mendulang suara dengan finansial yang pas-pas? Selain menjual gagasan dan juga harus memiliki kedekatan emosional," ungkapnya.

Kedekatan emosional ini, di mana caleg tersebut memiliki jaringan dengan para pemuka agama, hubungan kekerabatan, kekeluargaan, almamater pondok pesantren, dan aktivis serta jaringan lainnya. "Memanfaatkan segala jaringan yang dimiliki. Baik itu, ikatan emosional dengan jaringan almamater, pondok pesantren, aktivis kemahasiswaan, kekerabatan, kekeluargaan, itu agar maksimal mendulang suara," pesannya.
(rca)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
57% Generasi Produktif...
57% Generasi Produktif di Pemilu 2029, Perindo Dorong Sinergi KPU dan Partai Perkuat Pendidikan Pemilih
Partai Perindo Hadiri...
Partai Perindo Hadiri Milad PBB, Dukung Konsolidasi Politik untuk Stabilitas Nasional
Wagub Banten Dimyati:...
Wagub Banten Dimyati: Walaupun Beda Partai, Hati Saya Tetap PPP
GKSR Usulkan Parliamentary...
GKSR Usulkan Parliamentary Threshold 1%, Ferry Kurnia: Cegah Suara Terbuang
Tok! SK PPP Jabar Sah...
Tok! SK PPP Jabar Sah meski Penggugat Hadirkan Taj Yasin sebagai Saksi Kunci
Sambut Baik Kebijakan...
Sambut Baik Kebijakan BKN, Amos Simanjuntak: Kenaikan Pangkat ASN Berbasis Merit Perkuat Reformasi Birokrasi
Apresiasi Prabowo soal...
Apresiasi Prabowo soal Blok Masela, Welhelm Perindo: Perkuat Ekonomi Kerakyatan, Bangun Poros Baru Indonesia Timur
Gelar Sekolah Politik,...
Gelar Sekolah Politik, Partai Perindo Perkuat Fondasi Kaderisasi Menuju Pemilu di Kabupaten Bogor
Gencar Konsolidasi,...
Gencar Konsolidasi, Marselinus Minta Kader Perindo Palu Aktif Dampingi UMKM dan Peternak
Rekomendasi
Solusi Tagihan dan Konsumsi...
Solusi Tagihan dan Konsumsi Token Listrik Makin Berasa, Ini Cara Cepat Lebih Hemat dari ShopeePay
Nonton Microdrama China...
Nonton Microdrama China 'Rising Before Fate' di V+Short, Simak Sinopsisnya
APBN Semester I 2026...
APBN Semester I 2026 Defisit Rp196,5 Triliun, Purbaya: Kinerja Fiskal Tetap Kuat
Berita Terkini
Alasan KPK Kembalikan...
Alasan KPK Kembalikan Mobil Noel Ebenezer
Bos Blueray John Field...
Bos Blueray John Field Yakin Uang Suap Tersalurkan ke Dirjen Bea Cukai, Uangnya Tidak Pernah Kembali
Dasco Sebut RUU Perampasan...
Dasco Sebut RUU Perampasan Aset dan RUU Ketenagakerjaan Tetap Dibahas pada Masa Reses
Apakah Pengadilan Tengah...
Apakah Pengadilan Tengah Mengadili Metode Berpikir dr Tifa dan Roy Suryo?
KPK Panggil Bupati Penajam...
KPK Panggil Bupati Penajam Paser Utara terkait Kasus Gratifikasi di Kukar
Febrie Adriansyah Belum...
Febrie Adriansyah Belum Ditahan Kejagung, Pimpinan DPR Singgung Asas Kesetaraan
Infografis
4 Alasan Selat Hormuz...
4 Alasan Selat Hormuz Jadi Medan Perang Mematikan Antara Iran dan AS
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved