Sebelum Buya Syafii Maarif Meninggal, Jokowi Sempat Kirim Dokter Kepresidenan

Jum'at, 27 Mei 2022 - 14:13 WIB
loading...
Sebelum Buya Syafii...
Presiden Jokowi saat berkunjung ke rumah Buya di Nogotirto Elok 2, Jalan Halmahera D76, Nogotirto, Gamping, Sleman, Sabtu (26/3/2022). Foto/Biro Pers Kepresidenan
A A A
JAKARTA - Presiden Joko Widodo ( Jokowi ) sempat mengirimkan dokter kepresidenan untuk membantu pengobatan Buya Syafii Maarif sebelum mantan Ketua Umum Pengurus Pusat Muhammadiyah itu meninggal dunia. Buya Syafii Maarif atau Ahmad Syafii Maarif meninggal dunia di Yogyakarta, Jumat (27/5/2022).

“Beberapa waktu terakhir kondisi kesehatan Buya Syafii memang menurun. Ikhtiar sudah dilakukan maksimal. Terutama oleh tim dokter RS PKU Gamping Yogyakarta. Bahkan presiden juga sudah mengirim dokter kepresidenan untuk membantu,” kata Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan Muhadjir Effendy saat dikonfirmasi lewat pesan singkat.

Namun, Muhadjir mendapatkan kabar dari Direktur Utama RS PKU pukul 09.05 WIB bahwa Buya Syafii sedang dalam keadaan kritis. Muhadjir saat itu sedang memimpin pertemuan Global Platform for Disaster Risk Reduction (GPDRR) di Bali.

Baca juga: Buya Ahmad Syafii Maarif Meninggal, Presiden Jokowi: Selamat Jalan Sang Guru Bangsa



“Tadi pagi jam 09.05 Dirut RS PKU Dr Faisol kirim kabar lewat WA bahwa Buya dalam kondisi kritis. Saya sedang di Denpasar memimpin pertemuan GPDRR,” katanya.

Bahkan, kata Muhadjir, Ketua Umum PP Muhammadiyah Haedar Nashir pun membatalkan kunjungan ke Bandung dan kembali ke Yogyakarta setelah mendapat kabar kondisi terkini Buya Syafii. “Insya Allah saya takziyah, berangkat dari Denpasar, mudah-mudahan masih bisa ikut melepas kepergian almarhum,” pungkasnya.
(rca)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Kabar Duka, Mantan KSAL...
Kabar Duka, Mantan KSAL Laksamana TNI Purn Achmad Sutjipto Meninggal Dunia
Maarif Institute Ajak...
Maarif Institute Ajak Publik Meneladani Buya Syafii melalui Pentas Budaya
Pemakaman Militer Ryamizard...
Pemakaman Militer Ryamizard Ryacudu Berlangsung Khidmat, Sjafrie Jadi Inspektur Upacara
Ryamizard Ryacudu di...
Ryamizard Ryacudu di Mata Agum Gumelar: Biar Wajahnya Garang, tapi Humanis
Prabowo Beri Penghormatan...
Prabowo Beri Penghormatan Terakhir kepada Almarhum Ryamizard Ryacudu
Prabowo Tiba di Kantor...
Prabowo Tiba di Kantor Kemhan Jelang Upacara Persemayaman Ryamirzad Ryamizard Ryacudu
Jenazah Ketua KPAI Margaret...
Jenazah Ketua KPAI Margaret Aliyatul Maimunah Disalatkan di Kantor PBNU
Suasana Rumah Duka Alex...
Suasana Rumah Duka Alex Noerdin di Kebayoran Baru Jakarta
Kabar Duka, Mantan Gubernur...
Kabar Duka, Mantan Gubernur Sumsel Alex Noerdin Meninggal Dunia
Rekomendasi
Kasus Dugaan Pemerasan...
Kasus Dugaan Pemerasan Pengusaha Muda, Ini Tanggapan Kuasa Hukum Tersangka
Jika AS Lanjutkan Perang,...
Jika AS Lanjutkan Perang, Trump: Iran Tidak Akan Ada Lagi
Ingin Kendalikan Selat...
Ingin Kendalikan Selat Hormuz, Iran Serukan Kerangka Keamanan dengan Negara Arab
Berita Terkini
Didik Rachbini Prediksi...
Didik Rachbini Prediksi Safari Politik Jokowi Menjadi Faktor Negatif Ekonomi Nasional
Gus Yaqut Dibantarkan,...
Gus Yaqut Dibantarkan, KPK: Petugas Pengawal Tahanan Lakukan Pengamanan Melekat
Penegak Hukum Terkoneksi...
Penegak Hukum Terkoneksi Politik, Ubedilah Badrun: Mestinya Independen
Kepercayaan Publik terhadap...
Kepercayaan Publik terhadap Polri Meningkat Jadi Modal Sosial yang Harus Diperkuat
Silaturahmi di Lampung,...
Silaturahmi di Lampung, Jokowi: Aku Masih Seperti yang Dulu
Tak Bisa Ditunda, Tata...
Tak Bisa Ditunda, Tata Kelola, Dana, dan Independensi PBNU Harus Dibenahi
Infografis
7 Negara Tertua di Dunia,...
7 Negara Tertua di Dunia, Lahir sebelum Dunia Punya Peta
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved