Penguatan Antikorupsi di Kementerian LHK, Menteri Siti Ingatkan 3 Hal Ini

Rabu, 25 Mei 2022 - 06:08 WIB
loading...
Penguatan Antikorupsi di Kementerian LHK, Menteri Siti Ingatkan 3 Hal Ini
Ketua KPK Firli Bahuri dan Menteri LHK Siti Nurbaya dalam acara bertajuk PAKU Integritas, di Gedung Merah Putih KPK, Jakarta, Selasa (24/5/2022). Foto/Ist
A A A
JAKARTA - Penguatan antikorupsi jadi salah satu fokus yang menjadi perhatian internal Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (LHK). Hal ini ditegaskan Menteri LHK, Siti Nurbaya dalam agenda Penguatan Anti Korupsi untuk Penyelenggara Negara Berintegritas (PAKU Integritas).

Baca juga: KPK Tahan Paksa Pejabat Pajak

"Saya tekankan tiga hal kepada seluruh jajaran di KLHK, yaitu jangan melanggar hukum, jangan ada ruang gelap atau transaksi tersembunyi, dan saya juga terus mengarahkan agar tertib anggaran yang didukung tertib administrasi," kata Menteri Siti dalam acara bertajuk PAKU Integritas, di Gedung Merah Putih KPK, Jakarta, Selasa (24/5/2022).

Baca juga: KPK Segera Eksekusi Azis Syamsuddin

Dijelaskan Siti, mandat kerja Kementerian LHK setidaknya terkait dengan sejumlah fokus kerja Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) yaitu sumber daya alam, pelayanan publik, penegakan hukum, dan tata niaga.

Selain Pembekalan Anti Korupsi bagi Penyelenggara Negara (Executive Briefing) seperti yang dilakukan, para pejabat Eselon I Kementerian LHK juga akan mengikuti kegiatan Diklat Pembangunan Integritas yang dilaksanakan dalam bentuk pelatihan/training selama satu hari dan studi ekskursi ke rumah tahanan KPK.

"Tidak hanya penyelenggara negara, dalam kegiatan ini pasangan penyelenggara negara juga mendapatkan pembekalan secara terpisah mengenai peran pasangan dalam upaya pencegahan korupsi berbasis keluarga," ucap Siti.

Sementara Ketua KPK Firli Bahuri menjelaskan, PAKU Integritas merupakan program pencegahan korupsi melalui pendidikan dan pelatihan dengan meningkatkan kesadaran dan pengetahuan anti korupsi.

Di bawah kepemimpinannya kata Firli, KPK tengah fokus dengan pendekatan konsep trisula dalam upaya penanganan korupsi di Tanah Air, yaitu pendidikan masyarakat, pencegahan, dan penindakan.

Firli menegaskan, tidak akan ada celah bagi perilaku korupsi dalam budaya demokrasi yang terbuka. Tindakan korupsi juga muncul dimana ada kekuasaan dan kesempatan yang tidak dibarengi dengan integritas.
Halaman :
Komentar
Copyright © 2022 SINDOnews.com
read/ rendering in 0.1338 seconds (10.55#12.26)