DPW Pemuda Perindo Tegaskan Tak Ada Benturan antara Bisnis dan Politik
Minggu, 22 Mei 2022 - 20:51 WIB
loading...
Ketua DPW Pemuda Perindo DKI Jakarta Jonner Binton Silaen menilai tidak ada benturan antara dunia bisnis dan politik. FOTO/TANGKAPAN LAYAR
A
A
A
JAKARTA - Ketua DPW Pemuda Perindo DKI Jakarta Jonner Binton Silaen menilai tidak ada benturan antara dunia bisnis dan politik . Menurut pengusaha di sektor pariwisata ini, kedua bidang justru menjadi satu kesatuan yang saling menguatkan.
Jonner mengatakan, ia tidak sependapat dengan orang-orang membenturkan antara dunia politik dan bisnis. Padahal, kata Jonner, kedua hal tersebut justru saling berhubungan satu sama lain.
"Saya tidak sependapat dengan tanggapan bahwa dunia usaha dan politik itu berbenturan. Justru bagi saya itu related banget," kata Jonner di Podcast Aksi Nyata, Minggu (22/5/2022).
Jonner mengaku kerap mengajak teman-temannya untuk turut terjun dalam dunia politik. Ia ingin menunjukan bahwa dunia politik, tidak harus dipenuhi oleh kalangan akademisi tapi perlu adanya keragaman. "Saya sudah mengajak teman, pengusaha, junior-junior saya, ayok dong terjun kita harus ada di dalam itu. Artinya di dalam itu kan nano-nano ya, jangan hanya akademisi, jangan hanya aktivis, harus beragam. Dan kita punya modal," katanya.
Jonner mengatakan, ia tidak sependapat dengan orang-orang membenturkan antara dunia politik dan bisnis. Padahal, kata Jonner, kedua hal tersebut justru saling berhubungan satu sama lain.
"Saya tidak sependapat dengan tanggapan bahwa dunia usaha dan politik itu berbenturan. Justru bagi saya itu related banget," kata Jonner di Podcast Aksi Nyata, Minggu (22/5/2022).
Jonner mengaku kerap mengajak teman-temannya untuk turut terjun dalam dunia politik. Ia ingin menunjukan bahwa dunia politik, tidak harus dipenuhi oleh kalangan akademisi tapi perlu adanya keragaman. "Saya sudah mengajak teman, pengusaha, junior-junior saya, ayok dong terjun kita harus ada di dalam itu. Artinya di dalam itu kan nano-nano ya, jangan hanya akademisi, jangan hanya aktivis, harus beragam. Dan kita punya modal," katanya.
Lihat Juga :