Penerapan Pilkada Diharapkan Bisa Dilakukan Secara Asimetris

Senin, 22 Juni 2020 - 15:07 WIB
loading...
A A A
Diaz menjelaskan bahwa Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tito Karnavian memang pernah mengungkapkan, wacana pilkada asimetris. Pada Sabtu (20/6/2020), Tito juga menjelaskan mengenai pilkada Asimetris dalam diskusi dari bertema Mengapa Kita Butuh Kepala Daerah. Namun, wacana pilkada asimetris selalu mendapatkan penolakan.

Kata Diaz, beberapa kriteria daerah yang mungkin tidak melaksanakan pilkada langsung, antara lain, indeks pembangunan manusia (IPM) rendah, keuangannya tidak cukup, dan rawan konflik. "Ini bukan tidak ada perlawanan. Ada hak rakyat jangan diambil, biar rakyat yang menentukan," ujar Stafsu Presiden bidang Sosial itu.

Diaz menuturkan, dalam menyikapi demokrasi harusnya bisa melihat sejarahnya. Sejarah demokrasi menurutnya, itu terjadi pada 1.215 atau yang disebut piagam magna carta di Inggris.

Demokrasi juga katanya, bisa dilihat di Athena pada 507-508 sebelum masehi (SM). Yang boleh berpartisipasi dalam pemilihanan hanya lelaki dewasa dan berpendidikan. Perempuan itu tinggal di rumah.

"Dalam sejarah di dunia, demokrasi diterapkan tidak untuk semua orang. Artinya, ketika kita mau menerapkan demokrasi untuk semua orang harus cermat dan hati-hati," terangnya.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Survei Puspoll Indonesia:...
Survei Puspoll Indonesia: Lebih dari 80 Persen Masyarakat Dukung Pilkada Langsung
MK Diminta Larang Keluarga...
MK Diminta Larang Keluarga Presiden dan Wapres Ikut Pilpres, PKS: Bagus juga untuk Pilkada
Wacana Pilkada lewat...
Wacana Pilkada lewat DPRD, Pengamat: Akibat Biaya Politik Tinggi
Tahapan Pemilu 2029...
Tahapan Pemilu 2029 Dimulai Tahun Depan, DPR Targetkan RUU Pilkada Rampung 2026
Bertemu Prabowo, Cak...
Bertemu Prabowo, Cak Imin: PKB dari Dulu Inginkan Pilkada melalui DPRD
Bertemu Prabowo, Siti...
Bertemu Prabowo, Siti Zuhro Beri Masukan tentang Sistem Pilkada
Demo Rusuh Guncang Georgia,...
Demo Rusuh Guncang Georgia, Massa Serbu Istana Presiden
Partai Perindo Papua...
Partai Perindo Papua Selatan Apresiasi MK Tolak Gugatan Hasil PSU Pilkada, Hendrikus Mahuze: Mari Bersama Bangun Boven Digoel!
Ketua KPU Banten Sebut...
Ketua KPU Banten Sebut Penerapan Open Government Data Dukung Pemilu Berkualitas
Rekomendasi
Cinta Quran Foundation...
Cinta Quran Foundation Bangun RS Berbasis Wakaf Produktif
Pemadaman Listrik Ungkap...
Pemadaman Listrik Ungkap Pentingnya Sinkronisasi RKAB dan Pasokan Batu Bara
Ruben Onsu Bikin Pangling...
Ruben Onsu Bikin Pangling dengan Tampil Brewok Sepulang Umrah
Berita Terkini
JPU Sebut Perbuatan...
JPU Sebut Perbuatan Dokter Tifa Membuat Jokowi Merasa Dihina Sehina-hinanya
Jokowi Pasti Hadir ke...
Jokowi Pasti Hadir ke Persidangan dan Tunjukkan Ijazah
Kejagung Ajukan Banding...
Kejagung Ajukan Banding Atas Vonis 10 Tahun Nadiem Makarim
Balas Kunjungan Presiden...
Balas Kunjungan Presiden Lukashenko, Prabowo Bakal ke Belarus
Peradi Profesional Sebut...
Peradi Profesional Sebut Peran Penting Advokat Menjaga Kualitas Sistem Peradilan
Kejagung Ungkap Kolonel...
Kejagung Ungkap Kolonel CPL BU Diduga Terlibat Kasus Tata Kelola MBG
Infografis
3 Keutamaan Surat Al...
3 Keutamaan Surat Al Mulk, Bisa Jadi Syafaat Kelak di Hari Kiamat
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved