Perjuangkan Hak Kesehatan Anak, Ibu WN Amerika Terpidana Narkoba Datangi Kedubes AS

Jum'at, 20 Mei 2022 - 01:02 WIB
loading...
Perjuangkan Hak Kesehatan...
Seorang warga California, Amerika Serikat, Rosaline Beasley mendatangi Kantor Kedubes AS di Jakarta, Kamis (18/5/2022). Foto: SINDOnews/Istimewa
A A A
JAKARTA - Seorang warga California , Amerika Serikat, Rosaline Beasley mendatangi Kantor Kedutaan Besar (Kedubes) AS di Jakarta, Kamis (18/5/2022). Ia tengah memperjuangkan hak kesehatan anaknya, terpidana narkoba yang mendekam di Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas II A Permisan, Nusakambangan, Cilacap, Jawa Tengah.

Rosaline menuturkan, anaknya, Christian Beasley (35) yang mendekam di Lapas Permisan, mengalami gangguan ginjal. Ia telah mengajukan permohonan ke Kementerian Hukum dan HAM (Kemenkumham) agar bisa membawa anaknya ke luar untuk mendapatkan penanganan medis dan obat yang memadai. Baca juga: Napi asal AS Ini Ternyata Mau Kabur ke Thailand

"Saya berharap ada bantuan dari Kedutaan Besar Amerika Serikat agar anak saya bisa berobat sesuai standar kesehatan. Tadi saya sampaikan kepada pejabat di Kedutaan, dan akan segera ditindaklanjuti," kata Rosaline kepada SINDOnews usai dari Kantor Kedubes AS di Jakarta, Kamis 19 Mei 2022 sore.

Menurutnya, upaya memperjuangan hak kesehatan Christian bukan kali pertama dilakukan. Sebelumnya perempuan yang memilih tinggal di Yogyakarta agar bisa dekat dengan anak semata wayangnya ini telah berupaya mengirimkan surat ke Presiden Jokowi pada April 2021.

Rosaline menuturkan, Christian Beasley sedang menjalani perawatan gejala gangguan ginjal dan kandung kemih saat menjalani hukuman di Lapas Bangli, Bali. Dokter yang menangani adalah dr Budi Santosa, spesialis Urologi di Rumah Sakit Bali Royal Hospital. Dokter merekomendasikan Christian harus menjalani Helical CT Scan stonography radiasi rendah 4 mSv.



Namun sebelum menjalani CT Scan, kata Rosaline, pada 16 Desember 2020 anaknya dipindah ke Lapas Karanganyar Nusakambangan. Meski Kemenkumham telah menyetujui permohonan CT Scan Christian Beasley tapi dalam praktiknya belum dilakukan. Saat ini, Christian Beasley telah dipindah ke Lapas Permisan.

"Anak saya dipindah dari Lapas Bangli di Bali karena petisi penolakan kekerasan di Lapas menuju Nusakambangan. Namun di Nusakambangan, justru dimasukkan ke super maksimum security di Lapas Karanganyar. Kemudian setelah protes kami dimuat media massa, baru dipindah ke Permisan," tuturnya.

Rosaline mengungkapkan, upaya mendapatkan hak kesehatan untuk Christian juga direspons Anggota Kongres Amerika Serikat Paul A Gosar DDS. Paul mengirimkan surat ke Kedubes AS di Jakarta pada 9 Mei 2022.

"Jadi saya menanyakan (surat dari Anggota Kongres AS). Dan surat sudah diterima Kedutaan seminggu yang lalu. Saya hanya bisa berharap anak saya bisa berobat karena saya khawatir dengan penyakitnya ini," katanya. Baca juga: Dipenjara di Nusakambangan, Napi Amerika Serikat Mengeluh Dipersulit Berobat ke RS

Sementara itu, Kabag Humas dan Protokol Ditjenpas, Rika Aprianti mengaku akan mengecek permohonan pengobatan Christian Beasley. "Boleh tolong di WA dl datanya," kata Rika saat dikonfirmasi yang sedang berada di Belanda.
(mhd)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Kasus Dugaan Pemerasan...
Kasus Dugaan Pemerasan Izin Tinggal WNA, Dirjen Imigrasi Minta Buka Akses Seluas-luasnya untuk KPK
Yusril Bicara Kedekatan...
Yusril Bicara Kedekatan Prabowo-Trump, Sebut Hubungan RI-AS Tak Sekadar Urusan Pemerintah
AS Rayakan 250 Tahun...
AS Rayakan 250 Tahun Kemerdekaan, Soroti Masa Depan Kemitraan Strategis dengan Indonesia
Geledah Ruangan Silmy...
Geledah Ruangan Silmy Karim, KPK Sita Uang Puluhan Juta
KPK: Silmy Karim Kantongi...
KPK: Silmy Karim Kantongi Rp100 Juta per Pekan dari Pemerasan Izin Tinggal WNA
OTT di Imigrasi Jakbar...
OTT di Imigrasi Jakbar Terkait Pengurusan Izin Tinggal WNA
Ammar Zoni Dipindah...
Ammar Zoni Dipindah ke Nusakambangan, Keluarga Boleh Jenguk Sebulan Sekali secara Virtual
Erupsi Gunung Dukono,...
Erupsi Gunung Dukono, BNPB Sebut 2 WNA Masih dalam Pencarian
Ammar Zoni Dipindah...
Ammar Zoni Dipindah ke Lapas Nusakambangan, Kunjungan Keluarga Hanya Virtual
Rekomendasi
Momen Haru, Sarwendah...
Momen Haru, Sarwendah Antar Anak Temui Ruben Onsu Jelang Berangkat Umrah
Inggris vs Ghana: The...
Inggris vs Ghana: The Three Lions Menuju Rekor Baru
Konser I Love RCTI Cimahi...
Konser I Love RCTI Cimahi Siap Guncang Panggung dengan Armada, Trio Macan hingga Shabrina Leanor!
Berita Terkini
Terima Rp20 juta, Muhammad...
Terima Rp20 juta, Muhammad Abdimaludin Dinonaktifkan dari Ketua BEM FH Universitas Bung Karno
Yusril Prihatin Mahasiswa...
Yusril Prihatin Mahasiswa UBK Terima Uang usai Demo: Perjuangan Harus Murni dan Berintegritas
Ketua BEM FH Abdimaludin...
Ketua BEM FH Abdimaludin Akui Terima Uang Rp20 Juta dari Alumni, Diberikan oleh Polisi
Jokowi Respons Penangguhan...
Jokowi Respons Penangguhan Penahanan Roy Suryo dan Tifa: Itu Kewenangan Kejaksaan
Kejagung Tolak Permohonan...
Kejagung Tolak Permohonan Justice Collaborator Sony Sonjaya Terkait Kasus Korupsi MBG
Pembangunan Tanpa Ekologi:...
Pembangunan Tanpa Ekologi: Keteledoran yang Harus Dibayar Mahal
Infografis
37 Pesawat AS Hancur...
37 Pesawat AS Hancur dan Rusak dalam Perang Iran, Kerugian Rp28 Triliun
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved