Luncurkan 57 Buku, Andi Widjajanto: Lemhannas Terus Jalankan Mandat Bung Karno
Kamis, 19 Mei 2022 - 23:54 WIB
loading...
Lemhannas meluncurkan 57 buku untuk menyongsong masa depan Indonesia, di Gedung Lemhannas, Jakarta Pusat, Kamis (19/5/2022). Foto: MPI/Riezky Maulana
A
A
A
JAKARTA - Lembaga Ketahanan Nasional ( Lemhannas )me luncurkan 57 buku untuk menyongsong masa depan Indonesia, di GedungLemhannas, Jakarta Pusat, Kamis (19/5/2022). Peluncuran buku ini dibalut dengan orasi ilmiah yang disampaikan Gubernur Lemhannas Andi Widjajanto bertajuk Geopolitik 5.0.
Andi menuturkan, tujuan utama Presiden Pertama RI Soekarno membentukLemhannassebagai sekolah Geopolitik. Di mana, sekolah itu mempelajari interaksi antara geografi dan politik serta mengkaji bagaimana di lingkup geografis tertentu. Baca juga: Andi Widjajanto Bakal Perkuat Transformasi Lemhannas
"57 tahun berlalu,Lemhannasterus berusaha menjalankan mandat Bung Karno untuk menempatkan Indonesia sebagai negara utama di Asia Tenggara, Asia Timur, Indo Pasifik, dan dunia," tutur Andi di lokasi.
Andi mengatakan, sudah 57 tahun berlalu,Lemhannastetap berupaya agar kajian-kajian geopolitik yang diserahkan ke Presiden tetap relevan untuk mengantisipasi kemunculan Perang Generasi V.
Oleh karang itu, Andi menyebutLemhannasharus melakukan transformasi institusional. Hal itu bertujuan, agar tetap relevan menawarkan rekomendasi kebijakan proyeksi Geopolitik 5.0.
Andi menuturkan, tujuan utama Presiden Pertama RI Soekarno membentukLemhannassebagai sekolah Geopolitik. Di mana, sekolah itu mempelajari interaksi antara geografi dan politik serta mengkaji bagaimana di lingkup geografis tertentu. Baca juga: Andi Widjajanto Bakal Perkuat Transformasi Lemhannas
"57 tahun berlalu,Lemhannasterus berusaha menjalankan mandat Bung Karno untuk menempatkan Indonesia sebagai negara utama di Asia Tenggara, Asia Timur, Indo Pasifik, dan dunia," tutur Andi di lokasi.
Andi mengatakan, sudah 57 tahun berlalu,Lemhannastetap berupaya agar kajian-kajian geopolitik yang diserahkan ke Presiden tetap relevan untuk mengantisipasi kemunculan Perang Generasi V.
Oleh karang itu, Andi menyebutLemhannasharus melakukan transformasi institusional. Hal itu bertujuan, agar tetap relevan menawarkan rekomendasi kebijakan proyeksi Geopolitik 5.0.
Lihat Juga :