Yuk Simak! Peran Pancasila dalam Keberagaman Bangsa
Kamis, 19 Mei 2022 - 05:26 WIB
loading...
A
A
A
Romo Benny menuturkan bahwa masyarakat Indonesia beratus-ratus tahun memiliki kearifan yang luar biasa untuk saling menghargai perbedaan. Dia juga mengingatkan bahwa Bapak Pendiri Bangsa Soekarno menegaskan, Negara Republik Indonesia ini bukan milik suatu golongan, bukan juga milik suatu agama, milik suku tertentu, dan bukan juga milik suatu golongan adat istiadat.
Negara ini milik bangsa Indonesia dari Sabang sampai Marauke. Menurutnya, semua unsur bangsa ini harusnya menjaga dan merawat amanat tersebut. Bangsa ini harus bertanggung jawab mengaktualisasikan nilai Pancasila dalam segala sendi kehidupan.
Baca: Ancaman Terhadap Integrasi Nasional dan Semboyan Bhineka Tunggal Ika
Lebih lanjut dia mengatakan, nilai-nilai Pancasila menjadi habitus bangsa, yakni menjadi pemandu kehidupan bersama dalam menciptakan tata keadaban publik. Sementara tata keadaban publik menjadi acuan dalam merawat Bhinneka Tunggal Ika.
Dia menjelaskan, dalam mengaktualisasikan nilai-nilai Pancasila dalam praksis anak muda dapat dilakukan melalui dunia maya dengan konten yang berisi nilai positif spirit berkemajuan. Hal tersebut, menurutnya, yang seharusnya di kedepankan di ruang publik, bukan lagi kebencian, isu kebohongan, serta provokasi yang menghancurkan nilai kehidupan berbangsa dan bernegara.
Kemudian, kata dia, kecintaan kepada bangsa harusnya dilakukan oleh setiap orang Indonesia dengan memberikan sumbangan positif bagi kemajuan bangsa ini. Ketua MPR RI Bambang Soesatyo mengatakan, Pancasila adalah konsensus nasional yang dapat diterima semua paham, golongan, dan kelompok masyarakat di Indonesia.
Negara ini milik bangsa Indonesia dari Sabang sampai Marauke. Menurutnya, semua unsur bangsa ini harusnya menjaga dan merawat amanat tersebut. Bangsa ini harus bertanggung jawab mengaktualisasikan nilai Pancasila dalam segala sendi kehidupan.
Baca: Ancaman Terhadap Integrasi Nasional dan Semboyan Bhineka Tunggal Ika
Lebih lanjut dia mengatakan, nilai-nilai Pancasila menjadi habitus bangsa, yakni menjadi pemandu kehidupan bersama dalam menciptakan tata keadaban publik. Sementara tata keadaban publik menjadi acuan dalam merawat Bhinneka Tunggal Ika.
Dia menjelaskan, dalam mengaktualisasikan nilai-nilai Pancasila dalam praksis anak muda dapat dilakukan melalui dunia maya dengan konten yang berisi nilai positif spirit berkemajuan. Hal tersebut, menurutnya, yang seharusnya di kedepankan di ruang publik, bukan lagi kebencian, isu kebohongan, serta provokasi yang menghancurkan nilai kehidupan berbangsa dan bernegara.
Kemudian, kata dia, kecintaan kepada bangsa harusnya dilakukan oleh setiap orang Indonesia dengan memberikan sumbangan positif bagi kemajuan bangsa ini. Ketua MPR RI Bambang Soesatyo mengatakan, Pancasila adalah konsensus nasional yang dapat diterima semua paham, golongan, dan kelompok masyarakat di Indonesia.
Lihat Juga :