Kemendagri: Sosok Pj Pengganti Anies Baswedan Harus Miliki Kualifikasi Luar Biasa
Jum'at, 13 Mei 2022 - 16:15 WIB
loading...
Direktur Jenderal Otonomi Daerah Kemendagri Akmal Malik mengatakan sosok penjabat (Pj) pengganti Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan harus miliki kualifikasi luar biasa. Foto/SINDOnews
A
A
A
JAKARTA - Direktur Jenderal Otonomi Daerah Kemendagri Akmal Malik mengatakan sosok penjabat (Pj) pengganti Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan menjadi buah bibir saat ini.Seperti diketahui, Anies bakal habis masa jabatannya pada Oktober 2022.Posisinya nanti pun akan digantikan oleh penjabat (Pj) gubernur.
Menurutnya, kompleksitas yang tinggi menjadi alasan sosok pengganti Anies penting untuk dinantikan. Maka dari itu butuh sosok yang luar biasa menjadi Pj Gubernur DKI Jakarta. "Kenapa menarik karena kompleksitas permasalahan di DKI tinggi. Kalau orang luar biasa, bisa (memimpin) di Sulbar, ini di atas luar biasa (di DKI)," ujar Akmal di kantornya, Jumat (13/5/2022).
Baca juga: Ditanya Soal Pj Gubernur Pengganti Anies, Wagub DKI: Itu Kewenangan Pusat
Siapa sosok tersebut, Akmal masih enggan mengatakan dan menyerahkan segala keputusan kepada Presiden Jokowi. "Tentunya tidak banyak pejabat tinggi madya yang memiliki kualifikasi seperti itu.. Siapa orangnya, kita serahkan ke user-nya. Siapa user-nya, Pak Presiden," jelasnya.
Baca juga: Pj Gubernur DKI Pengganti Anies Baswedan Dilantik Oktober
Namun, Akmal meminta kepada masyarakat agar tidak melebih-lebihkan terkait siapa calon pengganti Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan. "DKI kan masih bagian dari provinsi se-Indonesia, tentunya masih ikut provinsi lain, sama aja. Kenapa kok beda, DKI, Bali, Sulbar sama-sama provinsi, di dalam UU tidak dikatakan kecuali DKI. Artinya DKI sama dengan daerah lain," kata Akmal.
Mencuatnya sosok Pj Gubernur pengganti Anies, kata Akmal, dikarenakan DKI Jakarta menjadi ibu kota yang segala aktivitas ekonomi terpusat di sana. Karena kompleksitas yang tinggi itu, kata Akmal, dibutuhkan sosok yang luar biasa untuk menjadi Pj Gubernur DKI Jakarta.
Menurutnya, kompleksitas yang tinggi menjadi alasan sosok pengganti Anies penting untuk dinantikan. Maka dari itu butuh sosok yang luar biasa menjadi Pj Gubernur DKI Jakarta. "Kenapa menarik karena kompleksitas permasalahan di DKI tinggi. Kalau orang luar biasa, bisa (memimpin) di Sulbar, ini di atas luar biasa (di DKI)," ujar Akmal di kantornya, Jumat (13/5/2022).
Baca juga: Ditanya Soal Pj Gubernur Pengganti Anies, Wagub DKI: Itu Kewenangan Pusat
Siapa sosok tersebut, Akmal masih enggan mengatakan dan menyerahkan segala keputusan kepada Presiden Jokowi. "Tentunya tidak banyak pejabat tinggi madya yang memiliki kualifikasi seperti itu.. Siapa orangnya, kita serahkan ke user-nya. Siapa user-nya, Pak Presiden," jelasnya.
Baca juga: Pj Gubernur DKI Pengganti Anies Baswedan Dilantik Oktober
Namun, Akmal meminta kepada masyarakat agar tidak melebih-lebihkan terkait siapa calon pengganti Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan. "DKI kan masih bagian dari provinsi se-Indonesia, tentunya masih ikut provinsi lain, sama aja. Kenapa kok beda, DKI, Bali, Sulbar sama-sama provinsi, di dalam UU tidak dikatakan kecuali DKI. Artinya DKI sama dengan daerah lain," kata Akmal.
Mencuatnya sosok Pj Gubernur pengganti Anies, kata Akmal, dikarenakan DKI Jakarta menjadi ibu kota yang segala aktivitas ekonomi terpusat di sana. Karena kompleksitas yang tinggi itu, kata Akmal, dibutuhkan sosok yang luar biasa untuk menjadi Pj Gubernur DKI Jakarta.
Lihat Juga :