Tahapan Pemilu Dimulai 14 Juni 2022, Menko Polhukam Ingatkan Hal Ini ke KPU
Rabu, 11 Mei 2022 - 19:55 WIB
loading...
Menko Polhukam Mahfud MD melakukan pertemuan dengan Komisi Pemilihan Umum (KPU) di Kantor Kemenko Polhukam, Jakarta Pusat, Rabu (11/5/2022). Foto/MPI
A
A
A
JAKARTA - Menko Polhukam Mahfud MD melakukan pertemuan dengan Komisi Pemilihan Umum (KPU) di Kantor Kemenko Polhukam, Jakarta Pusat, Rabu (11/5/2022). Dalam pertemuan itu, Mahfud menjelaskan tahapan pertama Pemilu 2024 akan segera dimulai pada 14 Juni mendatang.
"Kita sudah menghitung mundur. Mulainya 14 Juni nanti tahapan Pemilu akan dimulai, jadi kalau sudah jalan itu sulit untuk ditarik lagi," ujar Mahfud dalam keterangan video, Rabu (11/5/2022). Baca juga: Ini 3 Pesan Jokowi untuk Menteri terkait Pemilu 2024
Dia menegaskan bahwa KPU adalah lembaga independen dan mandiri. Menurut dia, KPU bukan bagian dari rumpun eksekutif, dalam arti di bawah Presiden tetapi masuk dalam rumpun eksekutif berdasarkan hukum tata negara.
"Oleh kerana itu, KPU kami persilakan jalan. Kalau perlu fasilitas-fasilitas administratif termasuk peraturan perundang-undangan yang mungkin diperlukan dikeluarkan oleh pemerintah nanti kita fasilitasi keuangan dan sebagainya," jelasnya.
Mahfud pun mengaku sangat mengetahui terkait lika-liku kecurangan yang bisa saja terjadi di pesta demokrasi 5 tahunan tersebut. Sebab, sudah beberapa kali Pemilu berlangsung dia ikut di dalamnya.
"Kita sudah menghitung mundur. Mulainya 14 Juni nanti tahapan Pemilu akan dimulai, jadi kalau sudah jalan itu sulit untuk ditarik lagi," ujar Mahfud dalam keterangan video, Rabu (11/5/2022). Baca juga: Ini 3 Pesan Jokowi untuk Menteri terkait Pemilu 2024
Dia menegaskan bahwa KPU adalah lembaga independen dan mandiri. Menurut dia, KPU bukan bagian dari rumpun eksekutif, dalam arti di bawah Presiden tetapi masuk dalam rumpun eksekutif berdasarkan hukum tata negara.
"Oleh kerana itu, KPU kami persilakan jalan. Kalau perlu fasilitas-fasilitas administratif termasuk peraturan perundang-undangan yang mungkin diperlukan dikeluarkan oleh pemerintah nanti kita fasilitasi keuangan dan sebagainya," jelasnya.
Mahfud pun mengaku sangat mengetahui terkait lika-liku kecurangan yang bisa saja terjadi di pesta demokrasi 5 tahunan tersebut. Sebab, sudah beberapa kali Pemilu berlangsung dia ikut di dalamnya.
Lihat Juga :