Ini 3 Pesan Jokowi untuk Menteri terkait Pemilu 2024
Selasa, 10 Mei 2022 - 10:40 WIB
loading...
Presiden Jokowi memberikan sambutan saat sidang kabinet paripurna di Istana Negara, Jakarta Pusat, Senin (9/5/2022). FOTO/BPMI Setpres/Muchlis Jr
A
A
A
JAKARTA - Menteri Koordinator Bidang Politik Hukum dan Keamanan (Menko Polhukam) Mahfud MD menjelaskan lebih lanjut arahan Presiden Joko Widodo (Jokowi) terkait Pemilu 2024 saat rapat sidang kabinet paripurna di Istana Negara, Jakarta Pusat. Menurut Mahfud, ada tiga pesan yang diinginkan Kepala Negara.
Pertama, kata Mahfud, Jokowi kembali menegaskan bahwa pelaksanaan pesta demokrasi 5 tahunan tersebut harus berjalan sesuai tahapan yang ditentukan. "Arahan Presiden tersebut, menurut saya, mengandung tiga hal. Pertama, memastikan bahwa Pemilu 2024 harus berjalan sesuai dengan tahapan-tahapannya, mulai Juni 2022 ini," kata Mahfud kepada wartawan, Selasa (10/5/2022).
Pesan kedua adalah agar jajaran kabinet bekerja secara maksimal sesuai masing-masing tugas dan fungsi. Menurut dia, Presiden tak ingin tugas para menteri terganggu dengan adanya agenda Pemilu 2024. "Para menteri harus bekerja maksimal melaksanakan tugasnya sebagai menteri sesuai bidangnya masing-masing. Tidak boleh mengganggu dan terganggu agenda pemilu," katanya.
Pesan ketiga, sebenarnya Jokowi mengizinkan para menteri di Kabinet Indonesia Maju mengeluarkan pernyataan terkait pemilu asal berkaitan dengan bidangnya.
Pertama, kata Mahfud, Jokowi kembali menegaskan bahwa pelaksanaan pesta demokrasi 5 tahunan tersebut harus berjalan sesuai tahapan yang ditentukan. "Arahan Presiden tersebut, menurut saya, mengandung tiga hal. Pertama, memastikan bahwa Pemilu 2024 harus berjalan sesuai dengan tahapan-tahapannya, mulai Juni 2022 ini," kata Mahfud kepada wartawan, Selasa (10/5/2022).
Pesan kedua adalah agar jajaran kabinet bekerja secara maksimal sesuai masing-masing tugas dan fungsi. Menurut dia, Presiden tak ingin tugas para menteri terganggu dengan adanya agenda Pemilu 2024. "Para menteri harus bekerja maksimal melaksanakan tugasnya sebagai menteri sesuai bidangnya masing-masing. Tidak boleh mengganggu dan terganggu agenda pemilu," katanya.
Pesan ketiga, sebenarnya Jokowi mengizinkan para menteri di Kabinet Indonesia Maju mengeluarkan pernyataan terkait pemilu asal berkaitan dengan bidangnya.
Lihat Juga :