Akademisi UI: Kekerasan Seksual adalah Kejahatan terhadap Kemanusiaan
Selasa, 26 April 2022 - 19:48 WIB
loading...
Akademisi Filsafat UI Saraswati Putri menilai laporan mengenai kekerasan seksual dan pembunuhan yang terjadi terhadap para perempuan Ukraina oleh militer Rusia merupakan kejahatan terhadap kemanusiaan. Foto/Istimewa
A
A
A
JAKARTA - Akademisi Filsafat Universitas Indonesia (UI) Saraswati Putri menilai laporan mengenai kekerasan seksual dan pembunuhan yang terjadi terhadap para perempuan Ukraina oleh militer Rusia merupakan kejahatan terhadap kemanusiaan.
Menurut Saraswati, kekerasan berbasiskan gender ini tidak dapat dianggap sebagai suatu kriminal biasa, sebab kekerasan ini sarat akan muatan kebencian yang berlapis, yang menyasar pada perempuan dan berhubungan erat terhadap gendernya, dan identitasnya seperti bangsa, ras, dan etnis. Baca juga: Sanggah Menlu Rusia, Inggris Sebut Tak Ada Ancaman Perang Nuklir
“Pemerkosaan dan pembunuhan terhadap para perempuan di Ukraina, adalah kekejian yang digunakan oleh militer Rusia sebagai senjata perang untuk menunjukkan kekuasaannya,” ujarnya, Selasa (26/4/2022).
Tentara Rusia diketahui dengan dalih operasi militer khusus tidak saja melakukan pelanggaran hukum humaniter, secara sengaja mereka melakukan tindak pemerkosaan terhadap anak-anak, perempuan lansia bahkan pria Ukraina.
Penasihat Kepala Kantor Presiden Ukraina, Oleksiy Arestovych mendapati fakta banyaknya kasus pelecehan seksual dan pemerkosaan yang menimpa anak-anak, perempuan lansia hingga pria di wilayah yang sempat diduduki penjajah Rusia.
Menurut Saraswati, kekerasan berbasiskan gender ini tidak dapat dianggap sebagai suatu kriminal biasa, sebab kekerasan ini sarat akan muatan kebencian yang berlapis, yang menyasar pada perempuan dan berhubungan erat terhadap gendernya, dan identitasnya seperti bangsa, ras, dan etnis. Baca juga: Sanggah Menlu Rusia, Inggris Sebut Tak Ada Ancaman Perang Nuklir
“Pemerkosaan dan pembunuhan terhadap para perempuan di Ukraina, adalah kekejian yang digunakan oleh militer Rusia sebagai senjata perang untuk menunjukkan kekuasaannya,” ujarnya, Selasa (26/4/2022).
Tentara Rusia diketahui dengan dalih operasi militer khusus tidak saja melakukan pelanggaran hukum humaniter, secara sengaja mereka melakukan tindak pemerkosaan terhadap anak-anak, perempuan lansia bahkan pria Ukraina.
Penasihat Kepala Kantor Presiden Ukraina, Oleksiy Arestovych mendapati fakta banyaknya kasus pelecehan seksual dan pemerkosaan yang menimpa anak-anak, perempuan lansia hingga pria di wilayah yang sempat diduduki penjajah Rusia.
Lihat Juga :