Masyarakat Diimbau Tak Beraktivitas di Radius 5 Km dari Pusat Kawah Gunung Anak Krakatau
Selasa, 26 April 2022 - 00:09 WIB
loading...
Kepala Badan Geologi, Pusat Vulkanologi Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), Eko Budi Lelono mengimbau kepada masyarakat untuk tidak melakukan aktivitas pada radius 5 Kilometer dari Pusat Kawah Gunung Anak Krakatau. Foto/SINDOnews
A
A
A
JAKARTA - Kepala Badan Geologi, Pusat Vulkanologi Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), Eko Budi Lelono mengimbau kepada masyarakat untuk tidak melakukan aktivitas pada radius 5 Kilometer dari Pusat Kawah Gunung Anak Krakatau.
Hal tersebut sebagai langkah mitigasi atas aktivitas gunung Krakatau yang belakangan telah mengeluarkan abu vulkanik. "Dalam surat peningkatan status aktivitas itu rekomendasi yang diberikan adalah di radius 5 Kilometer dari pusat kawah itu tidak ada kegiatan," ujar Eko dalam konferensi persnya secara virtual, Senin (25/4/2022).
Baca juga: Status Gunung Anak Krakatau Level 3, BMKG Minta Masyarakat Tak Terpancing Hoaks
Menurutnya jika Gunung Anak Krakatau erupsi maka kemungkinan besar abu vulkaniknya bisa mencapai radius tersebut. Oleh sebab itu radius 5 Kilometer dari pusat kawah menjadi tempat aman untuk melakukan aktivitas. "Karena dikhawatirkan jika ada erupsi anak Krakatau bisa mencapai radius tersebut," sambungnya.
Baca juga: Ini 7 Dampak Letusan Krakatau Tahun 1883 ke Dunia
Hal tersebut sebagai langkah mitigasi atas aktivitas gunung Krakatau yang belakangan telah mengeluarkan abu vulkanik. "Dalam surat peningkatan status aktivitas itu rekomendasi yang diberikan adalah di radius 5 Kilometer dari pusat kawah itu tidak ada kegiatan," ujar Eko dalam konferensi persnya secara virtual, Senin (25/4/2022).
Baca juga: Status Gunung Anak Krakatau Level 3, BMKG Minta Masyarakat Tak Terpancing Hoaks
Menurutnya jika Gunung Anak Krakatau erupsi maka kemungkinan besar abu vulkaniknya bisa mencapai radius tersebut. Oleh sebab itu radius 5 Kilometer dari pusat kawah menjadi tempat aman untuk melakukan aktivitas. "Karena dikhawatirkan jika ada erupsi anak Krakatau bisa mencapai radius tersebut," sambungnya.
Baca juga: Ini 7 Dampak Letusan Krakatau Tahun 1883 ke Dunia
Lihat Juga :