Mudik di Masa Pemulihan Ekonomi
Senin, 25 April 2022 - 09:36 WIB
loading...
A
A
A
Mudik dan Pembangunan Ekonomi
Di dunia ini, mungkin hanya di Indonesia yang memiliki aktivitas migrasi temporer hingga jutaan penduduk dalam kurun waktu sepekan dalam situasi damai. Tanpa disadari, tradisi ini membawa ikatan kemasyarakatan yang akan menjadi modal sosial dalam membangun ekonomi bangsa.
Modal sosial ini dibangun berdasarkan rasa saling percaya antarindividu yang telah terbentuk dalam waktu lama serta memerlukan proses-proses sosial yang berliku. Terkait hal ini, modal sosial dapat diubah menjadi keunggulan untuk mendapatkan keuntungan ekonomi. Jaringan yang luas mampu memberikan menciptakan arus informasi yang murah dan cepat.
Modal sosial merupakan salah satu aspek penting dalam mendukung tumbuh kembangnya perekonomian secara baik. Modal sosial itu meliputi, kepercayaan, kohesivitas, altruisme, perasaan tidak egois, gotong royong, dan jaringan untuk kolaborasi.
Hasil laporan Bank Dunia menyebutkan bahwa perdagangan pada level makro dipengaruhi oleh modal sosial. Meskipun modal sosial paling umum hadir pada kegiatan ekonomi mikro, namun modal sosial juga berimplikasi pada dampak dari perdagangan, migrasi, reformasi ekonomi, dan integrasi regional. Oleh sebab itu, ikatan modal sosial yang terjalin kembali melalui kegiatan mudik berpotensi menumbuhkan semangat untuk membangun maupun mengembangkan usaha bersama kerabat.
Alhasil, mencermati fenomena mudik bukan hanya dapat dimaknai dalam perspektif sosial budaya tetapi juga mempunyai nilai ekonomi yang tinggi meski hanya berlangsung temporer. Mudik dapat memberi kontribusi positif bagi bergeraknya sektor riil di pedesaan serta menggairahkan usaha kecil menengah yang pada gilirannya pun dapat dapat mendorong pengurangan kemiskinan, pengangguran, dan kesenjangan ekonomi antara kota dan desa. Semoga.
Di dunia ini, mungkin hanya di Indonesia yang memiliki aktivitas migrasi temporer hingga jutaan penduduk dalam kurun waktu sepekan dalam situasi damai. Tanpa disadari, tradisi ini membawa ikatan kemasyarakatan yang akan menjadi modal sosial dalam membangun ekonomi bangsa.
Modal sosial ini dibangun berdasarkan rasa saling percaya antarindividu yang telah terbentuk dalam waktu lama serta memerlukan proses-proses sosial yang berliku. Terkait hal ini, modal sosial dapat diubah menjadi keunggulan untuk mendapatkan keuntungan ekonomi. Jaringan yang luas mampu memberikan menciptakan arus informasi yang murah dan cepat.
Modal sosial merupakan salah satu aspek penting dalam mendukung tumbuh kembangnya perekonomian secara baik. Modal sosial itu meliputi, kepercayaan, kohesivitas, altruisme, perasaan tidak egois, gotong royong, dan jaringan untuk kolaborasi.
Hasil laporan Bank Dunia menyebutkan bahwa perdagangan pada level makro dipengaruhi oleh modal sosial. Meskipun modal sosial paling umum hadir pada kegiatan ekonomi mikro, namun modal sosial juga berimplikasi pada dampak dari perdagangan, migrasi, reformasi ekonomi, dan integrasi regional. Oleh sebab itu, ikatan modal sosial yang terjalin kembali melalui kegiatan mudik berpotensi menumbuhkan semangat untuk membangun maupun mengembangkan usaha bersama kerabat.
Alhasil, mencermati fenomena mudik bukan hanya dapat dimaknai dalam perspektif sosial budaya tetapi juga mempunyai nilai ekonomi yang tinggi meski hanya berlangsung temporer. Mudik dapat memberi kontribusi positif bagi bergeraknya sektor riil di pedesaan serta menggairahkan usaha kecil menengah yang pada gilirannya pun dapat dapat mendorong pengurangan kemiskinan, pengangguran, dan kesenjangan ekonomi antara kota dan desa. Semoga.
(ynt)
Lihat Juga :