Tahanan Narkoba Polres Jaksel Freddy Nicolaus Meninggal, DPR: Tolong Perbaiki Sistemnya
Kamis, 21 April 2022 - 21:18 WIB
loading...
Wakil Ketua Komisi III DPR Ahmad Sahroni meminta kasus tahanan meninggal di Polres Jakarta Selatan diusut tuntas. Foto/SINDOnews
A
A
A
JAKARTA - Analis Pelanggaran HAM Komnas HAM Nina Chesly menyampaikan temuan fakta terkait meninggalnya seorang tahanan narkoba Polres Jakarta Selatan bernama Freddy Nicolaus. Diduga tahanan sempat dimintai uang senilai Rp15 juta oleh oknum polisi untuk biaya kamar tahanan.
Terkait hal ini, Wakil Ketua Komisi III DPR Ahmad Sahroni mengaku geram atas temuan ini. Dia pun menyesalkan mengapa kejadian tewasnya tahanan seperti ini kerap terjadi, dan meminta kepolisian agar mengusut tuntas kasus ini dan hal seperti ini tidak bisa dibiarkan begitu saja.
Baca juga: Temuan Komnas HAM, Tahanan Polres Jaksel yang Tewas Diminta Bayar Biaya Kamar Rp15 Juta
“Lagi-lagi kita mendengar berita tentang tewasnya tahanan karena dugaan penganiayaan, dan ini benar-benar mengusik hati nurani kita semua. Hal seperti ini tidak bisa dibiarkan begitu saja, karena sangat menyalahi prinsip-prinsip HAM. Karenanya saya meminta kepada Polri agar menindak lanjuti temuan dari Komnas HAM, usut tuntas semua pelaku yang terlibat,” kata Sahroni kepada wartawan, Kamis (21/4/2022).
Baca juga: Tahanan Polres Jaksel Tewas, Komnas HAM: Ada Tindak Kekerasan di Jasad Korban
Selanjutnya, politikus Partai Nasdem ini menyebut bahwa upaya perbaikan kondisi lapas harus menjadi perhatian utama semua pihak, terutama penegak hukum. Pasalnya, tahanan juga memiliki hak-hak dasar untuk bisa mendapatkan akses terhadap rasa aman dan terlindungi.
“Sangat diperlukan pembenahan sistem lapas, agar kasus-kasus kekerasan seperti ini tidak terjadi lagi. Kita tentunya tahu bahwa tahanan juga memiliki hak dasar yang tidak bisa dicabut seenaknya karena mereka melakukan tindakan criminal,” ujarnya.
Terkait hal ini, Wakil Ketua Komisi III DPR Ahmad Sahroni mengaku geram atas temuan ini. Dia pun menyesalkan mengapa kejadian tewasnya tahanan seperti ini kerap terjadi, dan meminta kepolisian agar mengusut tuntas kasus ini dan hal seperti ini tidak bisa dibiarkan begitu saja.
Baca juga: Temuan Komnas HAM, Tahanan Polres Jaksel yang Tewas Diminta Bayar Biaya Kamar Rp15 Juta
“Lagi-lagi kita mendengar berita tentang tewasnya tahanan karena dugaan penganiayaan, dan ini benar-benar mengusik hati nurani kita semua. Hal seperti ini tidak bisa dibiarkan begitu saja, karena sangat menyalahi prinsip-prinsip HAM. Karenanya saya meminta kepada Polri agar menindak lanjuti temuan dari Komnas HAM, usut tuntas semua pelaku yang terlibat,” kata Sahroni kepada wartawan, Kamis (21/4/2022).
Baca juga: Tahanan Polres Jaksel Tewas, Komnas HAM: Ada Tindak Kekerasan di Jasad Korban
Selanjutnya, politikus Partai Nasdem ini menyebut bahwa upaya perbaikan kondisi lapas harus menjadi perhatian utama semua pihak, terutama penegak hukum. Pasalnya, tahanan juga memiliki hak-hak dasar untuk bisa mendapatkan akses terhadap rasa aman dan terlindungi.
“Sangat diperlukan pembenahan sistem lapas, agar kasus-kasus kekerasan seperti ini tidak terjadi lagi. Kita tentunya tahu bahwa tahanan juga memiliki hak dasar yang tidak bisa dicabut seenaknya karena mereka melakukan tindakan criminal,” ujarnya.
(cip)
Lihat Juga :