Sikapi Isu Nasional, Hima Persis Keluarkan 7 Pernyataan Sikap

Senin, 11 April 2022 - 23:25 WIB
loading...
Sikapi Isu Nasional,...
Ilham Nurhidayatullah atau yang sering disapa Ilnur terpilih menjadi Ketua Umum Pimpinan Pusat Himpunan Mahasiswa Persatuan Islam (Hima Persis) Periode 2022-2024. Foto/Istimewa
A A A
JAKARTA - Pimpinan Pusat Himpunan Mahasiswa Persatuan Islam (PP Hima Persis ) mengeluarkan 7 poin pernyataan sikap terkait isu nasional. Salah satunya, meminta Presiden Jokowi bertindak tegas kepada jajarannya agar kembali kepada konstitusi yang berlaku dan kembali menjalankan tugas kenegaraan.

"Terkait pernyataan Presiden Joko Widodo yang meminta kepada jajarannya untuk menghentikan pembahasan mengenai penundaan Pemilu 2024 dan wancana amendemen konstitusi UUD 1945 mengenai 3 Periode Presiden, kami meminta kepada Presiden Joko Widodo untuk bertindak tegas kepada jajarannya agar tetap kembali kepada konstitusi yang berlaku dan kembali menjalankan tugas kenegaraannya," jelas Ketua Umum PP Hima Persis Ilham Nurhidayatullah dalam siaran pers, Senin (11/4/2022).

Ilham juga menyinggung tentang rencana kenaikan harga LPG, kelangkaan minyak goreng, kenaikan PPn yang semula 10% menjadi 11% yang akan sangat berpengaruh di masyarakat sebagai konsumen atas barang yang dikonsumsi.

Baca juga: Ilham Nurhidayatullah Terpilih sebagai Ketua Umum Hima Persis

"Kenaikan-kenaikan yang terjadi tentunya akan berdampak buruk bagi pertumbuhan ekonomi yang belum sepenuhnya pulih dan akan mengakibatkan kenaikan harga bahan pokok. Pemerintah sejauh ini belum mampu menjalankan amanat Undang-Undang Dasar yakni untuk memajukan kesejahteraan umum. Dengan demikian kebijakan pemerintah belum memiliki sense of crisis," katanya.

Berikut ini tujuh poin pernyataan sikap PP Hima Persis:
1. Menolak kenaikan harga LPG dan bahan pokok.
2. Mendesak Pemerintah untuk segera menstabilkan harga BBM dan menyelesaikan
permasalahan kelangkaan Pertalite.
3. Mendesak Pemerintah untuk segera menetapkan HET (Harga Eceran Tertinggi) minyak goreng di Indonesia.
4. Menolak kenaikan PPn 11%.
5. Mendesak Pemerintah untuk segera menghadirkan langkah dan rencana strategis dalam meningkatkan produksi dalam negeri agar mampu melepaskan dari ketergantungan import dari asing.
6. Mendesak Presiden Joko Widodo agar menyatakan sikap terbuka untuk menolak wacana penundaan pemilu dan jabatan presiden 3 periode.
7. Mendesak Presiden Joko Widodo untuk bertindak tegas kepada jajarannya untuk berhenti menyuarakan wancana penudaan Pemilu 2024, juga wancana amendemen konstitusi UUD 1945 mengenai 3 Periode Presiden.

"Dengan itu kami memohon kepada para kader yang turut menyampaikan gagasannya, agar menyampaikan dengan tertib dan damai, juga didasarkan nalar kritis kader Hima Persis. Juga kepada para aparat penegak hukum untuk mengawal aksi damai yang berlangsung di Indonesia tanpa kekerasan dan pelanggaran HAM," pungkas Ilham.
(zik)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Penguatan Kualitas Lulusan...
Penguatan Kualitas Lulusan Terus Digencarkan SGU
Sidang Lengkap IV Dewan...
Sidang Lengkap IV Dewan Hisbah 2026, Ketum Persis: Fatwa Harus Jadi Solusi Umat
5 Mahasiswa Gugat Pasal...
5 Mahasiswa Gugat Pasal Karet UU ITE ke MK, Minta Perlindungan Kebebasan Berpendapat
Soroti Dugaan Suap BEM...
Soroti Dugaan Suap BEM UBK, Didi Mahardhika Minta Gerakan Mahasiswa Jaga Integritas
Aliansi Mahasiswa Menjawab...
Aliansi Mahasiswa Menjawab Desak Penguatan Pasal 33 UUD 1945 Hadapi Tantangan Global
PKS Minta Fenomena Calon...
PKS Minta Fenomena Calon Mahasiswa Tidak Daftar Ulang di PTN Jadi Evaluasi SPMB 2026
Tingkatkan Kompetensi...
Tingkatkan Kompetensi Mahasiswa, USN Kolaka Kolaborasi dengan Ceria-Micromine
BINUS Career Bekali...
BINUS Career Bekali Mahasiswa dan Alumni Strategi Hadapi Dunia Kerja yang Kian Kompetitif
MNC University Gelar...
MNC University Gelar Seminar Series Navigating The Future untuk Siapkan Pemimpin Visioner Berdaya Saing Global
Rekomendasi
MR.D.I.Y. Perluas Program...
MR.D.I.Y. Perluas Program Menginspirasi Generasi Inovator, Jangkau 8.600 Anak
Bea Cukai Tak Jadi Dibubarkan...
Bea Cukai Tak Jadi Dibubarkan Prabowo, Ini Alasannya
Perang AS-Iran Kian...
Perang AS-Iran Kian Sengit, ASEAN Wanti-wanti Krisis Pangan dan Energi
Berita Terkini
UU PFII Bukti Pemerintah...
UU PFII Bukti Pemerintah Serius Bangun Fondasi Ekonomi Jangka Panjang
BGN Perkenalkan Deputi-Sestama...
BGN Perkenalkan Deputi-Sestama Baru, Ada Mantan Kapuspenkum Kejagung
Dugaan Penyamaran Aset...
Dugaan Penyamaran Aset Mantan Jampidsus Febrie Adriansyah Disorot
Jadi Investor Fiktif,...
Jadi Investor Fiktif, 10 WNA Ditangkap Imigrasi
Penguatan Kualitas Lulusan...
Penguatan Kualitas Lulusan Terus Digencarkan SGU
Cerita Megawati Pergoki...
Cerita Megawati Pergoki Intelijen: Hidup Saya Ini Diinteli Terus
Infografis
7 Alasan Dunia Tak Menghukum...
7 Alasan Dunia Tak Menghukum Trump dan Netanyahu meski AS-Israel Bom Iran
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved