WNI di Antalya Turkiye Antusias Sambut Kedatangan Prabowo
Jum'at, 11 April 2025 - 22:55 WIB
loading...
Kedatangan Presiden Prabowo Subianto di salah satu hotel di Antalya, Turkiye, Jumat (11/4/2025), disambut antusias oleh masyarakat Indonesia yang bermukim di kota pesisir selatan Turki tersebut. FOTO/SETPRES
A
A
A
JAKARTA - Kedatangan Presiden Prabowo Subianto di salah satu hotel di Antalya, Turkiye, Jumat (11/4/2025), disambut antusias oleh masyarakat Indonesia yang bermukim di kota pesisir selatan Turki tersebut. Meski harus menempuh jarak yang tidak dekat, para WNI, termasuk mahasiswa dan ibu rumah tangga yang tergabung dalam Komunitas Gelin, sebutan bagi perempuan Indonesia yang menikah dengan warga negara Turki, bersemangat menyambut langsung kehadiran Prabowo.
"Saya excited banget ya. Namanya mau ketemu kepala negara. Jadi saya bela-belain diantar sama suami saya," kata Nuraini, warga Indonesia yang sudah lima tahun tinggal di kawasan Kepez, Antalya.
Dia sempat berbincang sejenak dan bersalaman dengan Presiden Prabowo. "Tadi ditanya berapa tahun di sini," tuturnya.
Nuraini juga menyampaikan harapan agar keberadaan para Gelin mendapat perhatian lebih dari pemerintah Indonesia, khususnya dalam hal perlindungan hukum. "Saya pengen banget supaya wanita Indonesia yang menikah di Turki ini dilindungi. Kalau ada KDRT, kita punya (perlindungan hukum)," katanya.
Sementara itu, Belva, mahasiswa S2 di Turki turut menyampaikan rasa bangganya bisa bertemu langsung dengan Prabowo. Belva yang menerima beasiswa dari pemerintah Turki juga berharap sistem pendidikan di Indonesia bisa meniru kebaikan yang ia rasakan selama belajar di sana.
"Sepengalaman saya, untuk mendapatkan pendidikan di sini kita sangat diberikan privilege seperti pendidikan gratis, tempat tinggal, uang beasiswa. Saya harap pendidikan di Indonesia juga seperti itu," katanya.
"Saya excited banget ya. Namanya mau ketemu kepala negara. Jadi saya bela-belain diantar sama suami saya," kata Nuraini, warga Indonesia yang sudah lima tahun tinggal di kawasan Kepez, Antalya.
Dia sempat berbincang sejenak dan bersalaman dengan Presiden Prabowo. "Tadi ditanya berapa tahun di sini," tuturnya.
Nuraini juga menyampaikan harapan agar keberadaan para Gelin mendapat perhatian lebih dari pemerintah Indonesia, khususnya dalam hal perlindungan hukum. "Saya pengen banget supaya wanita Indonesia yang menikah di Turki ini dilindungi. Kalau ada KDRT, kita punya (perlindungan hukum)," katanya.
Sementara itu, Belva, mahasiswa S2 di Turki turut menyampaikan rasa bangganya bisa bertemu langsung dengan Prabowo. Belva yang menerima beasiswa dari pemerintah Turki juga berharap sistem pendidikan di Indonesia bisa meniru kebaikan yang ia rasakan selama belajar di sana.
"Sepengalaman saya, untuk mendapatkan pendidikan di sini kita sangat diberikan privilege seperti pendidikan gratis, tempat tinggal, uang beasiswa. Saya harap pendidikan di Indonesia juga seperti itu," katanya.
Lihat Juga :