Nyawa Sudah di Ujung Senapan, Prajurit TNI AU Ini Lolos dari Maut karena Pangkat Kopral

Senin, 11 April 2022 - 05:48 WIB
loading...
A A A
Keesokan paginya sekitar pukul 06.00, Kuswari turun dengan cara terjun bebas. Beruntung, dirinya tidak mengalami cidera. Kehadiran Kuswari dan rekan-rekannya di Papua ternyata sudah tercium oleh Belanda. Menggunakan pesawat Neptune, tentara Belanda melakukan pengeboman ke lokasi Kuswari.

Baca juga: Kesaktian Prajurit Pasukan Elite TNI AU Ini Selamatkan Teman-temannya dari Pembantaian

Untuk menghindari patroli pewasat Belanda, Kuswari masuk ke dalam hutan. Meski begitu, Kuswari sempat menyaksikan pasukan Kopasgat mengibarkan Bendera Merah Putih. ”Pada 21 Mei saya bersama teman-teman PGT lainnya ikut menyaksikan pengibaran Bendera Merah Putih pertama kali di Teminabuan, di Kampung Wersar,” kata Kuswari.

Saat itu, Sersan Muda Udara (SMU) Mengko mengeluarkan bendera Merah Putih dari ranselnya dan memerintahkan salah satu anggotanya menebang pohon untuk dijadikan tiang. Setelah menyaksikan pengibaran bendera tersebut, Kuswari melanjutkan misi operasinya yakni melemahkan kekuatan Belanda.

Saat hendak menuju Kampung Wersar, Kuswari bertemu relawan berseragam Belanda berjumlah empat orang bersenjata parang dan tombak. Saat hendak disergap, Kuswari dengan sigap menodongkan senjatanya hingga membuat mereka takut. Salah seorang relawan yang mengetahui Kuswari sedang kelaparan kemudian menawarkan makanan berupa sagu.

Nyawa Sudah di Ujung Senapan, Prajurit TNI AU Ini Lolos dari Maut karena Pangkat Kopral

Lettu (Purn) Kuswari mengenang penerjunan di Teminabuan, Papua. Foto/istimewa

Kuswari yang tidak menyadari jika tawaran itu hanya sebuah jebakan kemudian mengambilnya. Saat akan mengambil sagu, tiba-tiba keempat petugas patroli tersebut langsung memukul Kuswari dengan parang hingga dirinya jatuh tak sadarkan diri. Kuswari pun langsung dibawa ke kamp tahanan.

Berada di kamp tahanan, Kuswari mengalami penyiksaan yang cukup kejam. Selain dipukuli, Kuswari juga dijemur di lapangan di tengah terik matahari yang menyengat. ”Saat baju saya dibuka, badan saya sudah banyak dikerubuti lintah atau pacet,” tuturnya.

Tidak hanya itu, pria yang kenyang dengan berbagai penugasan di medan operasi seperti penumpasan pemberontak Permesta dan DII/TII ini juga menyaksikan dengan mata kepala sendiri bagaimana perlakuan tidak manusiawi terhadap para tahanan oleh tentara KNIL Belanda dan relawan Belanda.

“Saya sempat didatangi oleh relawan Belanda berjumlah enam orang dengan membawa senapan yang siap menembak. Para relawan tersebut memaki, memukuli dan menendang saya. Dalam keadaan yang mencekam, Alhamdulillah saya ditolong oleh seorang Sersan Marinir Belanda,” ujarnya.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
30 Pati TNI AU Naik...
30 Pati TNI AU Naik Pangkat, Danlanud Sultan Hasanuddin Pecah Bintang
Aksi Heroik Pilot Marinir...
Aksi Heroik Pilot Marinir yang Gugur Ditembak demi Selamatkan Kopassus Di Timtim
3 Lanud Naik Jadi Tipe...
3 Lanud Naik Jadi Tipe B, Ini Daftar Kolonel TNI AU yang Dilantik sebagai Danlanud
Tongkat Komando di Kopasgat...
Tongkat Komando di Kopasgat Berganti, Ada Kasiintel hingga Wadansatbravo 90 Pasgat
Di Seskoau, Sjafrie:...
Di Seskoau, Sjafrie: Kepemimpinan Adaptif Penting Hadapi Tantangan Pertahanan Masa Depan
Resmi Masuk Daftar Belanja...
Resmi Masuk Daftar Belanja TNI AU, Ini Spesifikasi Chengdu J-10C Buatan China yang Akan Perkuat Langit Indonesia
Ketua HMI Merauke: PSN...
Ketua HMI Merauke: PSN Harus Tingkatkan Pendidikan dan Kesejahteraan Orang Asli Papua
Gempa Magnitudo 5,5...
Gempa Magnitudo 5,5 Guncang Sarmi Papua Sore Ini
PSN Papua Perkuat Pemerataan...
PSN Papua Perkuat Pemerataan Pembangunan Indonesia
Rekomendasi
Pelatih Spanyol Kutuk...
Pelatih Spanyol Kutuk Ulah Pemain Argentina di Piala Dunia 2026
Hasil Piala AFF 2026:...
Hasil Piala AFF 2026: Gol Spektakuler Warnai Kemenangan Singapura atas Kamboja
Nonton Latihan Pestapora...
Nonton Latihan Pestapora Makassar Lebih Murah Pakai BRImo, Begini Cara Dapat Promonya!
Berita Terkini
PWNU Jateng dan Konjen...
PWNU Jateng dan Konjen Tiongkok Jalin Kerja Sama Pendidikan, Gus Rozin Ikuti Jejak Gus Dur
Pakar Kebijakan Publik...
Pakar Kebijakan Publik Soroti Ego Sektoral Penegakan Hukum, Sarankan Pelibatan KPK
Smartwatch AI, Kala...
Smartwatch AI, Kala Algoritma Mulai Membentuk Cara Kita Menilai Diri
Ditahan di Rutan KPK,...
Ditahan di Rutan KPK, Febrie Adriansyah: Alat Bukti Masih Didalami, Belum Cukup Dilakukan Penahanan
Masalah Perampasan Aset...
Masalah Perampasan Aset Tindak Pidana
Eks Jubir KPK Febri...
Eks Jubir KPK Febri Diansyah Resmi Jadi Kuasa Hukum Febrie Adriansyah
Infografis
Senjata Terlarang Ditembakkan...
Senjata Terlarang Ditembakkan Israel ke Prajurit TNI di Lebanon
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved