PPLN Tak Perlu Lagi e-Hac, Gantinya Unduh PeduliLindungi

Minggu, 10 April 2022 - 09:10 WIB
loading...
PPLN Tak Perlu Lagi...
PPLN kini hanya perlu mengisi profil lengkap pada aplikasi PeduliLindungi. Foto/dok.SINDOnews
A A A
JAKARTA - Pelaku perjalanan luar negeri ( PPLN ), baik WNI maupun WNA yang datang ke Indonesia tidak lagi diwajibkan mengisi e-Hac. Kebijakan ini telah diberlakukan sejak 5 April 2022 lalu.

Namun sebagai gantinya, PPLN harus mengisi profil lengkap pada aplikasi PeduliLindungi . Untuk WNA, aplikasi dapat diunduh dan diisi sejak di negara asal atau setibanya di Indonesia.

Baca juga: Polri Bentuk Tim Khusus Cegah Permainan Karantina PPLN

Setelah terunduh, PPLN lalu mengisi profil dengan memilih “Warga Negara Asing” dan bahasa yang ingin digunakan. Lalu, buat akun atau masuk bila sudah memiliki akun. Aplikasi lalu meminta kode OTP lewat email yang didaftarkan.

Agar dapat digunakan dengan lancar, izinkan aplikasi mengakses lokasi, media, dan kamera ponsel. Setelah itu, lengkapi profil sebagaimana diminta aplikasi lalu tunjukkan pada petugas Kantor Kesehatan Pelabuhan (KKP) bandara. Setelah kelengkapan profil dicek, barulah PPLN melakukan pengecekan imigrasi dan bea cukai
(muh)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
10.151 WNI Eks Pekerja...
10.151 WNI Eks Pekerja Online Scam di Kamboja Minta Pulang ke Indonesia
5.950 WNI Dapat Penghapusan...
5.950 WNI Dapat Penghapusan Denda Overstay dari Kamboja
Pemerintah Kawal Penanganan...
Pemerintah Kawal Penanganan Insiden Kapal yang Libatkan WNI di Perairan Perak Malaysia
9 WNI Relawan Global...
9 WNI Relawan Global Sumud Flotilla Dijadwalkan Tiba di Tanah Air Minggu Sore Ini
9 WNI Relawan Global...
9 WNI Relawan Global Sumud Flotilla Tiba di Jakarta Minggu Sore
9 WNI Jalani Pemeriksaan...
9 WNI Jalani Pemeriksaan Kesehatan di Turki Sebelum Kembali ke Indonesia
2 WNA Ditemukan Tewas...
2 WNA Ditemukan Tewas di Apartemen Jakbar
Budisatrio : Pemulangan...
Budisatrio : Pemulangan 9 WNI Bukti Nyata Efektivitas Diplomasi RI
Menteri Israel Hina...
Menteri Israel Hina Para Aktivis Global Sumud Flotilla yang Dipaksa Berlutut, Dunia Marah
Rekomendasi
Ini Daftar Negara yang...
Ini Daftar Negara yang Hukum Mati dan Rampas Aset Koruptor, Bagaimana dengan Indonesia?
Petani Sawit: Margin...
Petani Sawit: Margin dan Kewenangan BUMN Tentukan Harga Jadi Beban Berat Ekosistem Sawit
The Legend Continues...
The Legend Continues Bergulir di Semarang, Team RS-Telkomsel 5G Siap Hadapi Putaran 2 Kejurnas Sprint Rally 2026
Berita Terkini
Prabowo Berulang Kali...
Prabowo Berulang Kali Ingatkan Jajarannya, Tugas Berat adalah Melawan Korupsi
Kasus dr Tifa dan Roy...
Kasus dr Tifa dan Roy Suryo P-21, Akankah Polemik Ijazah Berakhir di Pengadilan?
Sangkal Menkeu dan Gubernur...
Sangkal Menkeu dan Gubernur BI Diganti, Mensesneg: Justru Harus Kita Perkuat
Usai Silmy Karim Ditahan...
Usai Silmy Karim Ditahan KPK, Kursi Wamen Imipas Dibiarkan Kosong
Kasus Korupsi MBG Jadi...
Kasus Korupsi MBG Jadi Alarm Integritas Yayasan, PFI Dorong Audit dan Pengawasan Ketat
BI Rate Naik dan Rupiah...
BI Rate Naik dan Rupiah (tetap) Melemah
Infografis
7 Alasan Dunia Tak Menghukum...
7 Alasan Dunia Tak Menghukum Trump dan Netanyahu meski AS-Israel Bom Iran
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved