Sinergi 46 Kementerian dan Lembaga Gulirkan Aksi Pencegahan Terorisme
Sabtu, 09 April 2022 - 21:05 WIB
loading...
A
A
A
Kepala BNPT Komjen Pol Boy Rafli Amar menyatakan, sinergi 46 kementerian/lembaga merupakan penerapan strategi Pentahelix dari BNPT.
Strateginya adalah kerja sama dan kolaborasi multipihak untuk mencapai tujuan kelembagaan dalam penanggulangan terorisme di Indonesia.
"Konsep multipihak ini menerapkan seluruh potensi dalam membentuk kekuatan nasional melawan ideologi radikalisme terorisme dengan melibatkan unsur pemerintah, akademisi, badan atau pelaku usaha, masyarakat atau komunitas hingga media massa," kata mantan Kepala Divisi Humas Mabes Polri tersebut.
Boy Rafli mengungkapkan, jumlah rencana aksi 46 kementerian dan lembaga untuk pencegahan radikal terorisme di tahun 2022 sebanyak 663 rencana aksi. Jumlah tersebut terdiri dari 209 kegiatan fisik dan 454 kegiatan nonfisik.
Salah satu sasaran rencana aksi adalah mantan napiter jaringan kelompok radikal dan keluarganya. "Programnya meliputi pembangunan fisik dan non fisik untuk deradikalisasi. Diharapkan mantan kelompok radikal kembali cinta Negara Kesatuan Republik Indonesia," jelas Boy Rafli.
Strateginya adalah kerja sama dan kolaborasi multipihak untuk mencapai tujuan kelembagaan dalam penanggulangan terorisme di Indonesia.
"Konsep multipihak ini menerapkan seluruh potensi dalam membentuk kekuatan nasional melawan ideologi radikalisme terorisme dengan melibatkan unsur pemerintah, akademisi, badan atau pelaku usaha, masyarakat atau komunitas hingga media massa," kata mantan Kepala Divisi Humas Mabes Polri tersebut.
Boy Rafli mengungkapkan, jumlah rencana aksi 46 kementerian dan lembaga untuk pencegahan radikal terorisme di tahun 2022 sebanyak 663 rencana aksi. Jumlah tersebut terdiri dari 209 kegiatan fisik dan 454 kegiatan nonfisik.
Salah satu sasaran rencana aksi adalah mantan napiter jaringan kelompok radikal dan keluarganya. "Programnya meliputi pembangunan fisik dan non fisik untuk deradikalisasi. Diharapkan mantan kelompok radikal kembali cinta Negara Kesatuan Republik Indonesia," jelas Boy Rafli.
Lihat Juga :