Jokowi Tegur Menteri Tak Sensitif Kesulitan Rakyat, Perindo: Segera Kendalikan Harga

Rabu, 06 April 2022 - 19:13 WIB
loading...
Jokowi Tegur Menteri...
Ketua DPP Partai Perindo Bidang Sosial dan Kesejahteraan Rakyat Yerry Tawalujan menyoroti sikap Presiden Jokowi yang menegur menteri karena tidak sensitif terhadap kesulitan rakyat. Foto/SINDOnews
A A A
JAKARTA - Ketua DPP Partai Persatuan Indonesia (Perindo) Bidang Sosial dan Kesejahteraan Rakyat Yerry Tawalujan menyoroti sikap Presiden Jokowi menegur menteri yang tidak sensitif terhadap kesulitan rakyat.

"Sikap-sikap kita, kebijakan-kebijakan kita, pernyataan-pernyataan kita harus memiliki sense of crisis. Harus sensitif terhadap kesulitan-kesulitan rakyat," kata Jokowi dalam Sidang Kabinet Paripurna pada Selasa, 5 April 2022 yang ditayangkan YouTube Sekretariat Presiden, Rabu (6/4/2022)..

Dalam sidang kabinet tersebut, Jokowi juga menyoroti kenaikan harga Pertamax. Dia menyinggung soal kenaikan harga yang alasannya tidak diceritakan kepada rakyat.

Baca juga: Perindo Buka Pintu Lebar bagi Para Aktivis dan Akademisi yang Ingin Gabung Jadi Politisi

"Tentang kenaikan harga pertamax. Menteri juga tidak menjelaskan apa-apa. Mengenai ini hati-hati. Kenapa pertamax? Diceritain dong kepada rakyat," kata Jokowi.

Menurut Yerry, teguran Jokowi kepada para menteri adalah hal yang wajar. Itu artinya kinerja menteri belum sesuai seperti yang diharapkan presiden, khususnya dalam hal sensitivitas dan kepedulian terhadap nasib rakyat. "Wajar jika presiden menegur menteri yang seenaknya menaikkan harga minyak goreng dan pertamax, seolah tidak peka terhadap kesulitan rakyat," ujar Yerry.

Baca juga: Pengamat: Partai Perindo Konsisten Dorong Milenial Menjadi Generasi Penggerak Politics of Hopes

Kenaikan harga minyak goreng dan pertamax, menurut Yerry, bukan hanya memberi penjelasan kepada rakyat kenapa harga harus naik, supaya rakyat mengerti. Esensinya adalah harga harus dikendalikan. Harga yang tidak perlu naik seperti minyak goreng karena produksi dalam negeri, jangan naik berlebihan. Harus kendalikan. Supaya jika pertamax naik, karena harus impor dari luar, itu dapat dipahami rakyat.

"Kesimpulannya para menteri yang ditegur itu perlu segera melaksanakan perintah Presiden Jokowi dengan mengendalikan harga. Harga minyak goreng diturunkan dan harga pertamax disesuaikan. Ini demi kepedulian terhadap nasib rakyat," ujar Yerry.
(cip)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Rekomendasi
Kenapa Hari Asyura Dijuluki...
Kenapa Hari Asyura Dijuluki Lebaran Anak Yatim? Begini Sejarahnya di Indonesia
Meriahkan HUT ke-499...
Meriahkan HUT ke-499 Jakarta, 2.000 Anak Ikuti Khitanan Massal Gratis
Cerita El Rumi & Syifa...
Cerita El Rumi & Syifa Hadju Bulan Madu di Italia, Romantis hingga Penuh Kejutan
Berita Terkini
AHY: Oposisi Harus Konstruktif,...
AHY: Oposisi Harus Konstruktif, Tidak Boleh Memecah Belah Bangsa
Gugat Penetapan Capres...
Gugat Penetapan Capres 2014 dan 2019, Bonatua Bawa Novum Baru ke PTUN
Polisi Sebut Pelimpahan...
Polisi Sebut Pelimpahan Roy Suryo dan Tifa Sesuai Prosedur KUHAP
BPIP Umumkan 76 Calon...
BPIP Umumkan 76 Calon Paskibraka 2026 Tingkat Pusat, Ini Nama-namanya
Bonatua Kecewa PTUN...
Bonatua Kecewa PTUN Jakarta Putuskan Sidang Gugatan Penetapan Capres Jokowi Jadi E-Court
Suap Rp61,7 Miliar ke...
Suap Rp61,7 Miliar ke Pejabat Bea Cukai, Bos Blueray Cargo Dituntut 3 Tahun Penjara
Infografis
Pete Hegseth, Menteri...
Pete Hegseth, Menteri Perang AS yang Dikenal Rasis, Radikal, dan Pemabuk
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved