IDI Pecat Dokter Terawan, BEMNus Bali-Nusa Tenggara Minta Kemenkes Beri Teguran

Jum'at, 01 April 2022 - 17:42 WIB
loading...
IDI Pecat Dokter Terawan,...
BEM Nusantara meminta Kemenkes tidak diam dan hanya menonton dengan pemecatan IDI terhadap dokter Terawan. FOTO/DOK.SINDOnews
A A A
JAKARTA - Muktamar XXXI PB Ikatan Dokter Indonesia (IDI) yang diselenggarakan di Kota Banda Aceh pada 22-25 Maret 2022 memutuskan memecat mantan Menteri Kesehatan dokter Terawan Agus Putranto dari keanggotaan IDI. Keputusan ini menimbulkan polemik di masyarakat.

Koordinator Nusantara (KOORNUS) Bali dan Nusa Tenggara BEM Nusantara, Ainun Samidah meminta Kemenkes tidak diam dan hanya menonton dengan pemecatan terhadap dokter Terawan. Kemenkes harus segera mengeluarkan teguran kepada PB IDI dan meminta Majelis Kehormatan Disiplin Kedokteran Indonesia mengevaluasi PB IDI yang belum pengukuhan.

"Walaupun hal ini sudah ada dari tahun 2018, dokter Terawan diberhentikan sementara dari MKEK IDI, menyoal praktik cuci otak yang dilakukannya, tetapi hasil praktik cuci otak ini banyak menunjukkan dampak positif hingga kesembuhan bagi pasien yg menjalani terapi, dan pasiennya itu banyak dari pejabat negara dan para menteri. Ini harus dipertimbangkan kembali oleh PB IDI," kata Ainun Samidah dalam keterangan tertulisnya, Jumat (1/4/2022).



Alasan keduanya pemecatan dokter Terawan adalah karena aktif mempromosikan Vaksin Nusantara yang belum selesai tahap uji coba. "Seharusnya PB IDI membantu dokter Terawan segera menuntaskan uji coba Vaksin hingga tahap akhir, bukan malah terkesan menghalang-halangi penelitian dan uji coba Vaksin Nusantara. Benar IDI mendukung Vaksinasi pemerintah, tapi Vaksin Impor," katanya.

Menurut Ainun, dokter Terawan adalah aset bangsa yang harus didukung bersama terobosannya di bidang medis dan teknologi kesehatan. Jangan sampai karya putra bangsa tidak dihargai di negara sendiri. "Karya dokter Terawan ini mengurangi belanja impor alat kesehatan dan akan membangkitkan industri alkes Tanah Air," katanya.

Baca juga: Setelah Minta Penjelasan IDI, Menkes Bakal Panggil Dokter Terawan
(abd)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Ketua Komite III DPD...
Ketua Komite III DPD RI Desak Kemenkes Percepat Pengadaan Alat Deteksi HIV pada Bayi
Usai Temui Jokowi, IKA...
Usai Temui Jokowi, IKA BEM Nusantara Akan Bertemu Gibran, Bahas Apa?
Ancam 6 Juta Tenaga...
Ancam 6 Juta Tenaga Kerja, Wacana Kemasan Polos Harus Dibatalkan
Ribuan Pekerja Rokok...
Ribuan Pekerja Rokok Tembakau Tolak Rancangan Aturan Kemasan Kemenkes
Asosiasi Minta Rancangan...
Asosiasi Minta Rancangan Aturan Peringatan Kesehatan Tak Bertentangan dengan UU Hak Kekayaan Intelektual
Ketum IDI Dorong Peningkatan...
Ketum IDI Dorong Peningkatan Anggaran Kesehatan
Hadirkan Direktur Kemenkes...
Hadirkan Direktur Kemenkes RI, FK Unair Cetak Multi-Star Doctor Komunikatif
Menkes Pastikan Korban...
Menkes Pastikan Korban Penyekapan di Bandung Jalani Rehabilitasi dan Rekonstruksi secara Optimal
Poltekkes Kemenkes Jakarta...
Poltekkes Kemenkes Jakarta II Gandeng Daegu Health College, Resmikan Dental Work Station Modern
Rekomendasi
Gelar RUPS Luar Biasa,...
Gelar RUPS Luar Biasa, Brigit Biofarmaka Teknologi Bahas Penyesuaian Klasifikasi Usaha
DJP Libatkan Babinsa...
DJP Libatkan Babinsa dan Bhabinkamtibmas Awasi Kepatuhan Pajak, Ini Skemanya
Filipina dan China Bentrok,...
Filipina dan China Bentrok, 1 Tentara Terluka
Berita Terkini
Prabowo: 110 Masalah...
Prabowo: 110 Masalah Tuntas dalam 18 Bulan, Bukan Prestasi Kecil
3 Mobil Noel Ebenezer...
3 Mobil Noel Ebenezer Dikembalikan KPK, Keluarga: Bukti Dibeli Pakai Uang Sah
Duit Ratusan Juta Disita...
Duit Ratusan Juta Disita KPK dalam OTT Bupati Lombok Barat
Harlah PKB, Gus Muhaimin...
Harlah PKB, Gus Muhaimin Tekankan Arah Pembangunan Prabowo
Polisi Ungkap Dugaan...
Polisi Ungkap Dugaan Korupsi Proyek Pengadaan Batu Bara, 3 Orang Jadi Tersangka
Polri Beberkan 4 Modus...
Polri Beberkan 4 Modus Penyimpangan dalam Korupsi Pembiayaan Batu Bara, Kerugian Negara Capai Rp38,9 Miliar
Infografis
Jokowi Minta Warga Aktif...
Jokowi Minta Warga Aktif Beri Kritik, Ini Respons Din Syamsuddin
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved