Indonesia-Mesir Tukar Pengalaman Pemindahan Ibu Kota Negara
Senin, 21 Maret 2022 - 19:03 WIB
loading...
A
A
A
"Kami mendukung upaya rekonsiliasi Palestina yang diprakarsai Mesir. Kami juga menghargai upaya Pemerintah Mesir dalam memberikan akses pada bantuan kemanusiaan, khususnya dari LSM Indonesia untuk warga Palestina di Gaza melalui perbatasan Rafah, Mesir," paparnya.
"Saya menghargai 500.000 dosis vaksin Covid-19 hasil kolaborasi China dan Mesir dikirimkan ke Palestina untuk membantu perjuangannya melawan pandemi," kata Puan.
Kepada Hanafi, Puan juga mengungkap penanganan pandemi Covid-19 di Indonesia. Termasuk mengenai gencarnya program vaksinasi yang saat ini cakupan dosis keduanya telah berada di level 70,38% dan juga peningkatkan vaksin booster.
Puan menekankan pentingnya diplomasi parlemen antara Indonesia dan Mesir. Untuk bilateral, DPR telah membentuk Grup Kerja Sama Bilateral (GKSB) dengan Parlemen Mesir. "Saya mencatat banyak hal yang telah dicapai oleh kedua negara, baik dalam konteks bilateral maupun multilateral. Namun tentunya selalu tetap terdapat ruang bagi peningkatan hubungan kedua negara," katanya.
Sementara itu, Anggota Badan Kerja Sama Antar Parlemen (BKSAP) DPR Irine Yusiana Roba Putri yang ikut dalam pertemuan menyebut Puan dan Hanafi juga membahas soal peringatan bilateral antara Indonesia dan Mesir yang sudah terjalin selama 75 tahun.
"Dan kita sangat mengapresiasi karena Mesir adalah negara yang mendukung kemerdekaan Indonesia dari awal sekali. Sukarno juga jadi tokoh penting di Mesir sebagai inisiator KTT," katanya.
Dalam pertemuan, Puan disebut turut mempromosikan kemampuan industri militer Indonesia. Irine menyebut selama ini Indonesia dan Mesir telah memiliki letter of intent (perjanjian kesepahaman) kerja sama pertahanan.
"Saya menghargai 500.000 dosis vaksin Covid-19 hasil kolaborasi China dan Mesir dikirimkan ke Palestina untuk membantu perjuangannya melawan pandemi," kata Puan.
Kepada Hanafi, Puan juga mengungkap penanganan pandemi Covid-19 di Indonesia. Termasuk mengenai gencarnya program vaksinasi yang saat ini cakupan dosis keduanya telah berada di level 70,38% dan juga peningkatkan vaksin booster.
Puan menekankan pentingnya diplomasi parlemen antara Indonesia dan Mesir. Untuk bilateral, DPR telah membentuk Grup Kerja Sama Bilateral (GKSB) dengan Parlemen Mesir. "Saya mencatat banyak hal yang telah dicapai oleh kedua negara, baik dalam konteks bilateral maupun multilateral. Namun tentunya selalu tetap terdapat ruang bagi peningkatan hubungan kedua negara," katanya.
Sementara itu, Anggota Badan Kerja Sama Antar Parlemen (BKSAP) DPR Irine Yusiana Roba Putri yang ikut dalam pertemuan menyebut Puan dan Hanafi juga membahas soal peringatan bilateral antara Indonesia dan Mesir yang sudah terjalin selama 75 tahun.
"Dan kita sangat mengapresiasi karena Mesir adalah negara yang mendukung kemerdekaan Indonesia dari awal sekali. Sukarno juga jadi tokoh penting di Mesir sebagai inisiator KTT," katanya.
Dalam pertemuan, Puan disebut turut mempromosikan kemampuan industri militer Indonesia. Irine menyebut selama ini Indonesia dan Mesir telah memiliki letter of intent (perjanjian kesepahaman) kerja sama pertahanan.
(abd)
Lihat Juga :