Eks Anggota ISIS Bertaubat, Kini Buka Usaha Seni Kaligrafi
Minggu, 20 Maret 2022 - 10:24 WIB
loading...
A
A
A
Kini, keseharian Yusuf dipenuhi banyak hal bermanfaat. Dia menjadi pengajar di salah satu Madrasah Ibtidaiyah di Sukoharjo, Jawa Tengah. Mata pelajaran yang diajarkannya adalah Al Quran dan Bahasa Arab. "Di tiap akhir pekan saya pulang ke Boyolali untuk membantu orang tua jualan mie ayam bakso," jelasnya.
Kesibukan Yusuf lainnya, yakni membuat kaligrafi dan lukisan ketika ada pesanna pelanggan. Kaligrafi mulai tertarik didalamnya ketika di dalam lapas ada tahanan lain yang memiliki minat kesenian tinggi. "Saya mulai mendalami kaligrafi, bertemu pembina yang didatangkan BNPT untuk memperbaiki dan memperbagus seni saya," ungkapnya.
Untuk pesanan kaligrafi yang dibuatnya dibanderol harga sesuai dengan bahan dan tingkat kesulitan. Menurut dia, bahan triplek cenderung lebih murah ketimbang berbahan kanvas. "Pemasaran kaligrafi selama ini masih terbatas pada WhatsApp saja. Rencana saya mau dipasarkan di Instagram dan Facebook tapi masih by process," tuturnya.
Yusuf pun berpesan untuk narapidana terorisme lain sgar jangan berputus asa dengan apa yang terjadi. Kata Yusuf, jangan selalu menengok ke masa lalu, namun coba tengok masa depan. "Tetap jadi diri sendiri dan jangan terlalu memikirkan apa kata orang, terlebih kesan negatif, jangan terlalu dimasukan ke hati. Tetap optimis dan tetap berkarya, kita jaga negara kita jadi negara damai dan sejahtera," ujarnya.
Kesibukan Yusuf lainnya, yakni membuat kaligrafi dan lukisan ketika ada pesanna pelanggan. Kaligrafi mulai tertarik didalamnya ketika di dalam lapas ada tahanan lain yang memiliki minat kesenian tinggi. "Saya mulai mendalami kaligrafi, bertemu pembina yang didatangkan BNPT untuk memperbaiki dan memperbagus seni saya," ungkapnya.
Untuk pesanan kaligrafi yang dibuatnya dibanderol harga sesuai dengan bahan dan tingkat kesulitan. Menurut dia, bahan triplek cenderung lebih murah ketimbang berbahan kanvas. "Pemasaran kaligrafi selama ini masih terbatas pada WhatsApp saja. Rencana saya mau dipasarkan di Instagram dan Facebook tapi masih by process," tuturnya.
Yusuf pun berpesan untuk narapidana terorisme lain sgar jangan berputus asa dengan apa yang terjadi. Kata Yusuf, jangan selalu menengok ke masa lalu, namun coba tengok masa depan. "Tetap jadi diri sendiri dan jangan terlalu memikirkan apa kata orang, terlebih kesan negatif, jangan terlalu dimasukan ke hati. Tetap optimis dan tetap berkarya, kita jaga negara kita jadi negara damai dan sejahtera," ujarnya.
(cip)
Lihat Juga :