Terima Bantuan 1 Miliar dari Ganjar, Desa Wisata Sumogawe Sekarang Punya Rest Area dan Mobil Shuttle
Kamis, 17 Maret 2022 - 21:50 WIB
loading...
Desa Wisata Kampung Susu Sumogawe Kecamatan Getasan Kabupaten Semarang telah mendapat bantuan Rp1 miliar dari Pemprov Jateng untuk pengembangan sarana dan prasarana wisata.
A
A
A
SEMARANG - Desa Wisata Kampung Susu Sumogawe Kecamatan Getasan Kabupaten Semarang telah mendapat bantuan Rp1 miliar dari Pemerintah Provinsi Jawa Tengah (Pemprov Jateng). Bantuan tersebut dimanfaatkan untuk pengembangan sarana dan prasarana wisata.
Desa wisata yang diresmikan sejak 2017 lalu itu, mulanya hanya mengandalkan produk olahan makanan yang berbahan baku susu sapi. Seperti sabun susu, permen susu, yogurt, serta lainnya yang diproduksi secara rumahan oleh warga.
Biasanya, produk tersebut dipamerkan di balaidesa setempat jika ada kunjungan wisatawan. Atau, memanfaatkan rumah warga yang memiliki usaha susu olahan. Namun, setelah mendapat bantuan dari Pemerintah Provinsi, Desa Wisata Kampung Susu kini telah memiliki rest area dan dua mobil shuttle.
Kepala Desa Sumogawe Marsudi Mulyo Utomo mengatakan bahwa pada 2020 pihaknya mendapat bantuan Rp1 miliar dari Pemprov Jateng untuk pengembangan wisata. “Awalnya kendala yang dialami itu permasalahan finansial, kesadaran masyarakat dan lahan. Alhamdulillah tahun 2020 saya mendapat bantuan dari Pak Gubernur Rp1 miliar, saya belikan dua mobil shuttle, bangun rest area dan juga ada gazebo, patung sapi dan parker,” ujarnya, Kamis (17/3/2022)
Menurutnya, bantuan sebesar itu sekaligus sebagai bentuk kepedulian Pemerintah Provinsi terhadap perkembangan desa wisata. “Iya itu salah satunya untuk memompa semangat Pokdarwis (kelompok sadar wisata),” ucapnya.
![Terima Bantuan 1 Miliar dari Ganjar, Desa Wisata Sumogawe Sekarang Punya Rest Area dan Mobil Shuttle]()
Sementara, Bagian Pemasaran Desa Wisata Kampung Susu, Sri Wuryani menuturkan bahwa pihaknya mengalami banyak kendala. Mulai dari sarana dan prasarana hingga pentaan UMKM. “Dulu awalnya banyak kendala. UMKM tidak tertata dengan rapi, baik secara tempat karena belum punya rest area. Kalau ada kunjungan kita tempatkan di balaidesa ala kadarnya, atau kalau tidak kita ke warga. Alhamdiulillah mendapat bantuan dari Gubernur ini luar biasa. Kami sangat senang sekali,” tuturnya.
Desa wisata yang diresmikan sejak 2017 lalu itu, mulanya hanya mengandalkan produk olahan makanan yang berbahan baku susu sapi. Seperti sabun susu, permen susu, yogurt, serta lainnya yang diproduksi secara rumahan oleh warga.
Biasanya, produk tersebut dipamerkan di balaidesa setempat jika ada kunjungan wisatawan. Atau, memanfaatkan rumah warga yang memiliki usaha susu olahan. Namun, setelah mendapat bantuan dari Pemerintah Provinsi, Desa Wisata Kampung Susu kini telah memiliki rest area dan dua mobil shuttle.
Kepala Desa Sumogawe Marsudi Mulyo Utomo mengatakan bahwa pada 2020 pihaknya mendapat bantuan Rp1 miliar dari Pemprov Jateng untuk pengembangan wisata. “Awalnya kendala yang dialami itu permasalahan finansial, kesadaran masyarakat dan lahan. Alhamdulillah tahun 2020 saya mendapat bantuan dari Pak Gubernur Rp1 miliar, saya belikan dua mobil shuttle, bangun rest area dan juga ada gazebo, patung sapi dan parker,” ujarnya, Kamis (17/3/2022)
Menurutnya, bantuan sebesar itu sekaligus sebagai bentuk kepedulian Pemerintah Provinsi terhadap perkembangan desa wisata. “Iya itu salah satunya untuk memompa semangat Pokdarwis (kelompok sadar wisata),” ucapnya.

Sementara, Bagian Pemasaran Desa Wisata Kampung Susu, Sri Wuryani menuturkan bahwa pihaknya mengalami banyak kendala. Mulai dari sarana dan prasarana hingga pentaan UMKM. “Dulu awalnya banyak kendala. UMKM tidak tertata dengan rapi, baik secara tempat karena belum punya rest area. Kalau ada kunjungan kita tempatkan di balaidesa ala kadarnya, atau kalau tidak kita ke warga. Alhamdiulillah mendapat bantuan dari Gubernur ini luar biasa. Kami sangat senang sekali,” tuturnya.
Lihat Juga :