Masalah Ketenagakerjaan Pemuda Dibahas di Pra-KTT Y20
Kamis, 17 Maret 2022 - 18:48 WIB
loading...
A
A
A
Lebih lanjut dia mengatakan bahwa masalah ketenagakerjaan muda juga sudah ada sebelum pandemi, seperti pengangguran hingga penurunan permintaan tenaga kerja. Dikatakan Sara, dampak pandemi Covid-19 telah menghancurkan pekerja muda di seluruh negara G20.
“Pandemi tidak hanya merusak peluang kerja, namun mendorong para pemuda ke pekerjaan dengan kualitas lebih rendah serta menghambat jalur masuk bagi pencari kerja pertama kali,” ujarnya.
Sara menambahkan, transisi dari jenjang sekolah ke dunia kerja penuh dengan banyak kesulitan dengan ditandai pekerjaan bergaji rendah, berstatus rendah, dan tidak stabil. Sementara itu, Co-chairs Y20 Indonesia 2022 Michael Victor Sianipar mengungkapkan bahwa Pra-KTT di Palembang akan diikuti oleh delegasi dari Indonesia dan perwakilan pemuda anggota G20.
Sejumlah tokoh seperti Gubernur Sumatera Selatan Herman Deru, Menteri Tenaga Kerja Ida Fauziyah, Menteri Sosial Tri Rismaharini, perwakilan International Labour Organization (ILO), hingga Universitas Oxford juga akan dihadirkan dalam talkshow.
Michael menuturkan terdapat subtema yang juga akan dibahas saat talkshow, yakni mengenai Jaring Pengaman Sosial untuk pekerja di sektor informal dan non- standar kewirausahaan sosial pemuda. “Saya mengajak para delegasi Y20 untuk berpikir tentang perubahan nyata dan kontinuitas. Saya juga berharap dapat bekerja sama untuk memastikan bahwa apa yang didiskusikan dan diputuskan pada KTT tahun ini akan memberikan dampak yang signifikan,” kata Michael.
“Pandemi tidak hanya merusak peluang kerja, namun mendorong para pemuda ke pekerjaan dengan kualitas lebih rendah serta menghambat jalur masuk bagi pencari kerja pertama kali,” ujarnya.
Sara menambahkan, transisi dari jenjang sekolah ke dunia kerja penuh dengan banyak kesulitan dengan ditandai pekerjaan bergaji rendah, berstatus rendah, dan tidak stabil. Sementara itu, Co-chairs Y20 Indonesia 2022 Michael Victor Sianipar mengungkapkan bahwa Pra-KTT di Palembang akan diikuti oleh delegasi dari Indonesia dan perwakilan pemuda anggota G20.
Sejumlah tokoh seperti Gubernur Sumatera Selatan Herman Deru, Menteri Tenaga Kerja Ida Fauziyah, Menteri Sosial Tri Rismaharini, perwakilan International Labour Organization (ILO), hingga Universitas Oxford juga akan dihadirkan dalam talkshow.
Michael menuturkan terdapat subtema yang juga akan dibahas saat talkshow, yakni mengenai Jaring Pengaman Sosial untuk pekerja di sektor informal dan non- standar kewirausahaan sosial pemuda. “Saya mengajak para delegasi Y20 untuk berpikir tentang perubahan nyata dan kontinuitas. Saya juga berharap dapat bekerja sama untuk memastikan bahwa apa yang didiskusikan dan diputuskan pada KTT tahun ini akan memberikan dampak yang signifikan,” kata Michael.
Lihat Juga :