Memahami Pelanggan melalui Riset Sederhana

Kamis, 17 Maret 2022 - 15:36 WIB
loading...
A A A
Berbeda dengan riset kualitatif, datanya tidak berupa angka. Apa itu riset kualitatif? Penelitian kualitatif merupakan metode untuk mengeksplorasi dan memahami makna oleh sejumlah atau sekelompok yang dianggap berasal dari masalah sosial yang dikaji (Creswell, 2016). Riset kualitatif bisa dilakukan dengan mewawancarai pelanggan atau membuat diskusi kelompok pelanggan. Wawancara bisa dilakukan secara online maupun offline. Jika kita ingin mengetahui bagaimana penilaian pelanggan mengenai pelayanan kasir toko dan mengapa penilaiannya demikian, perusahaan dapat melakukan kajian dengan metode kualitatif. Data yang diperoleh berupa data tekstual dan visual. Perlu diskusi internal perusahaan untuk memaknai hasil wawancara atau diskusi kelompok pelanggan. Bisa jadi dalam pelaksanaannya, ada pelanggan yang bisa menjawab detail dan ada yang tidak. Dalam kajian ini, perlu dipilih informan dengan kriteria ditetapkan perusahaan atas jawaban pertanyaan riset yang dibutuhkan.

Menariknya, jika perusahaan melakukan kajian dengan kedua metode riset, maka perusahaan akan mendapatkan gambaran mengenai pelanggan lebih holistik dibandingkan jika hanya menggunakan satu metode saja. Riset-riset sederhana ini dapat dilakukan oleh perusahaan secara mandiri, termasuk oleh bisnis berskala kecil. Tidak membutuhkan dana yang besar, namun perlu ketekunan untuk mengerjakannya. Mulailah dengan hal-hal yang sederhana dengan mengajak berbicara pelanggan. Tidak membiarkan pelanggan pergi begitu saja, tanpa data yang diperoleh. Berikan keleluasaan untuk memberikan komentar pada produk yang dijual. Mintalah pelanggan untuk sekadar memberikan kesan atas produk yang dikonsumsinya. Buatlah program member, sehingga perusahaan dapat memahami perilaku pembelian pelanggan. Jangan segan untuk datang, ngobrol dan berkumpul dengan komunitas yang dapat memperkaya atau memperbaiki bahkan menciptakan produk baru bagi perusahaan. Dengan perusahaan menjadikan dirinya sebagai instrumen riset, maka data secara natural dapat diperoleh. Misalnya, jika perusahaan ingin mengembangkan bisnis di bidang sepatu olahraga untuk pebasket, datanglah ke komunitas basket. Ikut bermain, ngobrol, dan perlahan memperhatikan perilaku olahragawan. Tujuannya untuk mendapatkan insights dari para pebasket mengenai sepatu kesukaan dan sepatu yang cocok untuk olahraga basket.

Riset sederhana ini, selain bisa mendapatkan data untuk pengembangan atau perbaikan produk, juga memberikan benefit lain. Perusahaan dapat segera memberikan respon pada keluhan pelanggan. Risiko publisitas buruk dapat ditekan. Kekecewaan yang bisa menjadi pesan berantai antara pelanggan dengan kolega atau temannya dapat dicegah, karena pelanggan memiliki sarana komunikasi langsung untuk menyampaikan keluhannya. Apalagi saat ini media sosial dengan mudah dijangkau oleh semua orang, third party response setidaknya dapat ditahan, pelanggan dapat didekati untuk secara terbuka menyampaikan keluhan dan kerugiannya atas konsumsi produk yang dianggap tidak memuaskan pelanggan. Bahkan, pelanggan sendiri bisa membantu menangani keluhan pelanggan lain karena merasa dekat dengan perusahaan. Oleh karena itu, lakukanlah riset secara berkelanjutan, karena hasilnya sangat dibutuhkan untuk kebaikan perusahaan dan pelanggan.
(zik)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Mahalnya Harga Stabilitas
Mahalnya Harga Stabilitas
Perang Iran Menjadi...
Perang Iran Menjadi Warisan Buruk Kebijakan Luar Negeri Amerika Serikat
Apakah Pengadilan Tengah...
Apakah Pengadilan Tengah Mengadili Metode Berpikir dr Tifa dan Roy Suryo?
Perubahan UU Pemilu:...
Perubahan UU Pemilu: Membangun Sistem Pemilu yang Demokratis, Berkeadilan, dan Berintegritas
Palapa di Pundak Sang...
Palapa di Pundak Sang Jenderal: Gajah Mada, Sjafrie Sjamsoeddin, dan Siklus 7 Abad Nusantara
Dokter Tifa dan Roy...
Dokter Tifa dan Roy Suryo: Ujian bagi Kebangkitan Intelektual Publik?
Puluhan Siswa SMA Belajar...
Puluhan Siswa SMA Belajar Riset, AI, dan Keberlanjutan secara Langsung
IYSDGS 2026 Dorong Kolaborasi...
IYSDGS 2026 Dorong Kolaborasi Lintas Sektor untuk Ketahanan Air dan Pangan
BRIN Buka Program Magang...
BRIN Buka Program Magang Riset dan Non Riset 2026, Ini Jadwal dan Persyaratannya
Rekomendasi
Ducati Tidak Tertarik...
Ducati Tidak Tertarik dengan Reli Dakar, Ini Alasannya
Nonton Latihan Pestapora...
Nonton Latihan Pestapora Makassar Lebih Murah Pakai BRImo, Begini Cara Dapat Promonya!
118 Mangrove Rusak di...
118 Mangrove Rusak di Riau, Kapolda: Tidak Ada Ruang bagi Pelaku
Berita Terkini
Eks Jampidsus Febrie...
Eks Jampidsus Febrie Adriansyah Belum Selesai Diperiksa, 2 Mobil Tahanan Siaga di Kejagung
Pemeriksaan Febrie Adriansyah...
Pemeriksaan Febrie Adriansyah di Kejagung, Eks Penyidik KPK: Penahanan Penting agar Penyidikan Tak Diintervensi
Kritisi Rapat Pleno...
Kritisi Rapat Pleno IX AMPI, Wasekjen Leriadi: Produknya Cacat Hukum
Petani Tebu yang Belum...
Petani Tebu yang Belum Merdeka
Pemerintah Perkuat Pengelolaan...
Pemerintah Perkuat Pengelolaan Dana Lingkungan Hidup via BPDLH
Hormati Putusan MK,...
Hormati Putusan MK, Komdigi Siap Kaji Aturan Kuota Internet
Infografis
Jamin Kesejahteraan...
Jamin Kesejahteraan Nelayan melalui Pemutihan Kredit Macet
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved