Komnas HAM Ungkap Banyak Rekomendasinya Tak Ditindaklanjuti Maksimal

Sabtu, 12 Maret 2022 - 08:27 WIB
loading...
A A A
Hanya saja, belum sepenuhnya dijalankan. "Jadi ada peningkatan yang tinggi. Misalnya polisi ya, sekarang coba dilihat, enggak pernah ada polisi ketika Komnas HAM kasih penyelidikan yang diumumkan kemudian resisten, enggak ada," ungkap Damanik.

"Contoh Wadas, mereka (polisi) bilang enggak ada kekerasan, Komnas HAM mengumumkan ada kekerasan, nah polisi langsung bilang kami akan menjalankan rekomendasi dari Komnas HAM," sambungnya.

Damanik menyayangkan banyak instansi dan lembaga yang berjanji bakal menindaklanjuti seluruh rekomendasi Komnas HAM, tapi pada kenyataannya tidak. Para lembaga dan instansi hanya merespons dan berjanji akan menindaklanjutinya di awal-awal saja.

"Jadi apakah nanti rekomendasi Komnas HAM sepenuhnya dijalankan dia, belum tentu," keluhnya.

Kemudian, mantan dosen tersebut mencontohkan salah satu kasus pelanggaran HAM yang belum ditindaklanjuti secara maksimal yakni terkait penembakan enam anggota laskar Front Pembela Islam (FPI) di KM 50 Tol Jakarta - Cikampek. Pihak kepolisian disebut belum maksimal menjalankan rekomendasi Komnas HAM.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
RUU HAM Diyakini Perkuat...
RUU HAM Diyakini Perkuat Independensi Komnas HAM, Kembalikan sebagai Rumah Aktivis dan Pembela HAM
DPR: Revisi UU HAM Harus...
DPR: Revisi UU HAM Harus Memperkuat Sistem HAM Nasional
Adhie Massardi Munculkan...
Adhie Massardi Munculkan Gagasan tentang Kementerian Hak Asasi dan Martabat Manusia
Polemik Sertifikasi...
Polemik Sertifikasi Aktivis HAM, DPR: Peran Negara Harusnya Melindungi, Bukan Menentukan
Yusril: Fungsi Pengawasan...
Yusril: Fungsi Pengawasan dan Penegakan Komnas HAM Tak Bisa Diambil Pemerintah
Roy Suryo dan dr Tifa...
Roy Suryo dan dr Tifa Layangkan Surat ke Komnas HAM Senin, Ini Isinya
Dari Jimmy Lai hingga...
Dari Jimmy Lai hingga Xinjiang, Isu HAM Tak Lagi Jadi Fokus Utama AS-China
Soal Penembakan di Papua,...
Soal Penembakan di Papua, Koops TNI: Dua Insiden Berbeda, Tidak Berkaitan
Guru Tewas Diserang...
Guru Tewas Diserang KKB di Yahukimo, MPSI: Ini Kejahatan Kemanusiaan
Rekomendasi
Berkali-kali Muncul...
Berkali-kali Muncul Korban Tenggelam, Warga Mulai Curiga Ada yang Tak Beres di Tempat Ini
Senapan Pasukan Khusus...
Senapan Pasukan Khusus AS Bukan Hanya Sekadar Senjata, Ini 3 Keunggulannya
Cover Musik Jadi Cara...
Cover Musik Jadi Cara Generasi Digital Menunjukkan Kreativitas
Berita Terkini
Luhut: Bansos ke Depan...
Luhut: Bansos ke Depan Tak Lagi Barang, Diberi Cash Transfer Rp5,4 Juta per Orang
Konstruksi Perkara Suap...
Konstruksi Perkara Suap Bupati Muara Enim, KPK: Ada Uang Rp500 Juta untuk Jaga Hubungan Baik
RDP di Komisi II, Dirjen...
RDP di Komisi II, Dirjen Bina Adwil Kemendagri Ungkap 5 Kunci Penataan Lahan Pasuruan
Polemik Voters Munas...
Polemik Voters Munas HIPMI Mengemuka: BPD DOB Pertanyakan Dasar Pengurangan Hak Suara
Geledah Kantor Wika,...
Geledah Kantor Wika, Kortas Tipikor Polri Sita Dokumen hingga Barbuk Elektronik
Ajukan JC di Kasus Korupsi...
Ajukan JC di Kasus Korupsi MBG, Eks Waka BGN Sony Sonjaya Sebut 26 Nama di BAP
Infografis
Skuad Timnas Spanyol...
Skuad Timnas Spanyol di Piala Dunia 2026, Tak Ada Pemain Real Madrid
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved