Tjahjo Kumolo Minta Korpri Semakin Kreatif dan Inovatif

Jum'at, 11 Maret 2022 - 19:34 WIB
loading...
Tjahjo Kumolo Minta Korpri Semakin Kreatif dan Inovatif
Menpan RB Tjahjo Kumolo meminta Korpri semakin kreatif dan inovatif dalam mengembangkan pelayanan. Foto/SINDOnews
A A A
JAKARTA - Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Menpan RB), Tjahjo Kumolo berharap Korpri menjadi organisasi pembelajar dan terus menciptakan suasana yang kondusif bagi kreativitas dan terobosan baru.

"Sebab disadari betul bahwa masalah-masalah yang terjadi saat ini tidak akan dapat diselesaikan dengan cara-cara lama yang terbukti gagal menjawab tantangan zaman," kata Tjahjo saat mengukuhkan Dewan Pengurus Korps Pegawai RI (Korpri) Nasional periode 2022-2027, di Jakarta, Jumat (11/3/2022).

Tjahjo meminta birokrasi Korpri harus makin cerdas, kreatif, responsif, dan inovatif dalam mengembangkan layanan yang makin murah, baik, dan cepat melalui digitalisasi pelayanan. Tjahjo yakin, dengan jumlah anggota Korpri yang mencapai 4,2 juta orang baik di dalam maupun luar negeri, dukungan anggota Korpri akan sangat bermanfaat bagi kemajuan bangsa.

Baca juga: Menteri Tjahjo Terbitkan SE Cegah Korupsi dan Tingkatkan Integritas ASN

"Sejalan dengan itu, tentu saja diperlukan suatu pola kerja yang lebih gesit, sinergis, dan kolaboratif serta tidak terlalu birokratis," ucapnya.

Tjahjo pun mengimbau organisasi Korpri tak segan memberikan masukan kepada pemerintah, dan menyerap aspirasi seluruh anggota Korpri dalam upaya mendukung reformasi birokrasi demi mewujudkan ASN profesional, netral dan sejahtera.

Baca juga: Tjahjo: Instansi yang Masih Rekrut Tenaga Honorer Perlu Disanksi

"Tugas utama para ASN termasuk PPPK adalah menjaga soliditas di seluruh wilayah NKRI, menjadi perekat bangsa, termasuk menjaga persatuan dan kesatuan di NKRI," kata Tjahjo.

Pada bagian akhir arahannya, Tjahjo meminta Korpri mulai tahun depan membantu pemerintah mempersiapkan Kluster I sebanyak 60.000 ASN termasuk TNI/Polri untuk pindah ke Ibu Kota Nusantara (IKN).

"Mereka yang ditunjuk untuk pindah ke IKN adalah ASN yang profesional, ASN yang setia dan taat kepada Pancasila, UUD Negara RI, NKRI dan kemajemukan bangsa," kata Tjahjo.

(cip)
Komentar
Copyright © 2022 SINDOnews.com
read/ rendering in 0.1358 seconds (10.177#12.26)