Pakar: Kinerja Pemerintah Kendalikan Gelombang 3 Covid-19 Sangat Baik

Senin, 07 Maret 2022 - 19:10 WIB
loading...
Pakar: Kinerja Pemerintah...
Kinerja pemerintah dalam mengendalikan gelombang ketiga Covid-19 di Tanah Air dinilai sangat baik. Foto/Dok.SINDOnews
A A A
JAKARTA - Kinerja pemerintah dalam mengendalikan gelombang ketiga Covid-19 di Tanah Air dinilai sangat baik. Pasalnya, tidak terjadi kekurangan tempat perawatan, oksigen, dan ventilator seperti pada periode Delta.

“Kinerja pemerintah dalam mengendalikan gelombang ketiga sangat baik. Tingkat kematian jauh lebih rendah dari periode Delta,” kata Ahli epidemiologi dari Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Indonesia Iwan Ariawan kepada wartawan, Senin (7/3/2022).

Kemudian, tingkat kematian periode Omicron saat ini pun diakuinya jauh lebih rendah dari periode Delta. "Analisis dari data kematian pada orang yang terinfeksi Covid-19 pada periode Omicron (1 Januari 2022 - 28 Februari 2022) menunjukkan risiko kematian paling tinggi berada pada lansia dengan komorbid dan belum divaksin," tuturnya.

Baca juga: Satgas Covid-19 Optimistis Indonesia Segera Lewati Gelombang Ketiga, Ini Kuncinya



Dia mengatakan, lebih rendahnya tingkat kematian ini karena sifat varian Omicron yang lebih cepat menular namun fatalitasnya rendah. "Dan juga karena proporsi penduduk Indonesia yang sudah memiliki antibodi Covid-19 karena vaksinasi atau riwayat terinfeksi sudah tinggi," imbuhnya.

Iwan juga mengakui kondisi yang lebih baik itu karena vaksinasi Covid-19 yang digencarkan pemerintah. "Iya, survei menunjukkan orang yang sudah divaksin memiliki antibodi yang tinggi," pungkasnya.

Sementara itu, Anggota Komisi IX DPR Elva Hartati menjelaskan vaksinasi menjadi faktor utama untuk adanya peningkatan kesembuhan pasien Covid-19. "Tentunya juga adanya kesadaran masyarakat mengenai Covid-19 dan penanganannya serta respons dan kesiapan pemerintah yang lebih baik," ujarnya.

Tren kasus positif harian saat ini pun diakuinya cenderung menurun dan ini patut disyukuri. "Namun, saya tetap mendesak Kementerian Kesehatan untuk terus mengintensifkan testing dan tracing terutama di seluruh daerah yang melaporkan kasus positif," kata Elva.

Dia menilai testing dan tracing itu penting mengingat varian Omicron sangat cepat tersebar. Dia pun berharap tren menurun ini terus terjadi sehingga pandemi segera terkendali.

Dirinya pun bersyukur dengan kasus kesembuhan yang tinggi saat ini. Menurut dia, hal itu menunjukkan bahwa penanganan dan imunitas masyarakat saat ini lebih baik.

"Khusus untuk tingkat kematian, saya cenderung melihat adanya peningkatan jika dibandingkan dengan prediksi awal terkait Omicron. Saat ini tingkat kematian kita tertinggi ketiga di dunia dengan angka fatalitas Observed Case Fatality Ratio (CFR) 2,7 persen. Di bawah Peru dan Meksiko," katanya.

Sehingga, dia menuturkan bahwa harus ada proses evaluasi mendetail terkait hal ini khususnya terkait penyebab kematian. "Apakah komorbid ataukah penanganan yang terlambat karena masyarakat cenderung isolasi di rumah," pungkasnya.
(rca)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Waspadai Lagi Covid-19,...
Waspadai Lagi Covid-19, Kemenkes Imbau Tetap Prokes dan Hidup Sehat
Saran Epidemiolog Cegah...
Saran Epidemiolog Cegah Lonjakan Covid-19 saat Libur Nataru
Kasus Covid-19 Naik,...
Kasus Covid-19 Naik, Menko Muhadjir Effendy Minta Masyarakat Jangan Panik
Bupati Bengkulu Selatan...
Bupati Bengkulu Selatan Gusnan Mulyadi Dilaporkan ke KPK Terkait Dugaan Korupsi Dana Covid-19
Presiden Jokowi: Kalau...
Presiden Jokowi: Kalau Sudah Masuk Endemi, Kena Covid-19 Bayar
Kasus Covid-19 di Indonesia...
Kasus Covid-19 di Indonesia Bertambah 190, Meninggal 5 Orang
Eipstein Files : Covid-19,...
Eipstein Files : Covid-19, Konspirasi Tingkat Atas?
Epstein Files Singgung...
Epstein Files Singgung Bill Gates dan Simulasi Pandemi, Benarkah Covid-19 Sengaja Dibuat?
Rekor! Pria Ini Terinfeksi...
Rekor! Pria Ini Terinfeksi Covid-19 selama 2 Tahun Nonstop
Rekomendasi
Ronaldo Raja Gol Portugal...
Ronaldo Raja Gol Portugal di Piala Dunia
Iran akan Bangun Saluran...
Iran akan Bangun Saluran Komunikasi Langsung Hormuz dengan AS
Kajari Serdang Bedagai...
Kajari Serdang Bedagai Diamankan Kejagung, Diduga Tak Profesional
Berita Terkini
Ichsanuddin Noorsy:...
Ichsanuddin Noorsy: UGM Berada di Titik Nadir dalam Kasus Ijazah Jokowi
Asfinawati: Ujaran Kebencian...
Asfinawati: Ujaran Kebencian dalam HAM Menyangkut Ras hingga Agama Bukan Orang per Orang
UBK Keluarkan 9 Poin...
UBK Keluarkan 9 Poin Pernyataan usai Ketua BEM FH Abdimaludin Terima Uang Rp20 Juta
Haul Akbar Ploso, Gus...
Haul Akbar Ploso, Gus Muhaimin: Jangan Hanya Menonton, Santri Harus Jadi Solusi Bangsa
Tiyo UGM Dilaporkan...
Tiyo UGM Dilaporkan ke Polisi, Ray Rangkuti: Harusnya Orang Jahat yang Dihukum Bukan yang Berpikir
Berkas Perkara Roy Suryo...
Berkas Perkara Roy Suryo dan Dokter Tifa Dilimpahkan ke PN Jakarta Timur
Infografis
3 Fakta Tentara Israel...
3 Fakta Tentara Israel Sangat Lemah dalam Pertempuran Jarak Dekat
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved