8 Pekerja Tower Tewas Ditembak KKB, Mahfud MD: Presiden Minta Papua Dinormalkan

Senin, 07 Maret 2022 - 11:58 WIB
loading...
8 Pekerja Tower Tewas...
Menko Polhukam Mahfud MD menyampaikan bahwa Presiden Jokowi meminta aparat menormalkan situasi di Papua pascapenembakan 8 pekerja tower oleh KKB di Papua, Senin (7/3/2022). FOTO/MPI/Carlos Roy Fajarta
A A A
JAKARTA - Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan (Menko Polhukam) Mahfud MD menyatakan bahwa Presiden Joko Widodo (Jokowi) sudah meminta kepada institusi penegak hukum menormalkan kondisi Papua . Instruksi ini berkaitan dengan berbagai penembakan terhadap 8 pekerja tower oleh kelompok kriminal bersenjata (KKB), Rabu (2/3/2022).

"Terkait delapan pekerja yang meninggal di Papua sedang ditangani. Ya (pemerintah) terus mengoptimalkan institusi-institusi penegak hukum, penjaga keamanan dan pertahanan, serta menguatkan pemerintahan operasi teritorial," kata Mahfud MD saat menghadiri Rapat Pimpinan Bakamla kepada awak media, Senin (7/3/2022).

Menurut Mahfud, Presiden Jokowi meminta agar kondisi di Papua bisa dinormalkan dengan menjaga kondusifitas oleh aparat penegak hukum terkait. "Itu yang sudah digariskan Presiden, normalkan itu Papua. Papua harus dilihat dalam kondisi normal, karena kalau dianggap tidak normal malah jadi tidak produktif," kata Mahfud MD.



Ia mencontohkan perampasan senjata api terkait kasus kriminalitas di Papua tidak jauh berbeda dengan wilayah lainnya yang memiliki kerawanan kamtibmas. "Kita misalkan mau rampas senjata, itu cuman dapat 111 dalam setahun misalnya. Tapi kalau di tempat lainnya yang normal seperti di Maluku dan Jakarta itu ribuan," kata Mahfud MD.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Semangat Otsus Harus...
Semangat Otsus Harus Tercermin dalam Desain Politik Papua
Terungkap! 3 Modus Propaganda...
Terungkap! 3 Modus Propaganda Disintegrasi yang Membonceng Film Pesta Babi
Film Pesta Babi Bergeser...
Film Pesta Babi Bergeser dari Kritik Sosial Jadi Instrumen Kampanye Disintegrasi Papua
Tim Kolaborasi Film...
Tim Kolaborasi Film Pesta Babi Buka Suara setelah Mama Sinta Lapor Polisi
Yorrys Raweyai Soroti...
Yorrys Raweyai Soroti Eksploitasi Hutan di Tanah Papua dan Dorong Pembentukan Pansus
Kritik dalam Film Pesta...
Kritik dalam Film Pesta Babi Jadi Bahan Evaluasi Pembangunan di Papua
Investasi Jangka Panjang:...
Investasi Jangka Panjang: Kolaborasi Pendidikan demi Masa Depan Berkelanjutan di Papua
706 Paus dan Lumba-lumba...
706 Paus dan Lumba-lumba Dibantai, Laut Ini Berubah Jadi Perairan Darah
Gempa Magnitudo 5,4...
Gempa Magnitudo 5,4 Guncang Sarmi Papua
Rekomendasi
Sunan Kalijaga Buka...
Sunan Kalijaga Buka Suara setelah Dituding Tak Profesional oleh Erin Wartia
Imigran Sudan Tikam...
Imigran Sudan Tikam Warga Lokal, Kerusuhan Pecah di Irlandia Utara
Pakistan Gelar Serangan...
Pakistan Gelar Serangan Udara di Afghanistan, 13 Orang Tewas
Berita Terkini
Komisi VI DPR: Kenaikan...
Komisi VI DPR: Kenaikan Harga BBM Dilakukan Tiba-tiba, Kami Belum dapat Informasi
Gelar OTT, KPK Tangkap...
Gelar OTT, KPK Tangkap 5 ASN BPK
Kapolri: Banyak Pejabat...
Kapolri: Banyak Pejabat Kirim WA Minta Titipan Lolos Akpol
Sidang Gugatan Muktamar...
Sidang Gugatan Muktamar PPP, Saksi Tergugat Dinilai Tidak Konsisten
Hasil Survei: Publik...
Hasil Survei: Publik Puas dengan Kinerja Prabowo-Gibran, Dukung Program MBG dan KDKMP
AI Juru Selamat atau...
AI Juru Selamat atau Kepunahan Pekerja Industri Kreatif?
Infografis
Khawatir Ditembak Jatuh...
Khawatir Ditembak Jatuh Ukraina, Putin Minta Dikawal Jet Tempur
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved