Rektor UNUSIA Nilai Isra Miraj Berkaitan dengan Pengembangan SDM
Jum'at, 04 Maret 2022 - 17:32 WIB
loading...
A
A
A
Menurut dia, hal tersebut memberikan gambaran bahwa masyarakat itu dipastikan memiliki perkembangan. Perkembangan itu, kata dia, harus berkaitan dengan kemampuan pengembangan SDM.
“Misalnya, saat Isra Mi'raj itu orang enggak percaya bagaimana mungkin Nabi bisa melakukan perjalanan dari Masjidil Haram ke Masjidil Aqsa dan kemudian naik ke langit 7 dalam satu malam. Nah sekarang sudah mulai terbukti nih, dari Arab Saudi ke Masjidil Aqsa di Palestina, tidak lagi semalam. Dalam 6 jam aja, pakai pesawat sudah bisa sampai. Yang dulu mungkin enggak pernah dibayangkan,” ungkapnya.
Dia mengatakan dahulu perjalanan dari Arab ke Palestina sekitar 40 hari menggunakan unta. “Tinggal kita memecahkan misteri-misteri lain yang ada dalam peristiwa itu. Sebetulnya ini adalah pelajaran atau hikmah yang penting untuk kita, bahwa apa yang tadinya tidak mungkin secara nalar, dengan perkembangan ilmu dan pengetahuan dan teknologi yang diciptakan, dengan SDM yang inovatif, menjadi mungkin,” tuturnya.
“Jadi, pelajarannya adalah jika kita menginginkan perubahan, menginginkan kemajuan, menginginkan sesuatu yang jauh lebih baik dari sekarang, kalau kita berusaha, tidak ada yang tidak mungkin,” pungkas Juri.
“Misalnya, saat Isra Mi'raj itu orang enggak percaya bagaimana mungkin Nabi bisa melakukan perjalanan dari Masjidil Haram ke Masjidil Aqsa dan kemudian naik ke langit 7 dalam satu malam. Nah sekarang sudah mulai terbukti nih, dari Arab Saudi ke Masjidil Aqsa di Palestina, tidak lagi semalam. Dalam 6 jam aja, pakai pesawat sudah bisa sampai. Yang dulu mungkin enggak pernah dibayangkan,” ungkapnya.
Dia mengatakan dahulu perjalanan dari Arab ke Palestina sekitar 40 hari menggunakan unta. “Tinggal kita memecahkan misteri-misteri lain yang ada dalam peristiwa itu. Sebetulnya ini adalah pelajaran atau hikmah yang penting untuk kita, bahwa apa yang tadinya tidak mungkin secara nalar, dengan perkembangan ilmu dan pengetahuan dan teknologi yang diciptakan, dengan SDM yang inovatif, menjadi mungkin,” tuturnya.
“Jadi, pelajarannya adalah jika kita menginginkan perubahan, menginginkan kemajuan, menginginkan sesuatu yang jauh lebih baik dari sekarang, kalau kita berusaha, tidak ada yang tidak mungkin,” pungkas Juri.
(rca)
Lihat Juga :