Pakar Hukum Tata Negara: Elite yang Usul Penundaan Pemilu 2024 Tak Berpikir Panjang

Kamis, 03 Maret 2022 - 17:07 WIB
loading...
Pakar Hukum Tata Negara:...
Pakar hukum tata negara Margarito Kamis menilai, elite politik yang mengusulkan penundaan Pemilu 2024 tidak berpikir panjang. Foto/SINDOnews
A A A
JAKARTA - Pakar hukum tata negara Margarito Kamis menilai, usulan mengenai penundaan Pemilu 2024 oleh para elite politik di Indonesia adalah bentuk Ketidakwarasan.

Margarito mengatakan, penundaan pemilu dengan penambahan masa jabatan tidak akan masuk akal. Karena perlu adanya perubahan pada Undang-Undang Dasar 1945. "Katakanlah wacana tersebut disetujui, siapa yang mau rubah? MPR enggak bisa ubah, DPR enggak bisa ubah, DPD enggak bisa ubah, Presiden enggak bisa ubah, KPU enggak bisa ubah, siapa yang mau merubah?," ujar Margarito, Kamis (3/3/2022).

Baca juga: Survei LSN: Meski Kepuasan Terhadap Jokowi Tinggi, Tapi Publik Tolak Pemilu Ditunda

Menurut Margarito, para elite politik yang ikut menyuarakan penundaan sama sekali tidak paham dan berpikir panjang. Padahal, dengan adanya penundaan pemilu banyak aspek yang perlu diubah. "Kalau dia mau proses nah itu baru soal hukumnya muncul, nah yang jadi pertanyaannya siapa yang mengubah? Yang diubah, apanya yang diubah?," tegas Margarito.

Baca juga: Pemilu 2024 Ditunda, Sekjen PDIP: Orang di Sekitar Tak Paham Kehendak Presiden Jokowi
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Ajak Elite Politik Jaga...
Ajak Elite Politik Jaga Stabilitas Politik dan Konsisten Bersikap, Misbakhun: Jangan Ambigu
Fahri Hamzah Minta Elite...
Fahri Hamzah Minta Elite Nasional Jangan Terus Kembangkan Narasi Perpecahan
Kilas Balik Perjalanan...
Kilas Balik Perjalanan Politik Prabowo Diputar di Istana, Termasuk saat Bersama Megawati di Pilpres 2009
Prabowo Sindir Ada Elite-elite...
Prabowo Sindir Ada Elite-elite Cari Kambing Hitam saat Bencana Sumatera, Siapa Itu?
Bertemu Megawati, Jimly:...
Bertemu Megawati, Jimly: Banyak Topik Pembahasan, Salah Satunya Reformasi Polri
Berikan Buku Amendemen...
Berikan Buku Amendemen UUD ke Megawati, Jimly: Usai Urus Polisi, Kita Benahi yang Lain
Gaya Hidup Nepo Kids...
Gaya Hidup 'Nepo Kids' Nepal Bikin Marah Demonstran Gen-Z: dari Tas Desainer hingga Mobil Mewah
Demo Gen-Z Nepal: Elite...
Demo Gen-Z Nepal: Elite Politik Diburu dari Parlemen hingga Hotel Mewah
Kantor Sekretariat DPD...
Kantor Sekretariat DPD Partai Perindo Puncak Jaya Dibakar, Deiron Kogoya: Pemilukada Sudah Selesai, Pelaku Harus Diusut!
Rekomendasi
Disambut Antusias! 86...
Disambut Antusias! 86 SD Ikuti Audisi Liga Bintang Juara GTV di Depok
Persaingan Ketat! 86...
Persaingan Ketat! 86 Peserta Audisi Liga Bintang Juara GTV di Depok Berebut Tiket ke Jakarta
Kemenko PM Gelar Global...
Kemenko PM Gelar Global Talent Day, Buka Akses Kerja ke Jepang-Jerman
Berita Terkini
Asfinawati: Ujaran Kebencian...
Asfinawati: Ujaran Kebencian dalam HAM Menyangkut Ras hingga Agama Bukan Orang per Orang
UBK Keluarkan 9 Poin...
UBK Keluarkan 9 Poin Pernyataan usai Ketua BEM FH Abdimaludin Terima Uang Rp20 Juta
Haul Akbar Ploso, Gus...
Haul Akbar Ploso, Gus Muhaimin: Jangan Hanya Menonton, Santri Harus Jadi Solusi Bangsa
Tiyo UGM Dilaporkan...
Tiyo UGM Dilaporkan ke Polisi, Ray Rangkuti: Harusnya Orang Jahat yang Dihukum Bukan yang Berpikir
Berkas Perkara Roy Suryo...
Berkas Perkara Roy Suryo dan Dokter Tifa Dilimpahkan ke PN Jakarta Timur
Berkas Perkara 3 Pejabat...
Berkas Perkara 3 Pejabat Bea Cukai Dilimpahkan ke Pengadilan, Segera Disidang
Infografis
3 Negara yang Dilanda...
3 Negara yang Dilanda Demo Besar pada Pertengahan 2024
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved