Isu Penundaan Pemilu 2024, Presiden Diminta Jangan Diam

Kamis, 03 Maret 2022 - 08:16 WIB
loading...
Isu Penundaan Pemilu...
Ahmad Khoirul Umam menyatakan, sejak awal operasi politik wacana penundaan Pemilu 2024 ini dijalankan dengan strategi cek ombak atau testing the water. Foto/Ilustrasi
A A A
JAKARTA - Managing Director of Paramadina Public Policy Institute, Ahmad Khoirul Umam menyatakan, sejak awal operasi politik terkait wacana penundaan Pemilu 2024 ini dijalankan dengan strategi cek ombak atau 'testing the water'.

Baca juga: Wacana Penundaan Pemilu 2024 Merepresentasikan Pemufakatan Jahat

"Operasinya akan semakin cepat dan sistematis jika tidak ada resistensi politik dari partai-partai dan masyarakat sipil," ujarnya saat dihubungi MNC Portal, Kamis (3/3/2022).

Baca juga: Dituding Jadi Biang Kerok Penundaan Pemilu 2024, Ini Pembelaan Jubir Luhut

Sebaliknya menurut Umam, operator lapangan akan mengendur saat dukungan politik tidak terkonsolidasi. Namun begitu, operasi politik semacam ini benar-benar harus diantisipasi secara serius, karena kekuatan ekonomi-politik 'predatorik' yang mendorong wacana ini bisa bergerak secara cepat, terstruktur dan sistematis.



"Hal itu terbukti dalam proses politik legislasi yang serba tidak transparan dalam pengesahan UU Minerba, UU KPK, dan UU Cipta Kerja, dan UU IKN, yang semua seolah begitu mudah diseret ke dalam ruang gelap kekuasaan," ungkapnya.

Lebih lanjut Umam menilai, yang perlu dipertanyakan adalah, sikap Presiden Joko Widodo (Jokowi) yang diam dan mendiamkan proses politik ini berkembang. Sehingga wajar publik mempertanyakan komitmen demokrasi Presiden.

Di sisi lain, kata Direktur Eksekutif Indostrategic ini, publik juga patut menduga bahwa aktor operasi politik ini nampak ada di lingkaran kekuasaan, di mana elite PAN telah menyebut nama Menteri Koordinator bidang Kemaritiman dan Investasi, Luhut Binsar Panjaitan yang mengorkestrasi operasi politik dan berusaha mengesankan arsitektur politik yang mengarah seperti era Orde Baru tersebut.

"Dengan mengatasnamakan restu Presiden, yang bersangkutan bisa menyuruh-nyuruh para ketua umum partai politik dan mengubahnya sebagai pion-pion kepentingan ekonomi-politik oligarki di belakang semua ini," ucapnya.

Oleh karena itu menurut Umam, jadi apakah 'operasi politik' penundaan pemilu ini akan berlanjut atau tidak, semua itu tergantung pada komitmen partai-partai yang telah bersikap tegas menolak wacana tersebut.

"Di sini, saya mengapresiasi konsistensi dan kesamaan pandangan PDIP dan Partai Demokrat sebagai 2 partai yang pernah menjadi partai penguasa, yang memilih disiplin menjaga aturan konstitusi, ketimbang ingin mengubah-ubah aturan sesuai keinginan dan kepentingan ekonomi-politik masing-masing," pungkasnya.
(maf)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Tak Hanya Mantan Presiden...
Tak Hanya Mantan Presiden dan Wapres, Prabowo Juga Undang Ketum Parpol hingga Eks Menlu
Polemik Utang Kereta...
Polemik Utang Kereta Cepat Whoosh, Jokowi Ungkap Keuntungan Sosial
KPU Tepis Tudingan Roy...
KPU Tepis Tudingan Roy Suryo Selundupkan Aturan Soal Ijazah untuk Loloskan Gibran
Minta Relawan Tak Terpancing...
Minta Relawan Tak Terpancing Isu Negatif, Gibran: Saya Sendiri Saja Tidak Pernah Menanggapi
Jelang Setahun Pemerintahan...
Jelang Setahun Pemerintahan Prabowo-Gibran, Wapres Temui Relawan Pendukung
Ketua MPR Sangkal Isu...
Ketua MPR Sangkal Isu Masa Jabatan Presiden Bakal Diubah Menjadi 8 Tahun
Warga Karo Bangun Patung...
Warga Karo Bangun Patung Jokowi Senilai Rp2,5 Miliar, Simbol Terima Kasih
Ini Riwayat Pendidikan...
Ini Riwayat Pendidikan Seluruh Presiden Indonesia, Sudah Tahu?
Jokowi Apresiasi Pertemuan...
Jokowi Apresiasi Pertemuan Prabowo-Megawati
Rekomendasi
Ketua PMI Jakpus Apresiasi...
Ketua PMI Jakpus Apresiasi Dukungan MNC Peduli di Jumtek PMR dan Relawan 2026
Disdik Depok Dukung...
Disdik Depok Dukung Penuh Liga Bintang Juara GTV, Jadi Wadah Prestasi Siswa SD
Ini Penampakan Taufik...
Ini Penampakan Taufik Hidayat usai Ditangkap Polisi, Tangan Diborgol Tali Ties
Berita Terkini
Asfinawati: Ujaran Kebencian...
Asfinawati: Ujaran Kebencian dalam HAM Menyangkut Ras hingga Agama Bukan Orang per Orang
UBK Keluarkan 9 Poin...
UBK Keluarkan 9 Poin Pernyataan usai Ketua BEM FH Abdimaludin Terima Uang Rp20 Juta
Haul Akbar Ploso, Gus...
Haul Akbar Ploso, Gus Muhaimin: Jangan Hanya Menonton, Santri Harus Jadi Solusi Bangsa
Tiyo UGM Dilaporkan...
Tiyo UGM Dilaporkan ke Polisi, Ray Rangkuti: Harusnya Orang Jahat yang Dihukum Bukan yang Berpikir
Berkas Perkara Roy Suryo...
Berkas Perkara Roy Suryo dan Dokter Tifa Dilimpahkan ke PN Jakarta Timur
Berkas Perkara 3 Pejabat...
Berkas Perkara 3 Pejabat Bea Cukai Dilimpahkan ke Pengadilan, Segera Disidang
Infografis
Delcy Rodriguez, Presiden...
Delcy Rodriguez, Presiden Sementara Venezuela yang Dijuluki Harimau
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved