Gugus Tugas Catat 137.829 Hoaks Covid-19

Senin, 15 Juni 2020 - 14:11 WIB
loading...
Gugus Tugas Catat 137.829...
Gugus Tugas Nasional Percepatan Penanganan Covid-19 mencatat 137.829 hoaks terkait Covid-19. Ilustrasi/SINDOnews
A A A
JAKARTA - Gugus Tugas Nasional Percepatan Penanganan Covid-19 bidang pengamanan dan hukum mencatat 137.829 isu hoaks terkait Covid-19 . Jumlah ini tercatat dari evaluasi hasil monitoring penanganan penyebaran isu hoaks Covid-19 periode 30 Januari hingga 14 Juni 2020.

"Di sini perlu diketahui bahwa kita berita-berita hoaks ini sangat banyak sekali. Itu sampai mencapai jumlahnya adalah 137.829. Ini luar biasa," kata Sub Bidang Pengamanan dan Penegakan Hukum Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Nasional Brigjen Pol Darmawan Sutawijaya di Media Center Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19, Graha BNPB, Jakarta, Senin (15/6/2020).

Darmawan mengatakan, dari jumlah tersebut sebanyak 130.680 kasus telah dilakukan penyelidikan oleh Satuan Cyber Badan Reserse Kriminal (Bareskrim) Polri. Dia menambahkan, sudah ada 17 yang ditahan terkait penyebaran hoaks.

"Dalam penegakan hukum, khususnya yang sekarang sedang ditangani ini sangat banyak sekali. Khusus yang sudah kami tahan dalam hal ini yaitu sebanyak 17 tersangka yang kita tahan. Kemudian yang masih dalam proses adalah 87 orang," jelas Darmawan. (Baca juga: Dilaporkan ke Polisi, Subur Sembiring: Jangan Kebiri Hak Saya ) .

Adapun jenis-jenis hoaks beragam mulai dari isu seputar korban meninggal akibat Covid-19 padahal disebabkan oleh hal lain, penyebaran berita Covid-19 tanpa ada informasi resmi, WNA yang masuk ke Indonesia dengan membawa virus Covid-19, hingga penghinaan Presiden dan pejabat negara.

Mereka disangkakan dengan Pasal 28, Pasal 48 Undang-Undang Informasi dan Transaksi Elektronik; Pasal 14 dan Pasal 15 Undang-Undang Nomor 1 Tahun 1946 tentang Peraturan Hukum Pidana; dan/atau Pasal 16 Undang-undang Penghapusan Diskriminasi Ras dan Etnis (UU PDRE). (Baca juga: Bus Gratis Pemprov DKI Jurusan Depok-Jakarta Sepi Penumpang ).
(zik)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Pemerintah Perlu Menetralisir...
Pemerintah Perlu Menetralisir Narasi Negatif di Media Sosial
Isu Mark Up Harga Sepatu...
Isu Mark Up Harga Sepatu Siswa Sekolah Rakyat, Gus Ipul: Itu Fitnah, Hoaks
Soroti Pernyataan Amien...
Soroti Pernyataan Amien Rais, Pengamat Ingatkan Bahaya Politik Fitnah
Tanggapi Amien Rais,...
Tanggapi Amien Rais, Gerakan Pemuda Marhaen: Penurunan Kualitas Demokrasi
Komdigi Tegaskan Video...
Komdigi Tegaskan Video Amien Rais soal Prabowo Hoaks dan Bermuatan Ujaran Kebencian
Beredar Isu Kas Masjid...
Beredar Isu Kas Masjid Bakal Dikelola Pemerintah, Kemenag Tegaskan Itu Hoaks
Tepis Hoaks Menolak,...
Tepis Hoaks Menolak, DPR Kebut RUU Aset
Viral Video Letusan...
Viral Video Letusan Gunung Anak Krakatau Disertai Semburan Api Merah, PVMBG: Hoaks Buatan AI
Jangan Jadi Korban!...
Jangan Jadi Korban! Ini Strategi Melawan Hoaks Lowongan Kerja yang Wajib Diketahui
Rekomendasi
AS Tak Dapat Lindungi...
AS Tak Dapat Lindungi 50.000 Pasukannya di Timur Tengah dari Persenjataan Iran yang Besar
Brand Lokal Indonesia...
Brand Lokal Indonesia Kian Mendunia, Sukses Raih Indonesia Most Powerful Brands in Global Market 2026
Militer Iran Gempur...
Militer Iran Gempur Sistem Rudal HIMARS AS di Kuwait
Berita Terkini
UU PFII Bukti Pemerintah...
UU PFII Bukti Pemerintah Serius Bangun Fondasi Ekonomi Jangka Panjang
BGN Perkenalkan Deputi-Sestama...
BGN Perkenalkan Deputi-Sestama Baru, Ada Mantan Kapuspenkum Kejagung
Dugaan Penyamaran Aset...
Dugaan Penyamaran Aset Mantan Jampidsus Febrie Adriansyah Disorot
Jadi Investor Fiktif,...
Jadi Investor Fiktif, 10 WNA Ditangkap Imigrasi
Penguatan Kualitas Lulusan...
Penguatan Kualitas Lulusan Terus Digencarkan SGU
Cerita Megawati Pergoki...
Cerita Megawati Pergoki Intelijen: Hidup Saya Ini Diinteli Terus
Infografis
Jadwal Cuti Bersama...
Jadwal Cuti Bersama ASN Tahun 2026, Catat Tanggalnya
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved