TNI AL Akan Usut Dugaan Penolakan Pasien di RSAL Merauke
Minggu, 27 Februari 2022 - 00:53 WIB
loading...
Kepala Dinas Penerangan Angkatan Laut (Kadispenal) Laksma TNI Julius Widjojono. Foto/MPI
A
A
A
JAKARTA - TNI AL meminta maaf terkait video viral yang mengatakan bahwa ada penolakan pasien oleh Rumah Sakit Angkatan Laut (RSAL) Lantamal XI Merauke. TNI AL juga memastikan, akan melakukan penyelidikan kejadian tersebut.
Baca juga: KSAL Terima Laporan Korps Kenaikan Pangkat Pati TNI AL Terbanyak Sepanjang Sejarah
Kepala Dinas Penerangan Angkatan Laut (Kadispenal) Laksma TNI Julius Widjojono menegaskan, jika dalam penyelidikan nanti terbukti ada kelalaian dari petugas rumah sakit, maka akan diproses sesuai hukum yang berlaku.
Baca juga: Dibantu TNI AL, Warga Terdampak Bencana Gelombang Tinggi di Kota Sorong Mengaku Gembira
Julius menyebut, hal ini sudah menjadi komitmen dari Kepala Staf Angkatan Laut (KSAL) Laksamana TNI Yudo bahwa Margono tak akan ada prajurit yang lolos dari hukum. Pasalnya, komitmen serupa juga disampaikan Panglima TNI Jenderal TNI Andika Perkasa, prajurit yang salah akan diproses secara hukum.
"Kalau sudah terbukti melanggar, tidak ada seorang pun anggota TNI AL yang bersalah yang lolos dari jerat hukum. Masalah ini perlu ditindaklanjuti," ungkap Julius dalam keterangannya, Sabtu (26/2/2022).
Baca juga: KSAL Terima Laporan Korps Kenaikan Pangkat Pati TNI AL Terbanyak Sepanjang Sejarah
Kepala Dinas Penerangan Angkatan Laut (Kadispenal) Laksma TNI Julius Widjojono menegaskan, jika dalam penyelidikan nanti terbukti ada kelalaian dari petugas rumah sakit, maka akan diproses sesuai hukum yang berlaku.
Baca juga: Dibantu TNI AL, Warga Terdampak Bencana Gelombang Tinggi di Kota Sorong Mengaku Gembira
Julius menyebut, hal ini sudah menjadi komitmen dari Kepala Staf Angkatan Laut (KSAL) Laksamana TNI Yudo bahwa Margono tak akan ada prajurit yang lolos dari hukum. Pasalnya, komitmen serupa juga disampaikan Panglima TNI Jenderal TNI Andika Perkasa, prajurit yang salah akan diproses secara hukum.
"Kalau sudah terbukti melanggar, tidak ada seorang pun anggota TNI AL yang bersalah yang lolos dari jerat hukum. Masalah ini perlu ditindaklanjuti," ungkap Julius dalam keterangannya, Sabtu (26/2/2022).
Lihat Juga :