Ramadhan di Tengah Wabah Corona, Momentum Umat Islam Naik Kelas

Jum'at, 24 April 2020 - 07:19 WIB
loading...
A A A
Ketua Harian Tanfidziah PBNU Robikin Emhas juga mengungkapkan, Ramadan kali ini semestinya menjadi mendekatkan diri kepada Allah, seperti meningkatkan kesalehan sosial. Umat harus bersyukur karena meski menghadapi pandemi, masih bisa bertemu dengan Ramadan. Ini merupakan anugerah besar dan jangan sampai bulan suci ini terlewati tanpa makna.

Sebaliknya, dia mengajak umat menjadikan Ramadan sebagai sarana untuk meningkatkan kualitas penghambaan dan pengabdian. Agar kesalehan individual makin membaik dan kesalehan sosial nyata dirasakan umat manusia. “Jangan ada yang berpikir wabah korona ini untuk menghindari berbagai macam jenis peribadatan selama bulan Ramadan, apalagi untuk tidak menjalankan puasa,” ucapnya.

Buka puasa dan sahur juga cukup dilakukan di rumah masing-masing, tak perlu menggelar di jalanan (on the road). Kalau berkecukupan rezeki, bagikan rezeki berupa uang atau sembako kepada yang membutuhkan. Pandemi ini, tandas Robikin, adalah bencana global sehingga berdampak pada seluruh sektor dan sendi-sendi kehidupan. “Mari bersatu. Ikuti keputusan dan kebijakan pemerintah. Sudah banyak contoh sikap-sikap abai dengan menentang protokol kesehatan yang justru makin memperburuk keadaan,” katanya.

Wakil Ketua Komisi X DPR Dede Yusuf juga menilai Ramadan kali ini justru menjadi sarana untuk menguatkan penghambaan diri kepada Allah. Pandemi saat ini telah membuat tempat-tempat ibadah di berbagai belahan dunia sepi. Namun, kesepian ini jangan sampai membuat umat menjadi kecil hati atau takut. Sebaliknya, berpijak perjuangan Nabi Muhammad saat menyiarkan Islam, meski sedikit pengikut tidak penuh kegemerlapan, kemenangan tetap bisa diraih. “Ini jadi perhatian kita bahwa kita tetap bisa khusyuk, meski sepi atau di rumah,” ujar Dede saat wawancara dengan Sindo Media di platform Instagram Live kemarin.

Ramadhan kali ini, tambah Dede, juga harus menjadi momentum untuk menyatukan anak bangsa. Selama ini bangsa Indonesia telah terbukti mampu melewati berbagai krisis dan tantangan seperti pemberontakan. Namun, Indonesia nyatanya tetap kuat dan tidak mudah dipecah belah. “Ini karena kita gotong-royong. Jika kita bersama maka akan menjadi energi. Maka anggaplah pandemi Covid-19 ini seperti kita berpuasa yang menuntut kesucian hati,” tuturnya. (Neneng Zubaidah/Abdul Rochim)
(ysw)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Kemenag Sebut Sidang...
Kemenag Sebut Sidang Isbat Tetap Penting Digelar, Ini Alasannya
PBNU: Awal Ramadan 1445...
PBNU: Awal Ramadan 1445 H Jatuh pada Selasa 12 Maret 2024
PP Muhammadiyah: 1 Ramadan...
PP Muhammadiyah: 1 Ramadan 1445 H Jatuh pada Senin 11 Maret 2024
Presiden Jokowi Segera...
Presiden Jokowi Segera Cabut Status Pandemi Covid-19
Menko PMK: Pasien Covid-19...
Menko PMK: Pasien Covid-19 Kini Ditanggung BPJS Kesehatan
Manifestasi Nilai Moderasi...
Manifestasi Nilai Moderasi Beragama dalam Ibadah Puasa
Ramadan 2026 di Bekasi...
Ramadan 2026 di Bekasi Kian Semarak, Ada Banyak Hadiah
Bulan Sejajar Terjadi...
Bulan Sejajar Terjadi Tepat di Atas Kakbah, Fenomena Ini Jadi Kalibrasi Arah Kiblat
Hino Siagakan 18 Titik...
Hino Siagakan 18 Titik Pusat Layanan di Jalur Mudik 2026
Rekomendasi
Kejati Jakarta Tetapkan...
Kejati Jakarta Tetapkan Tersangka Baru Perkara Proyek Fiktif di Kementerian PU, Negara Rugi Rp16 Miliar
Dituduh Meniru Porsche...
Dituduh Meniru Porsche Taycan, Bos MG Kehilangan Muka
Hadirkan Teknologi Smart...
Hadirkan Teknologi Smart Ecosystem Compactplus, Produksi Lokal Berstandar Internasional
Berita Terkini
Momen Prabowo Beri Angklung...
Momen Prabowo Beri Angklung ke Presiden Narendra Modi Jadi Bukti Simbol Persahabatan
Prabowo Minta Dibentuk...
Prabowo Minta Dibentuk Satgas Akademisi, Begini Reaksi Mendiktisaintek
PTUN Jakarta Kabulkan...
PTUN Jakarta Kabulkan Gugatan Pegawai Kemenham ke Natalius Pigai
Polisi Tetapkan 32 Tersangka...
Polisi Tetapkan 32 Tersangka Kasus Dugaan Haji Ilegal, Kerugian Rp116 Miliar
Inovasi AI Sampah Semarang...
Inovasi AI Sampah Semarang Raih Guangzhou Award 2026
Reaksi Praperadilan...
Reaksi Praperadilan Roy Suryo, Ade Darmawan: Jangan Senang Dulu, Pokok Perkara Tidak Gugur
Infografis
Ahmad Vahidi, Panglima...
Ahmad Vahidi, Panglima Baru IRGC di Tengah Perang Lawan AS-Israel
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved