Tokoh Muslim di AS: Azan dan Salawat Itu Indah Tidak Pantas Diperbandingkan Suara Anjing
Kamis, 24 Februari 2022 - 11:03 WIB
loading...
Imam Masjid New York Shamsi Ali bertemu Menag Yaqut Cholil Qoumas, Selasa (9/3/2021). FOTO/DOK.KEMENAG
A
A
A
JAKARTA - President of Nusantara Foundation & MFA, Imam Shamsi Ali turut bersuara terkait pernyataan Menteri Agama ( Menag) Yaqut Cholil Qoumas yang menganalogikan pengeras suara masjid dan gonggongan anjing. Menurutnya, suara azan dan salawat yang keluar dari toa masjid adalah kalimat indah nan penuh makna, sehingga tidak pantas disamakan dengan suara anjing.
"Gus Menteri, semoga ini salah komunikasi/salah memberi contoh saja. Pejabat pastinya tahu mengkomunikasikan masalah scr benar & proporsional. Apalagi kaitannya agama, tahu sendiri bisa sensitif. Suara azan & sholawat itu indah & penuh makna. Tdk pantas dicontohkan suara anjing," cuit Imam Shamsi Ali di akun Twitternya, Kamis (24/2/2022).
Menurut tokoh muslim di Amerika Serikat ini, pengeras suara masjid atau musala tidak terlalu penting untuk diatur. Sensivitas manusia bisa diselesaikan dengan pendidikan dan saling memahami.
"Saya pernah tinggal tdk jauh dari sebuah gereja di NY. Nggak tersinggung dg bunyi bell. Sekitar gereja bahkan ada sekolah. Bunyi bell itu panjang di jam 10-an Pagi. Tidk ada yang marah. Itu Hidup manusia yang Sudah biasa. Akan jadi sensitif kalah disensitifkan.. drama jadinya," tulisnya lagi.
"Gus Menteri, semoga ini salah komunikasi/salah memberi contoh saja. Pejabat pastinya tahu mengkomunikasikan masalah scr benar & proporsional. Apalagi kaitannya agama, tahu sendiri bisa sensitif. Suara azan & sholawat itu indah & penuh makna. Tdk pantas dicontohkan suara anjing," cuit Imam Shamsi Ali di akun Twitternya, Kamis (24/2/2022).
Menurut tokoh muslim di Amerika Serikat ini, pengeras suara masjid atau musala tidak terlalu penting untuk diatur. Sensivitas manusia bisa diselesaikan dengan pendidikan dan saling memahami.
"Saya pernah tinggal tdk jauh dari sebuah gereja di NY. Nggak tersinggung dg bunyi bell. Sekitar gereja bahkan ada sekolah. Bunyi bell itu panjang di jam 10-an Pagi. Tidk ada yang marah. Itu Hidup manusia yang Sudah biasa. Akan jadi sensitif kalah disensitifkan.. drama jadinya," tulisnya lagi.
Lihat Juga :