TNI AL Ungkap Alasan Pantai Selatan Dijadikan Tempat Latihan Tempur dan Pembaretan Marinir

Rabu, 23 Februari 2022 - 05:25 WIB
loading...
TNI AL Ungkap Alasan...
Pantai Baruna Kondang Iwak yang kerap dijadikan lokasi pembaretan oleh Korps Marinir TNI AL. Foto: Instagram @Letjen TNI Suhartono
A A A
JAKARTA - Dari sekian banyak pantai di sepanjang laut Selatan Jawa, terdapat salah satu lokasi yang kerap dijadikan lokasi pembaretan oleh Korps Marinir TNI AL. Tempat itu adalah Pantai Baruna Kondang Iwak, Malang.

Pantai di pesisir Selatan tidak bisa dilepaskan begitu saja dari ragam kisah-kisah misterius nan mistis. Legenda tentang penguasanya, Nyi Roro Kidul, begitu kental di tengah masyarakat.

Cerita turun temurun menyebut adanya larangan mengenakan baju hijau saat ke pantai-pantai laut Selatan. Sebab hal itu dapat dianggap menyaingi Kanjeng Ratu.

Baca juga: Bukan Salah Nyi Roro Kidul, Ini Alasan Larangan Pakai Baju Hijau di Pantai Selatan Jawa

Namun, Pantai Baruna Kondang Iwak biasa dijadikan oleh pasukan Baret Ungu untuk menutup rangkaian kegiatan Pendidikan Komando calon prajurit remaja. Para prajurit ditempa selama 90 hari lamanya.

Latihan meliputi tahap komando, tahap laut, tahap hutan, tahap gerilya lawan gerilya, hingga yang tergolong berat, yakni tahap lintas medan dengan berjalan sejauh 300 Km.

Baca juga: Sertijab Dankormar, KSAL Ungkap tentang Kekuatan Marinir

Kepala Dinas Penerangan TNI AL (Kadispenal) Laksma TNI Julius Widjojono angkat bicara mengenai alasan dipilihnya Pantai Selatan menjadi lokasi pembaretan.

Kata Julius, dipilihnya lokasi ini lantaran kondisi geografisnya yang menantang. Pantai Baruna setiap harinya tidak henti dihantam ombak dan gelombang tinggi Samudera Hindia.

Hal itu yang menyebabkan TNI AL memilih lokasi di Pantai Selatan. Diharapkan dari tempat ini dapat lahir prajurit yang tangguh, militan, serta pantang menyerah.

"Mengapa pembaretan di Selatan? Karena ombaknya lebih besar dan konturnya itu sulit sehingga mampu mendidik prajurit kita militan, pantang menyerah, tangguh," ungkap Julius ketika dihubungi MNC Portal, Selasa (22/2/2022).



Eks Komandan Korps Marinir (Dankormar) Letjen TNI Mar Suhartono pernah mengungkapkan, bahwa lokasi latihan pertempuran ini berada di bibir samudera paling misterius di dunia. Misteri itu dilengkapi cerita Nyi Roro Kidul atau kerajaan makhluk halus.

"Sebuah pantai tempat latihan pertempuran laut dan hutan prajurit petarung Korps Marinir yang berada di tepian samudera penuh misteri dan legendanya, 'segoro kidul'," tulis Suhartono dalam akun Instagram pribadinya.

Terdapat beberapa titik kenal sebagai penanda pantai Baruna, antara lain pisau komando dan tulisan marinir di atas karang. Lalu, ada pula emblem marinir yang menempel di dinding bukit dengan ukuran 10 x 10 meter di atas deburan ombak yang datang silih berganti.

Tepat di belakang pantai ini ada sebuah hutan belantara. Konon, lokasinya masih asli dan sama sekali belum terjamah.
(thm)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Komisi I DPR Setujui...
Komisi I DPR Setujui Hibah Kapal Induk Giuseppe Garibaldi, Nurul Arifin: Perkuat Pertahanan dan Tingkatkan Daya Gentar
Daftar 25 Perwira TNI...
Daftar 25 Perwira TNI AL Pecah Bintang usai Upacara Kenaikan Pangkat Juli 2026
Daftar 31 Pati TNI AL...
Daftar 31 Pati TNI AL Naik Pangkat, Salah Satunya Laksma Khoirul Fu’ad yang Jabat Wadanpuspomal
Profil Kolonel Marinir...
Profil Kolonel Marinir Profs Dhegratmen Syah Akbara, Perwira Petarung yang Jabat Dandenjaka
Pangkormar Pimpin Sertijab...
Pangkormar Pimpin Sertijab 7 Jabatan Strategis, Danbrigif 4 Mar/BS hingga Dandenjaka
Kapal Induk Garibaldi...
Kapal Induk Garibaldi dan Masa Depan Strategi Maritim Indonesia
Berkali-kali Gagal Tes,...
Berkali-kali Gagal Tes, Anak Petani Sumbawa Bangga Dilantik Prabowo Jadi Perwira TNI
Pendaftaran Calon Bintara...
Pendaftaran Calon Bintara PK Pria TNI AL 2026 Kembali Dibuka, Lulusan SMA-D3 Bisa Daftar
5 Kapal Perang Paling...
5 Kapal Perang Paling Canggih di ASEAN
Rekomendasi
23 Juta Orang Teken...
23 Juta Orang Teken Petisi Boikot Argentina di Piala Dunia, Presiden Milei Meradang
Trump Tiba-tiba Ganti...
Trump Tiba-tiba Ganti Pesawat karena Takut Dibunuh usai KTT NATO di Turki
Perpres Operasional...
Perpres Operasional Koperasi Desa Merah Putih Ditargetkan Terbit Pekan Depan, Atur Penyaluran Subsidi hingga Bansos
Berita Terkini
Tak Pakai Rompi Tahanan,...
Tak Pakai Rompi Tahanan, Febrie Adriansyah Diduga Pegang Kartu As Tawar Proses Hukum
Putusan MK Baru Langkah...
Putusan MK Baru Langkah Awal, IAW Dorong Restitusi Historis Kuota Internet Hangus
Menkum Supratman: Tarif...
Menkum Supratman: Tarif Merek UMKM Tetap dan Pendaftaran Hak Cipta Lagu Gratis
Pemilik Dolar dan Emas...
Pemilik Dolar dan Emas 74 Kg Bakal Ajukan Gugatan, Pengacara Don Ritto: Secepat-cepatnya
Perindo Perkuat Pemahaman...
Perindo Perkuat Pemahaman dan Kapasitas Anggota DPRD lewat Bimtek Nasional 2026, Dorong Ekonomi Kerakyatan
Febrie Adriansyah Jadi...
Febrie Adriansyah Jadi Tersangka TPPU, Kejagung Paparkan Modusnya
Infografis
Tempat Latihan Pergi...
Tempat Latihan Pergi ke Bulan Diserbu Astronot dan Wisatawan
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved