Bertemu Dubes Inggris, Menko Airlangga Banggakan Kartu Prakerja

Kamis, 17 Februari 2022 - 16:20 WIB
loading...
Bertemu Dubes Inggris, Menko Airlangga Banggakan Kartu Prakerja
Menko bidang Perekonomian Airlangga Hartarto mengatakan, Kartu Prakerja ini sebagai upaya akselerasi pemanfaatan teknologi digital yang dilakukan Indonesia. Foto/SINDOnews
A A A
JAKARTA - Kartu Prakerja menjadi salah satu yang dibanggakan Menteri Koordinator (Menko) bidang Perekonomian Airlangga Hartarto kepada pihak luar. Menurut Airlangga , Kartu Prakerja ini sebagai upaya akselerasi pemanfaatan teknologi digital yang dilakukan Indonesia.

Baca juga: Pengamat Sebut Miliki Banyak Keunggulan, Peluang Airlangga Menangkan Pilpres 2024 Besar

Hal ini dikatakan Airlangga saat bertemu Duta Besar (Dubes) Inggris Owen Jenkins, Presiden COP26 UK Alok Sharma, dan UK COP26 Envoy, John Murton, pada Rabu 16 Februari 2022.

Baca juga: Bertemu Presiden COP26, Menko Airlangga Paparkan 3 Prioritas Presidensi G20 Indonesia

"Kartu Prakerja yang telah didistribusikan kepada 11 juta penduduk Indonesia adalah contoh mekanisme digital untuk skilling, reskilling dan upskilling sekaligus sebagai semi-bansos bagi masyarakat yang terdampak pandemi," ujar Airlangga dalam keterangan resminya, Kamis (17/2/2022).

Baca juga: Airlangga Sebut Indonesia Gunakan Presidensi G20 Perjuangkan Aspirasi Negara Berkembang

Untuk menunjang upaya transformasi digital Airlangga menekankan pentingnya memastikan ketersediaan infrastruktur/hardware digital seperti jaringan fiber optic agar berbagai platform digital tersebut dapat terjangkau dan mudah diakses.

Transformasi ekonomi digital merupakan salah satu dari prioritas Presidensi G20, selain arsitektur kesehatan global dan transisi energi guna penurunan emisi karbon yang terkait erat dengan kesepakatan COP26 (Konferensi terkait Iklim).

Presidensi G20 Indonesia memandang perlunya langkah konkret bersama di ketiga area tersebut dalam rangka menuju pemulihan global yang berkelanjutan.

Sementara di bidang kesehatan, aspek penting yang diusung Presidensi Indonesia adalah respon global dan inklusif dalam menangani pandemi Covid 19. Terutama untuk keterjangkauan akses vaksin dan penguatan arsitektur kesehatan global.

Menyangkut transisi energi, Airlangga mengatakan bahwa Indonesia tengah mengkaji mekanisme pembiayaan yang tepat guna mewujudkannya. Hal itu juga dibarengi dengan upaya mendorong investasi di bidang renewable energy yang saat ini tengah dikembangkan di berbagai daerah di Indonesia (antara lain hydropower dan solar), termasuk carbon caoture and storage yang semuanya membutuhkan biaya yang tidak sedikit.
(maf)
Komentar
Copyright © 2022 SINDOnews.com
read/ rendering in 0.1475 seconds (11.210#12.26)