Airlangga di UNESCO World Engineering Day: Insinyur Tulang Punggung Pembangunan Berkelanjutan
Rabu, 05 Maret 2025 - 13:17 WIB
loading...
Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto mengatakan bahwa insinyur merupakan tulang punggung pembangunan berkelanjutan. Foto/Istimewa
A
A
A
JAKARTA - Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto mengatakan bahwa insinyur merupakan tulang punggung pembangunan berkelanjutan. Hal itu disampaikannya ketika menyampaikan sambutan utama pada acara the United Nations Educational, Scientific, and Cultural Organization (UNESCO) World Engineering Day 2025 di Kantor Pusat UNESCO di Paris.
“Insinyur merupakan tulang punggung pembangunan berkelanjutan. Selain itu, seorang Insinyur harus turut berperan dalam kompetisi global berbasis ilmu pengetahuan dan teknologi,” ujar Menko Airlangga dalam opening remarks-nya pada acara yang bertema Unleashing the Power of Engineers to Advance Sustainable Development Goals ini, Selasa (4/3/2025).
“Insinyur merancang infrastruktur yang menghubungkan masyarakat, mengembangkan teknologi penggerak perekonomian, dan menciptakan sistem perlindungan kelestarian lingkungan,” sambungnya didampingi Sesmenko Perekonomian Susiwijono Moegiarso, Duta Besar RI untuk Prancis Mohamad Oemar, dan Deputi Kerja Sama Ekonomi dan Investasi Kemenko Perekonomian Edi Prio Pambudi.
Baca juga: Airlangga Berikan Pembekalan di Retreat Kepala Daerah
Dia menuturkan bahwa rekayasa teknik yang dilakukan oleh Insinyur sangat penting dalam penyediaan infrastruktur dasar seperti sumber air, listrik, jaringan transportasi, dan pengolahan limbah. Penyediaan infrastruktur dasar tersebut sejalan dengan target-target dalam SDGs 2030.
“Insinyur merupakan tulang punggung pembangunan berkelanjutan. Selain itu, seorang Insinyur harus turut berperan dalam kompetisi global berbasis ilmu pengetahuan dan teknologi,” ujar Menko Airlangga dalam opening remarks-nya pada acara yang bertema Unleashing the Power of Engineers to Advance Sustainable Development Goals ini, Selasa (4/3/2025).
“Insinyur merancang infrastruktur yang menghubungkan masyarakat, mengembangkan teknologi penggerak perekonomian, dan menciptakan sistem perlindungan kelestarian lingkungan,” sambungnya didampingi Sesmenko Perekonomian Susiwijono Moegiarso, Duta Besar RI untuk Prancis Mohamad Oemar, dan Deputi Kerja Sama Ekonomi dan Investasi Kemenko Perekonomian Edi Prio Pambudi.
Baca juga: Airlangga Berikan Pembekalan di Retreat Kepala Daerah
Dia menuturkan bahwa rekayasa teknik yang dilakukan oleh Insinyur sangat penting dalam penyediaan infrastruktur dasar seperti sumber air, listrik, jaringan transportasi, dan pengolahan limbah. Penyediaan infrastruktur dasar tersebut sejalan dengan target-target dalam SDGs 2030.
Lihat Juga :