PT Jakarta Anulir Hukuman Seumur Hidup Teroris Upik Lawanga Jadi 19 Tahun Penjara
Selasa, 15 Februari 2022 - 22:50 WIB
loading...
Pengadilan Tinggi (PT) Jakarta menganulir hukuman penjara seumur hidup terhadap terdakwa Taufiq Bulaga atau Upik Lawanga yang dijatuhi Pengadilan Negeri (PN) Jakarta Timur. Foto/SINDOnews
A
A
A
JAKARTA - Pengadilan Tinggi (PT) Jakarta menganulir hukuman penjara seumur hidup terhadap terdakwa Taufiq Bulaga atau Upik Lawanga yang dijatuhi Pengadilan Negeri (PN) Jakarta Timur.
Alasannya karena aksi teroris yang memiliki keahlian merakit bom tersebut hanya sebagai balas dendam. Dengan demikian, vonis penjara seumur hidup terhadap Upik Lawanga diganti dengan penjara selama 19 tahun. "Menjatuhkan pidana terhadap terdakwa tersebut oleh karena itu dengan pidana penjara selama 19 tahun," tulis putusan PT Jakarta dalam laman resminya, Selasa (15/2/2022).
Diketahui hukuman tersebut diketok pada Senin, 14 Februari 2022 oleh Ketua Majelis Nardiman bersama anggotanya Muhammad Yusuf dan Edwarman. Dalam amar putusannya, ada beberapa alasan majelis menganulir hukuman seumur hidup Upik Lawanga yaitu, pertama, terdakwa merasa dan mengaku bersalah serta menyesali atas perbuatannya.
Baca juga: Ditangkap, Upik Lawanga Disebut Aset Berharga Jamaah Islamiyah
Kedua, terdakwa termotivasi merakit bom karena banyak keluarga terdakwa yang dibunuh. Ketiga,banyak teman-teman terdakwa yang juga dibunuh. Keempat, rumah keluarga terdakwa, Masjid dan Al-Qur'an dibakar. Kelima,terdakwa tetap mendukung pemerintahan Indonesia dan mengakui NKRI.
Alasannya karena aksi teroris yang memiliki keahlian merakit bom tersebut hanya sebagai balas dendam. Dengan demikian, vonis penjara seumur hidup terhadap Upik Lawanga diganti dengan penjara selama 19 tahun. "Menjatuhkan pidana terhadap terdakwa tersebut oleh karena itu dengan pidana penjara selama 19 tahun," tulis putusan PT Jakarta dalam laman resminya, Selasa (15/2/2022).
Diketahui hukuman tersebut diketok pada Senin, 14 Februari 2022 oleh Ketua Majelis Nardiman bersama anggotanya Muhammad Yusuf dan Edwarman. Dalam amar putusannya, ada beberapa alasan majelis menganulir hukuman seumur hidup Upik Lawanga yaitu, pertama, terdakwa merasa dan mengaku bersalah serta menyesali atas perbuatannya.
Baca juga: Ditangkap, Upik Lawanga Disebut Aset Berharga Jamaah Islamiyah
Kedua, terdakwa termotivasi merakit bom karena banyak keluarga terdakwa yang dibunuh. Ketiga,banyak teman-teman terdakwa yang juga dibunuh. Keempat, rumah keluarga terdakwa, Masjid dan Al-Qur'an dibakar. Kelima,terdakwa tetap mendukung pemerintahan Indonesia dan mengakui NKRI.
Lihat Juga :