Mayoritas Kasus Positif Covid-19 Meninggal karena Komorbid Diabetes Melitus
Selasa, 15 Februari 2022 - 19:44 WIB
loading...
Juru Bicara Pemerintah untuk Penanganan Covid-19, Wiku Adisasmito. Foto/BNPB
A
A
A
JAKARTA - Mayoritas kasus positif Covid-19 yang meninggal dikontribusikan oleh pasien komorbid diabetes melitus. Hal ini diungkapkan oleh Koordinator Tim Pakar dan Juru Bicara Pemerintah untuk Penanganan Covid-19, Wiku Adisasmito.
Baca juga: Kasus Covid-19 Bertambah 57.049, 134 Meninggal
"Faktanya secara nasional berdasarkan data yang diakses dari rumah sakit online pertanggal 13 Februari 2022 tercatat bahwa mayoritas kasus positif yang meninggal dikontribusikan oleh komorbid diabetes melitus dan 15%. Di antaranya bahkan memiliki riwayat komorbid lebih dari satu jenis penyakit," ujar Wiku dalam konferensi pers secara daring, Selasa (15/2/2022).
Baca juga: Cegah Covid-19, Puan Maharani Minta AKD Tak Gelar Rapat hingga Malam Hari
Wiku menjelaskan, menurut studi di rumah sakit di India, lebih dari 90 persen pasien dengan lebih dari 2 jenis komorbid meninggal dunia dibandingkan kasus positif yang hanya memiliki satu komorbid saja.
Mayoritas kasus positif yang mengalami gejala berat atau kritis memiliki komorbid diabetes melitus dan hipertensi. Dan 19 persen dari mayoritas tersebut bahkan memiliki riwayat komorbid lebih dari satu jenis penyakit.
"Untuk itu, bagi seluruh masyarakat baik penderita komorbid atau orang di sekitarnya wajib berperan untuk melaporkan kasus positif pada kelompok rentan, agar dapat ditangani secara dini," katanya.
Baca juga: Kasus Covid-19 Bertambah 57.049, 134 Meninggal
"Faktanya secara nasional berdasarkan data yang diakses dari rumah sakit online pertanggal 13 Februari 2022 tercatat bahwa mayoritas kasus positif yang meninggal dikontribusikan oleh komorbid diabetes melitus dan 15%. Di antaranya bahkan memiliki riwayat komorbid lebih dari satu jenis penyakit," ujar Wiku dalam konferensi pers secara daring, Selasa (15/2/2022).
Baca juga: Cegah Covid-19, Puan Maharani Minta AKD Tak Gelar Rapat hingga Malam Hari
Wiku menjelaskan, menurut studi di rumah sakit di India, lebih dari 90 persen pasien dengan lebih dari 2 jenis komorbid meninggal dunia dibandingkan kasus positif yang hanya memiliki satu komorbid saja.
Mayoritas kasus positif yang mengalami gejala berat atau kritis memiliki komorbid diabetes melitus dan hipertensi. Dan 19 persen dari mayoritas tersebut bahkan memiliki riwayat komorbid lebih dari satu jenis penyakit.
"Untuk itu, bagi seluruh masyarakat baik penderita komorbid atau orang di sekitarnya wajib berperan untuk melaporkan kasus positif pada kelompok rentan, agar dapat ditangani secara dini," katanya.
Lihat Juga :