Istana Sebut Sejumlah Daerah Mulai Adaptasi Kondisi New Normal
Sabtu, 13 Juni 2020 - 13:29 WIB
loading...
A
A
A
Untuk itu, Juri mengatakan, pemerintah akan melakukan secara bertahap masa adaptasi, dan akan selektif untuk daerah yang memiliki alasan yang cukup untuk menerapakan kenormalan baru.
Meski demikian, lanjut Juri, secara nasional perkembangan positif covid-19 memang mengalami peningkatan secara signifikan, meski ada beberapa daerah misalnya Jawa Barat dan Jobotabek yang berhasil menekan penularan secara menggembirakan, termasuk juga adanya cluster baru seperti Kalimantan Selatan, Sulawesi Selatan dan Surabaya yang tengah mendapat perhatian khusus dari pemerintah.
"Dan itu kan naiknya karena memang saat yang sama dilakukan tes atau PCR tes dan juga dalam jumlah yang semakin besar. Sehinga mempengaruhi jumlah kasus positif," ungkapnya.
Juri menambahkan, adapun cluster baru seperti yang terjadi di pasar tradisional di sejumlah daerah, menurutnya, sejak awal pasar memang tetap dibuka dan menjadi bagian dari aktivitas ekonomi yang dibolehkan. Sementara, kondisi di pasar sangat sulit untuk dilakukan penyesuaian phiysical distancing, sehingga rentan terjadinya penularan.
"Oleh karena itu beberapa daerah melakukan pemeriksaan orang di pasar dan hasilnya kemudian ditemukan ada beberapa yang terinfeksi virus Corona ini," pungkas mantan Ketua KPU RI ini.
Meski demikian, lanjut Juri, secara nasional perkembangan positif covid-19 memang mengalami peningkatan secara signifikan, meski ada beberapa daerah misalnya Jawa Barat dan Jobotabek yang berhasil menekan penularan secara menggembirakan, termasuk juga adanya cluster baru seperti Kalimantan Selatan, Sulawesi Selatan dan Surabaya yang tengah mendapat perhatian khusus dari pemerintah.
"Dan itu kan naiknya karena memang saat yang sama dilakukan tes atau PCR tes dan juga dalam jumlah yang semakin besar. Sehinga mempengaruhi jumlah kasus positif," ungkapnya.
Juri menambahkan, adapun cluster baru seperti yang terjadi di pasar tradisional di sejumlah daerah, menurutnya, sejak awal pasar memang tetap dibuka dan menjadi bagian dari aktivitas ekonomi yang dibolehkan. Sementara, kondisi di pasar sangat sulit untuk dilakukan penyesuaian phiysical distancing, sehingga rentan terjadinya penularan.
"Oleh karena itu beberapa daerah melakukan pemeriksaan orang di pasar dan hasilnya kemudian ditemukan ada beberapa yang terinfeksi virus Corona ini," pungkas mantan Ketua KPU RI ini.
(maf)
Lihat Juga :