MUI Beberkan Alasan Ka'bah Metaverse Tak Bisa untuk Haji dan Umrah

Minggu, 13 Februari 2022 - 14:13 WIB
loading...
MUI Beberkan Alasan...
Presidensi Dua Masjid Suci, Abdul-Rahman Al-Sudais, meluncurkan pengalaman haji dan umrah di metaverse. Foto/twitter
A A A
JAKARTA - Ka'bah Virtual versi Metaverse yang baru saja diluncurkan oleh Pemerintah Arab Saudi menuai pro dan kontra. Isu ini pun mendapat perhatian serius dari Majelis Ulama Indonesia ( MUI ).

Ketua MUI Bidang Fatwa, Asrorum Niam menilai platform Metaverse untuk melihat atau mengelilingi Ka'bah melalui virtual reality dimaknai sebagai simulasi haji, dan bukan termasuk ibadah.

"Mulai dari mana nanti tawafnya, kemudian di mana Al Mustajabah tempat-tempat mustajab, di mana Maqam Ibrahim, kemudian di mana Hajar Aswad, kemudian di mana Rukun Yamani, dan di mana Mas'a. Maka dengan teknologi itu bisa lebih mudah dikenali sehingga tergambar oleh calon jamaah," kata Asrorun Niam di Jakarta, Minggu (13/2/2022).



Asrorum Niam mengatakan, seseorang tidak dapat dikatakan sedang berhaji dengan Ka'bah Metaverse karena tidak memenuhi syarat-syarat haji. Sebab, pelaksanaan ibadah haji harus hadir secara fisik di tempat-tempat yang ditentukan dan pada Dzulhijjah. "Tetapi bukan berarti kita cukup dan boleh hanya melalui media virtual saja, kalau haji lewat metaverse ya tidak sah," katanya.

Menanggapi sisi lain dari Ka'bah Metaverse, Asrorun Niam menilai, platform ini bisa menjadi tambahan informasi bagi jamaah sebelum menjalani ibadah haji atau umrah. "Platform itu harus dimaknai secara positif untuk memudahkan calon jamaan hajibdan calon jamaah umrah untuk mengeksplor lokasi-lokasi di mana nanti akan dilaksanakan aktivitas ibadah, mengetahui secara presisi di mana lokasi Kabahnya," ujar Asrorun.

Untuk diketahui, sebelumnya Ka'bah Virtual versi Metaverse atau disebut Virtual Black Stone Initiative ini diluncurkan akhir 2021 oleh Imam Besar Masjidil Haram Syekh Abdurrahman Sudais. Platform ini dibentuk oleh Badan Urusan Pameran dan Museum Arab Saudi, bekerja sama dengan Universitas Umm al Qura.

Baca juga: Mau Haji di Metaverse?
(abd)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Kemenag Dukung MUI Desak...
Kemenag Dukung MUI Desak Aturan Tegas Jerat Pelaku LGBT
MUI Desak Hukuman Tegas...
MUI Desak Hukuman Tegas Bagi Pelaku dan Pengkampanye LGBT
MUI Desak Pemerintah-DPR...
MUI Desak Pemerintah-DPR Rumuskan Regulasi Soal LGBT: Harus Lebih Berat dari Perzinaan!
MUI: Presiden Kurban...
MUI: Presiden Kurban Pakai APBN Tak Masalah secara Syariat demi Kepentingan Masyarakat
Matahari Tepat di Atas...
Matahari Tepat di Atas Ka’bah pada 27-28 Mei, Kemenag Ajak Cek Arah Kiblat
MUI Minta Presiden Prabowo...
MUI Minta Presiden Prabowo Selamatkan 5 WNI yang Ditangkap Israel
Mengenal Masjid Pertama...
Mengenal Masjid Pertama yang Dibangun di Muka Bumi
MUI Ajak Umat Islam...
MUI Ajak Umat Islam Jadikan Iduladha Momentum Perkuat Persatuan dan Tingkatkan Kepedulian
Beda Pandangan soal...
Beda Pandangan soal Dam Haji, DPR Sarankan Kemenhaj dan MUI Cari Titik Temu
Rekomendasi
Limbad Jenguk Haji Bolot...
Limbad Jenguk Haji Bolot di Rumah Sakit, Doakan Sang Komedian Cepat Sembuh
Jerman vs Curacao: Sang...
Jerman vs Curacao: Sang Debutan Jadi Ujian Perdana Die Mannschaft
Huawei, Oppo, vivo,...
Huawei, Oppo, vivo, Xiaomi, dan Honor Dituduh Contek Teknologi iPhone
Berita Terkini
Presiden Jerman Kunjungi...
Presiden Jerman Kunjungi Indonesia, Dijadwalkan ke Istiqlal dan Katedral
Walhi Minta Pembahasan...
Walhi Minta Pembahasan Revisi UU HAM Ditunda
WNI Dianiaya di Malaysia,...
WNI Dianiaya di Malaysia, Kemlu Sebut 4 Pelaku Sudah Diamankan
Prabowo Panggil Purbaya...
Prabowo Panggil Purbaya hingga Bahlil ke Kertanegara, Ini yang Dibahas
PBNU Gelar Munas dan...
PBNU Gelar Munas dan Konbes di Ploso Kediri pada 20-23 Juni 2026, Presiden Prabowo Diundang
PKB Jabar Fest, Gus...
PKB Jabar Fest, Gus Muhaimin: Kita Tak Butuh Pemimpin Pencitraan
Infografis
4 Alasan Selat Hormuz...
4 Alasan Selat Hormuz Jadi Medan Perang Mematikan Antara Iran dan AS
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved